TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Eksklusif: Muzakki, Nyimas Bunga dan Lifia Berbagi Cerita Dekat dengan Orangtua Jadi Motivasi untuk Sukses

Ada momen-momen dengan orangtua yang paling mereka kenang hingga saat ini nih

Dok Popmama.com

Tumbuh kembang seorang anak di kehidupan sosial tidak lepas dari didikan dan pengaruh kedua orangtuanya. Dukungan penuh dari orangtua membuat anak akan merasa lebih berharga, percaya diri dan mampu memiliki mimpi tinggi untuk masa depannya.

Peran orangtua juga penting dalam memastikan anak bisa tumbuh sesuai dengan bakat dan keinginannya. Tidak sampai di situ saja, bahkan orangtua idealnya memiliki peran penting dalam kesuksesan sang Anak.

Oleh karenanya, hubungan orangtua dan anak menjadi salah satu topik yang selalu menarik dibahas.

Menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2021, Popmama menghadirkan Popmama Little Star dengan tema 'Anak Indonesia Harus Bahagia'

Popmama diberi kesempatan untuk mengulas kehidupan tiga anak berprestasi di Indonesia dari bidangnya masing-masing. Muzakki Ramdhan, Nyimas Bunga Cinta, dan Lifia Laeticia membagikan pandangan mereka sebagai anak yang menginspirasi generasi muda secara eksklusif.

Muzakki Ramdhan, seorang aktor cilik dengan kepiawaiannya berakting. Perannya sebagai Gundala kecil membuat nama Muzakki semakin tenar. Ia juga pengisis suara dibalik tokoh animasi Nussa, lho. 

Lalu ada Nyimas Bunga Cinta, seorang skateboarder perempuan berhijab yang berprestasi di usia belia.

Menginjak usianya yang ke-15 tahun, ia telah berhasil memenangkan berbagai penghargaan. Salah satunya adalah medali perunggu di Asian Games 2018 lalu saat usianya masih 12 tahun.

Terakhir ada Lifia Laeticia, seorang penyanyi cilik berbakat yang pernah tampil di hadapan Jokowi.

Lifia sudah hobi bernyanyi sejak umur 3 tahun dan kerap menjuari berbagai kompetisi tarik suara. Ia juga masuk nominasi di Indonesian Idol Junior musim kedua dan ketiga. 

Ketiga anak berprestasi ini menceritakan lika-liku hubungan mereka dengan orangtua masing-masing.

Dari kacamata remaja, Popmama merangkum banyak hal yang bisa dipetik tentang peran dan kedekatan orangtua dalam mendukung bakat dan prestasi anak.

Kedekatan anak dan orangtua memang selalu berarti dan bisa mengantarkan anak pada kesuksesan.

Berikut Popmama.com rangkum cerita ketiga anak hebat ini secara lengkap!

1. Seperti apa kedekatan Nyimas Bunga, Muzakki dan Lifia dengan orangtua?

Dok. Popmama

Memiliki mimpi yang tinggi dengan bakat sejak kecil tak akan maksimal dan hanya menjadi angan jika tidak memiliki support system dari keluarga.

Di mana orangtua adalah faktor utama seorang anak untuk bisa mengenali diri dan bakatnya sejak kecil.

Ketika ditanya soal kedekatan dan hubungan hangat dengan orangtua masing-masing, baik Muzakki, Lifia dan Nyimas Bunga punya penjelasan berbeda. 

"Aku suka curhat sama Bunda, sekarang lagi masa pubertas kan jadi sering curhat soal teman dekat. Bunda memberi nasihat, terus sama Bunda juga diskusi masalah lagu dan konten," jelas Lifia. 

Berbeda dengan Muzakki yang merasa dekat dengan orangtua, terutama sang Mama karena menemaninya dengan setia di setiap syuting yang ia jalani.

Aktor cilik kelahiran tahun 2009 ini kerap tidur dipangkuan sang Mama saat break syuting, lho.

"Mama kan biasanya nunggu aku syuting di ruang tunggu. Kalau misalnya aku lagi nggak take, aku biasanya tiduran di Mama," tutur Muzakki.

Pengalaman Nyimas Bunga Cinta sangat mengharukan ketika menggambarkan kedekatannya dengan kedua orangtua, terutama sang Mama. Ia menghadiahi Mamanya medali perunggu Asian Games 2018 tepat di hari ulang tahunnya.

"Pas aku dapat medali perunggu di Asian Games 2018. Saat itu yang menamni hanya Bapak, tapi (menang medali) itu di hari ulang tahun Ibu. Pas hari tanding nggak inget, tapi merasa tanggalnya nggak asing. Terus pas di wawancara aku ditanya 'senang nggak dapet mendali?' tiba-tiba lewat di pikiran 'ini mendali buat Ibu aku yang ulang tahun hari ini' disitu aku langsung nangis," tutur remaja yang akrab disapa Bunga ini.

