TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Jodoh yang Cocok untuk Anak Tengah, Berjodoh dengan Anak Bungsu

Jodoh memang sulit ditebak, tetapi kamu dapat mencari jodoh yang cocok berdasarkan kepribadiannya

Freepik/Racool_studio

Anak tengah atau middle child dapat memiliki beberapa karakteristik unik dalam kepribadian mereka. Beberapa studi menunjukkan bahwa anak tengah cenderung menjadi pemecah permasalahan yang baik, fleksibel, dan gemar mencari perhatian.

Mereka juga dapat menjadi perantara yang baik antara saudara yang lebih tua dan lebih muda. Namun, karena posisi mereka dalam keluarga, anak tengah juga dapat merasa dilupakan atau tidak mendapat pengakuan yang cukup.

Hal tersebut tentu dapat menyebabkan anak tengah merasa kurang percaya diri atau cemas. Perlu ditekankan bahwa ini hanyalah generalisasi dari kasus umum yang terjadi di tengah masyarakat dan setiap individu memiliki kepribadian yang unik.

Dengan karakter dan kepribadian seperti itu, siapakah sosok jodoh yang cocok untuk anak tengah? Berikut rangkuman dari Popmama.com secara lebih detail.

1. Seseorang yang juga memiliki pikiran terbuka

Pexels/Katerina Holmes

Jodoh yang cocok untuk anak tengah, salah satunya perlu memiliki kesamaan dengannya dalam hal cara berpikir. Dalam artian, ia harus memiliki pikiran terbuka. Hal ini bertujuan untuk dapat menerima individu anak tengah, baik secara kelebihan maupun kekurangannya.

Di samping itu, anak tengah akan sangat merasa sangat gembira apabila memiliki pasangan yang tulus mencintai dan setia padanya. Apalagi jika perasaan tersebut didukung dengan komitmen kuat, hubungan tersebut akan menjadi sempurna bagi anak tengah.

2. Cocok berjodoh dengan anak bungsu

Freepik/cookie_studio

Dilansir dari Business Insider, Kevin Leman, seorang psikolog, mengungkapkan dalam bukunya The New Birth Order Book: Why You are the Way You are bahwa anak tengah cocok berjodoh dengan anak bungsu.

Dalam penjelasannya, anak tengah cenderung rela berkorban, sedangkan anak bungsu mudah bersosialisasi. Anak tengah dan anak bungsu bisa menjadi hubungan dengan komunikasi yang baik. Anak tengah merasa aman dengan anak bungsu yang memudahkan proses komunikasi.

Keharmonisan serta kehangatan hubungan dapat dijaga dengan mengoptimalkan komunikasi dalam hubungan anak tengah dan anak bungsu. Hindari saling menertawakan kekurangan masing-masing. Dalam kondisi tersebut, anak tengah bisa merasa sangat rendah diri dan anak bungsu bisa sangat egois.

3. Kurang cocok dengan anak sulung

Freepik/Shurkin_son

Anak sulung memiliki kepribadian yang dominan dan terorganisasi. Anak sulung sempat menjadi pusat perhatian orangtua saat ia masih menjadi anak tunggal. Kondisi tersebut membuatnya suka memegang kendali dan mungkin akan kesulitan untuk berbagi, bakkan berkopromi karena sifat dominan serta terorganisasinya.

Anak sulung membutuhkan pasangan yang mengandalkan mereka. Kemudian, anak tengah pandai dalam berkompromi. Jika keduanya terlibat dalam suatu hubungan, sangat memungkinkan anak pertama akan memegang kendali.

Hal ini dapat bermuara pada suatu permasalahan karena anak tengah mungkin saja memendam perasaannya.

4. Hindari menjalin pasangan dengan sesama anak tengah

Freepik/Wayhomestudio

Anak tengah merupakan pribadi yang sangat supel. Ia terbiasa menjadi perantara kesenjangan antara kakak dan adiknya, sehingga bisa cocok dengan siapa saja. Anak tengah cenderung menghindari konflik. Ini artinya mereka bisa berkompromi dalam menjalin hubungan.

Ungkapan "Saya senang apabila semua senang," sangat terasa pada diri anak tengah. Namun, hal tersebut dapat meresahkan ketika menyangkut permasalahan yang serius karena mereka akan sulit untuk dibaca atau dimengerti. Sebagai pasangan dari anak tengah, kita harus selalu menjaga untuk selalu terbuka dan mengomunikasikan setiap hal yang janggal.

Dengan begitu, pasangan anak tengah tidaklah cocok dan patut dihindari karena keduanya memiliki kesamaan, yakni sensitif dan suka berkompromi. 

Ketakutan untuk berkonfrontasi membuat potensi permasalahan dalam hubungan karena kurangnya komunikasi.

5. Seseorang yang dapat mengakomodasi bahasa cinta anak tengah

Freepik/Drazen Zigic

Bahasa cinta dapat menjadi alat yang mempersatukan dua individu. Untuk itu, kamu perlu mengetahui kebutuhan dan kepribadian anak tengah agar dapat menciptakan hubungan yang nyaman melalui bahasa cinta.

Anak tengah menyukai dukungan verbal dari pasangan melalui kata-kata manis dan pujian. Dukungan verbal ini dapat memberikan mereka perasaan diakui dan dihargai. Kemudian, berikan waktu yang cukup untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan anak tengah karena dapat memperkuat hubungan.

Terdapat pula stereotipe bahwa anak tengah kerap diabaikan dalam keluarga. Sulit untuk mendapatkan perhatian ketika kamu atau pasangan memiliki dua saudara kandung lainnya di rumah. Anak tengah akan menghargaimu ketika ia menerima hadiah spesial yang kamu berikan hanya untuknya.

Itu dia jodoh yang cocok untuk anak tengah. Anak tengah akan cocok dengan anak bungsu, apalagi jika anak bungsu tersebut memiliki pemikiran terbuka dan daat memenuhi kebutuhan bahasa cinta anak tengah.

Pada akhirnya, semua akan kembali ke diri kita masing-masing dalam urusan memilih jodoh atau pasangan hidup. Kamu perlu membiasakan diri untuk mengungkapkan pendapat dan perasaan.

Semoga jodoh terbaik bisa datang serta senantiasa mendampingi hingga maut memisahkan.

Baca juga:

The Latest