TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Normalkah Hamil Kebo atau Kehamilan Tanpa Keluhan?

Yuk, cari tahu Ma!

Pexels/Dalila Darpat

Pernahkah Mama mendengar istilah hamil kebo? Meski istilahnya hamil kebo, tapi istilah ini tidak ada hubungannya dengan hewan kerbau atau daging kerbau ya, Ma. 

Istilah hamil kebo sebenarnya tidak ada dalam dunia medis. Sebutan ini kerap digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk orang yang sedang hamil namun tidak mengalami keluhan apa pun selama masa kehamilan.

Yuk, kenali lebih lanjut soal hamil kebo dan cari tahu normalkah hamil kebo atau kehamilan tanpa keluhan yang sudahPopmama.com rangkum untuk Mama.

Apa Itu Hamil Kebo?

Unsplash/Andrea Bertozzini

Ibu hamil biasanya akan mengalami morning sickness, apalagi jika kandungan mama baru memasuki trimester pertama. Namun, kondisi ini ternyata tidak selalu menimpa ibu hamil.

Setidaknya hampir 30 persen ibu hamil mendapat keistimewaan dengan tidak merasakan morning sickness pada kehamilannya. Kondisi kehamilan inilah yang kemudian kerap disebut dengan istilah hamil kebo.

Rasanya menyenangkan bukan bisa hamil tanpa perlu mengalami keluhan yang membuat tubuh terasa payah? Meski kondisi ini menyenangkan, apakah hamil kebo itu normal dan sehat bagi Mama dan calon buah hati?

Apakah Hamil Kebo Normal?

Unsplash/Alicia Petresc

Tidak perlu khawatir jika Mama mengalami kehamilan tanpa morning sickness atau hamil kebo. Pasalnya, tidak semua tubuh memiliki respons sensitif akan perubahan hormon.

Mual yang terjadi pada kebanyakan ibu hamil disebabkan oleh adanya perubahan dan peningkatan hormon, salah satunya yakni HCG (Human Chorionic Gonadotropin). 

Hormon inilah yang paling berperan dalam timbulnya rasa mual pada ibu hamil. Selain itu, mual dan muntah juga disebabkan karena adanya upaya perlindungan tubuh yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh ibu hamil.

Seperti halnya hormon, sistem kekebalan tubuh tiap ibu hamil tentu berbeda-beda.

Makanya ada beberapa orang yang merasakan berbagai keluhan saat hamil, namun juga ada yang merasa baik-baik saja lantaran sistem kekebalan tubuhnya bagus.

Singkatnya, mengalami mual bukanlah patokan bahwa kehamilan mama tidak sehat, begitu pun sebaliknya. Jadi, jangan khawatir lagi ya, Ma.

Efek Positif dan Efek Negatif Hamil Kebo

secondscount.org

Hamil kebo dapat memberikan efek positif sekaligus negatif pada kesehatan kandungan mama.

Efek positif yang bisa dirasakan, yakni mama bisa mendapatkan asupan nutrisi secara maksimal untuk perkembangan dan pertumbuhan janin. Itu karena mama tidak mengalami mual dan muntah sehingga asupan nutrisi yang dikonsumsi dapat sepenuhnya terserap oleh tubuh.

Selain itu, karena Mama tidak mengalami morning sickness, maka mama tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasanya seperti sebelum hamil.

Sedangkan efek negatif yang bisa terjadi ialah potensi mengalami kenaikan berat badan secara drastis semasa kehamilan. Meski begitu, hal ini hanya terjadi bila mama tidak mengontrol asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Tidak mengontrol asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi semasa kehamilan juga bisa berefek untuk si calon bayi ke depannya. Bayi bisa berpotensi lahir dengan berat badan berlebih dan mengalami obesitas di kemudian hari.

Oleh karena itu, jika Mama mengalami hamil kebo ada baiknya untuk tetap mengontrol makanan dan minuman yang dikonsumsi. Tentunya agar kesehatan mama dan si buah hati selalu terjaga.

Itulah tadi informasi mengenai normalkah hamil kebo atau kehamilan tanpa keluhan. Semoga bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

The Latest