2. Bentuk dukungan orangtua untuk mendukung bakat dan karir saat ini

Dok. Popmama

Makna 'mendukung' dipahami oleh Muzakki, Lifia dan Nyimas Bunga dengan cara tertulus dari masing-masing anak ini. Ketiganya seolah sepakat, kehadiran orangtua dalam keseharian mereka meski sederhana bisa membawa makna besar dan penyemangat untuk meraih tujuan masing-masing.

Bagi Muzakki, ketika orangtuanya mengantar dan mengapresiasi dirinya bisa membuat ia tidak merasa sendirian dan lebih semangat. 

"Mungkin kayak Mama biasanya nganterin, terus apresiasi, itu kan juga ngedukung bikin kita jadi lebih semangat lagi," jelas Muzakki.

Sementara bagi Nyimas Bunga, dukungan orangtua dalam bentuk doa saja sudah membuatnya sangat bersyukur. Belum lagi Mama dan Papanya juga kerap memberikan dukungan emosional untuk memotivasinya lebih baik.

"Bentuk dukungan mereka ya mendoakan aku, menyemangati kalau nggak mood dan suka memberik motivasi lagi. Misalnya, aku lagi bete mereka suka ajak jalan-jalan, nonton bioskop sama Bapak. Terus Ibu juga ngajarin aku bahasa Inggris," pungkas Bunga.

Lalu untuk Lifia Laeticia sendiri, kedua orangtuanya punya peran masing-masing dalam membantu pembuatan konten untuk penggemarnya di Youtube dan Instagram.

Lifia menjelaskan ia berlatih nyanyi dengan Papanya yang juga seorang pemusik.

Selain itu, ketika membuat konten video keluarga Lifia rupanya turut ambil sepenuhnya dari memberikan ide, eksekusi hingga editing.

"Ayah biasanya yang kamerain dan tapping tempat masaknya sampai editing. Bunda bagian propertinya yang harus disiapkan apa saja. Kostumnya, bajunya, gayanya," jelas Lifia.

3. Kadang lelah dengan aktivitas, ketiga anak ini punya caranya sendiri untuk tetap semangat

Dok. Popmama

Sudah membangun karir dari usia muda tentu tidak mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi misalnya berbenturan dengan jadwal sekolah hingga mood yang naik-turun.

Untuk mengatasi masalah mood ini rupanya Lifia, Nyimas Bunga dan Muzakki punya cara masing-masing yang unik.

Bagi Muzakki, bermain game bisa jadi coping mecanism yang ampuh untuk menghilangkan jenuh dan lelah itu. Selain itu, Zakki juga biasa ditawari makanan enak dari sang Mama untuk membuat energinya kembali lagi. 

"Main game kayaknya bikin energiku balik lagi, kayak balik ke awal. Bikin semangat, apalagi kalau menang. Mama ngasih makan karena makanan jadu salah satu yang bikin aku bangkit energinya, kayak cemilan-cemilan," tutur aktor cilik yang akrab disapa Zakki ini.

Lalu Nyimas Bunga biasanya mengambil waktu sejenak untuk berdiam diri. Ia memilih untuk menenangkan diri ketika dirinya tidak mood atau marah akan suatu hal.

"Membiarkan aku menikmati momen sendiri, tapi kalau urusan sekolah dan skate itu dari mood aku sendiri. Kalau nggak mood banget paling aku alihkan ke skateboard," pungkas Bunga.

Lifia juga punya cerita menarik saat diberi dukungan dari Mama dan Papanya ketika stuck membuat konten. Orangtua Lifia, Mama Diah mengungkapkan ia akan menjelaskan kepada Lifia hal-hal teknis soal konten di Youtube dan menyemangatinya dengan makanan.

"Pertama sih saya selalu bilang Youtube itu punya ketentuan kalau kita nggak rajin upload bisa ada masalah. Saya kasih tahu dia pelan-pelan. Kita juga bantu mikir buat kontennya, contohnya konten masak," tutur Mama Diah.

Kini, ada satu konten yang sangat disukai Lifia di channel Youtubenya yaitu memasak.

"Makanya ini mau sterusnya konten masak karena kalau selesai masakkannya bisa langsung dicicipi," tutur Lifia. 

4. Muzakki, Lifia dan Nyimas Bunga punya kenangan momen berantem yang nggak pernah lupa nih!

Dok. Popmama

Setiap hubungan orangtua dan anak ada kalanya menemui masalah. Konflik orangtua dan anak ini bisa menyisakan kenangan tertentu pada setiap anak.

Berbicara soal konflik dengan orangtua, Muzakki mengaku ia kerap dimarahi oleh Mamanya saat jahil atau mengganggu adiknya. Meskipun Zakki juga heran, walau sering berantem mereka bisa saling berbaikan tanpa ada kata maaf terlebih dahulu. 

"Kalau misalnya lagi ganggu adikku, paling sering Mama marah gara-gara itu. (Baikan) nggak tau dan nggak ada (maaf) karena tiba-tiba ngomong aja baikan lagi, tiba-tiba balik lagi, kayak nggak pernah terjadi apa-apa," tutur Zakki.

