TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Mengenal Apa Itu USG Anomali dan Manfaatnya untuk Janin

USG ini dapat melihat struktur organ janin mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki

Freepik/wavebreakmedia_micro

Untuk mengetahui perkembangan janin, pemindaian atau USG dilakukan. Gelombang suara ultra yang berfrekuensi tinggi akan menampilkan gambaran bagian dalam tubuh janin.

Ada bermacam-macam USG, salah satunya adalah USG anomali. USG anomali, juga dikenal sebagai USG Fetomaternal merupakan pemeriksaan USG secara detail untuk melihat struktur organ janin mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.

USG anomali ini dilakukan untuk mencari tahu apakah ada kelainan pada janin. Kapan USG anomali dapat dilakukan? Dan apakah semua ibu hamil perlu melakukan USG ini?

Penjelasan tentang USG anomali dan manfaatnya bisa Mama simak pada ulasan Popmama.com berikut ini!

Apa Itu USG Anomali?

Pexels

USG anomali adalah pemindaian ultrasound morfologi terperinci, juga dikenal sebagai pemindaian minggu ke-20 atau pemindaian pertengahan kehamilan.

USG ini dilakukan antara minggu ke-18 dan ke-21 kehamilan. Dalam beberapa kasus, USG anomali juga dilakukan setelah 21 minggu.

Tujuan USG anomali adalah untuk memeriksa apakah janin tumbuh normal dan memiliki kelainan bawaan. Tujuan utamanya adalah untuk memeriksa perkembangan janin.

Apakah Setiap Ibu Hamil Perlu Melakukan USG Anomali?

Freepik/Prostooleh

Semua perempuan, berapa pun usianya, memiliki sedikit risiko melahirkan bayi dengan kelainan fisik dan mental. USG anomali membantu menemukan atau menyingkirkan potensi cacat lahir. Diskusikan dengan dokter mengenai perlu atau tidaknya Mama melakukan USG ini.

USG anomali menentukan hal berikut:

  • ukuran, pertumbuhan, dan kesehatan umum janin,
  • memeriksa semua organ janin, lambung, dan dinding perut,
  • usia kehamilan.

Ini juga dapat menunjukkan kelainan bawaan termasuk:

  • Anensefali,
  • Bibir sumbing,
  • Spina bifida,
  • Penyakit jantung bawaan,
  • Down syndrome,
  • Sindrom Edward,
  • Sindrom Patau.

Bagaimana Mempersiapkan USG Anomali?

Freepik/Senivpetro

USG anomali adalah prosedur normal yang tidak memerlukan persiapan khusus. Beberapa tips dapat membuat pemindaian menjadi nyaman, cepat, dan efisien untuk Mama, yaitu:

  • Bersantailah sebelum pemindaian dan datanglah ke rumah sakit lebih awal untuk membuat diri nyaman.
  • Pastikan kandung kemih yang penuh karena pemindaian tidak dapat memberikan hasil yang akurat ketika dilakukan pada kandung kemih yang kosong. Tunggu sampai kandung kemih penuh.
  • Selama pemindaian, Mama perlu mengekspos perut dari pusar hingga tulang kemaluan. Karena itu, kenakan pakaian longgar yang mudah disesuaikan.
  • Jangan memakai ornamen atau aksesori apa pun di tubuh selama pemindaian.

Apa yang Ditunjukkan USG Anomali?

Pexels/MART PRODUCTION

Tujuan utama USG anomali adalah untuk memeriksa apakah janin berkembang tanpa kelainan. Sonografer akan mencari hal berikut:

  • Bentuk dan struktur kepala dan otak janin. Pada tahap ini, masalah otak yang parah diidentifikasi.
  • Wajah, untuk spot bibir sumbing meskipun sulit untuk melihatnya dengan jelas.
  • Tulang belakang, untuk memeriksa apakah tulang sejajar dengan benar dan apakah kulit menutupi punggung dengan benar.
  • Dinding perut untuk memeriksa apakah semua organ dalam tertutup di bagian depan.
  • Jantung, jika dua ruang atas (atrium) dan dua ruang bawah (ventrikel) berukuran sama, vena dan arteri utama yang membawa darah, katup yang membuka dan menutup dengan setiap detak jantung.
  • Perut, karena janin mengonsumsi cairan ketuban. USG menunjukkannya sebagai gelembung hitam.
  • Ginjal, untuk memeriksa apakah ada dua, dan urin bebas mengalir melalui kandung kemih. Bahkan jika kandung kemih janin kosong, itu terisi saat Mama minum sebelum USG, dan si kecil buang air kecil setiap setengah jam di sekitar periode ini.
  • Tangan, lengan, kaki, dan kaki bersama dengan jari tangan dan kaki.
  • Posisi plasenta.
  • Pembuluh darah tali pusat untuk memeriksa apakah cukup darah yang mengalir melaluinya.
  • Cukup atau tidaknya cairan ketuban agar janin dapat bergerak bebas.

Sonografer juga melakukan pengukuran pemindaian anomali untuk menentukan:

  • Lingkar kepala (HC),
  • Lingkar perut (AC),
  • Panjang humerus atau tulang lengan,
  • Panjang tulang paha atau paha .

Pengukuran harus sama dengan apa yang diharapkan untuk janin sekitar minggu itu. Jika ini adalah USG pertama Mama, USG anomali juga dapat menentukan hari perkiraan lahir. Selain itu, USG juga dapat mendeteksi beberapa anomali.

Nah, itu penjelasan tentang USG anomali dan manfaatnya, Ma. Diskusikan dengan dokter mengenai jenis USG yang tepat untuk Mama.

USG apa yang Mama lakukan selama kehamilan?

Baca juga:

The Latest