Lifia berbeda cerita, ia dan orangtuanya pernah berantem dan saling marah karena tidak sepakat soal konten. Saking kesalnya, Lifia bahkan sampai tidak mood hari itu.

"Pernah (berantem masalah konten) karena waktu itu masalah di kamera ponselnya. Karena lightning-nya bagusan yang ponsel aku, akhirnya sampai nggak jadi bikin konten karena aku dan Ayah sama-sama kuat dengan pendapat masing-masing. Padahal sudah siapin semua, akhirnya hapus makeup dan nggak jadi," tutur Lifia. 

Lalu Nyimas Bunga punya pengalaman yang menarik. Mama dan Papanya kerap khawatir dan marah ketika ia sedang bertanding dan berjauhan dengan keluarga. Salah satu alasannya karena Bunga kadang lupa mengabari keluarga di rumah.

"Waktu Pelatnas sering banget (marah). Karena aku jarang banget ngasih kabar, yang paling sering ngambek Bapak. Karena mungkin aku ini anak perempuan pertama dan jauh juga dari keluarga saat itu. Nyuruh ngasih kabar tapi akunya selalu lupa. Jadi moodnya (Bapak) kalau ngomong sama kayak ngambek," tutur Bunga.

5. Dekat dengan orangtua, Nyimas Bunga punya cara khusus mengekspresikan sayang

Dok. Popmama

Diceritakan oleh Bapak Didiet, kalau Bunga bukan anak yang gampang mengekspresikan emosi yang ia miliki. Sehingga ia punya cara sendiri untuk mengutarakan rasa sayangnya kepada keluarga.

Diakui oleh Bunga sendiri memang soal afeksi seperti kata-kata manis dan pelukan ia jarang melakukannya. Bahkan Bunga mengaku hanya memeluk sang Papa di saat-saat atau momen tertentu saja.

"Aku sebenarnya jarang meluk Bapak, jadi kayak di momen-momen tertentu saja," jelas Bunga.

Namun, di balik kesan cueknya itu Bunga begitu menyayangi keluarganya. Bahkan, diumurnya yang masih muda ia bercita-cita ingin membelikan rumah dari hasil mengikuti kejuaraan skateboard. Ia ingin memiliki rumah untuk keluarganya.

6. Lifia dan keluarga punya kegiatan khusus untuk saling dekat satu sama lain

Dok. Popmama

Setiap keluarga punya cara bondingnya masing-masing. Di keluarga Lifia Laeticia ada kegiatan yang membantu memperat dan tetap menjaga kekompakkan mereka lho, yaitu dengan karaoke bersama di rumah.

"Kita suka karaokean sekeluarga, itu paling seru kalau kumpul bareng. Terus kadang aku kalau pergi sama Ayah juga nonton film bareng," pungkas Lifia.

Selain kegiatan tersebut, keluarga Lifia juga terbiasa saling bahu-membahu untuk membantu konten di channel Youtube Lifia.

Meskipun kadang kerap mengahadapi berbagai kendala, membuat konten bersama juga bisa jadi cara bekerja yang menyenangkan versi Lifia dan keluarga. 

7. Main game bareng jadi cara Muzakki dan keluarga saling dekat

Dok. Popmama

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan keluarga untuk bisa dekat satu sama lain. Memiliki hobi yang sama membuat Muzakki dan keluarga untuk saling dekat satu sama lain.

"Main game bareng di Nintendo Switch. Ada beberapa game yang bisa main berdua, jadi kayak aku sama adikku terus diliatin sama Papa," tutur Muzakki.

Selain main game bareng lewat Nintendo, keluarganya juga kerap melakukan permainan lain untuk bersenang-senang di rumah. Dari main monopoli, kartu remi hingga uno.

Itulah tadi cerita kedekatan Muzakki, Nyimas & Lifia dengan orangtuanya. Dari kacamata dan pengalaman ketiga anak ini tentu banyak hal yang bisa kita ambil. 

Muzakki, Nyimas Bunga dan Lifia punya cara mereka untuk dekat dengan orangtua masing-masing. Dari semua pengalaman mereka, bisa kita tarik kesimpulan yang berharga.

Rupanya, salah satu motivasi seorang anak bisa sukses dan percaya diri adalah hubungan dekat dengan orangtua. Sebab, orangtua menjadi pendukung terbaik yang memastikan anak tidak lupa dan menyerah pada cita-citanya.

Spesial Hari Anak: #Popmama Little Star 2021 – Nyimas Bunga Cinta, Muzakki Ramdhan dan Lifia Laeticia

Editor in Chief - Sandra Ratnasari
Senior Editor - Novy Agrina
Video Creator - Onic Metheany
Asst. Editor - FX Dimas Prasetyo  
Reporter - Putri Syifa Nurfadilah & Ninda Anisya
Social Media - Irma Erdiyanti
Video Editor - Bima Bintoro
Design - Hilyatul Auliya Habib
Intern Writer - Muhammad Fria Fachrama Sumitro, Samantha Elisa Gracia, Annita Rahmawati Dewi & Natalia Adinda Putri Danumulyo

Baca juga:

The Latest