TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Hal yang Harus Ibu Hamil Perhatikan sebelum Vaksinasi Covid-19

7 Hal Penting yang Harus Diketahui Ibu Hamil Menjelang Vaksin Covid-19

Freepik

Di Indonesia, program vaksinasi Covid-19 sudah dapat diikuti oleh ibu hamil sejak 2 Agustus 2021. Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) juga sudah merekomendasikan agar Ibu hamil segera melakukan vaksinasi.

Meski tidak dapat mencegah penularan, vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil penting untuk mencegah tingkat kecepatan memburuknya kondisi tubuh apabila kelak tertular sehingga risiko efek lebih lanjut terkait penyakit komorbid juga semakin kecil.

Sebelum, selama, dan setelah proses vaksinasi Covid-19 dalam keadaan hamil, ada beberapa hal yang perlu ibu hamil perhatikan . Simak informasi selengkapnya dalam artikel Popmama.com berikut ini!

1. Siapkan kondisi tubuh prima sebelum vaksin

Freepik/cookie_studio

Sehari sebelum vaksinasi, pastikan tubuh mama berada dalam keadaan prima. Minum cukup untuk menjaga hidrasi tubuh, tidur nyenyak selama delapan jam, dan makan dalam porsi ringan sebelum divaksin.

Kondisi tubuh yang sehat dapat meminimalkan efek samping yang mungkin muncul setelah vaksinasi.

2. Pakaian yang tepat

Pexels/MART PRODUCTION

Sangat disarankan untuk menggunakan pakaian nyaman yang longgar, berbahan sejuk, dan mudah untuk dilipat atau dibuka ketika akan disuntik nanti. Misalnya gunakan baju lengan pendek atau baju dalam lengan mengatung dan jaket atau outer di luarnya.

Hindari pakaian terlalu ketat atau tebal yang dapat membuat gerah, sesak, serta sulit ketika akan disuntik.

3. Komunikatif mengenai kondisi tubuh

Freepik/Pressfoto

Penting, namun masih jarang dilakukan karena rasa tidak enak hati, malu, atau bingung. Mama sangat perlu mengomunikasikan kondisi kesehatan seperti alergi terhadap obat-obatan atau vaksinasi tertentu sebelumnya, penyakit komorbid, serta jika Mama merasa tidak enak badan.

Komunikasikan hal-hal ini pada paling tidak tiga pihak berwenang di lokasi vaksinasi sebelum vaksin diberikan agar lebih aman dan yakin sebelum divaksinasi.

4. Waspada reaksi tubuh

Freepik

Mama harus tetap peka terhadap kondisi tubuh 30 menit pasca vaksinasi untuk mengantisipasi reaksi negatif yang mungkin muncul seperti sulit bernapas, dada sakit, pembengkakan atau rasa sakit di anggota badan tertentu, sakit kepala akut, perdarahan, muntah, hingga kaburnya penglihatan.

Pada Mama yang sudah menginjak trimester ketiga, waspadai gerakan janin dalam kandungan. Jika janin berhenti bergerak atau reaksi negatif di atas terjadi pada Mama, segera lapor ke pihak berwenang atau langsung periksakan ke rumah sakit terdekat.

5. Protokol kesehatan

Freepik

Proses mengantre hingga vaksinasi mungkin membuat Mama harus berada di tengah keramaian. Meski sebentar, tetap jaga ketat protokol kesehatan dengan menggunakan masker ganda, tidak menyentuh wajah dengan tangan, dan menjaga jarak.

Jangan lupa untuk menggunakan pembersih tangan secara berkala lalu mandi dan bebersih diri sepulang vaksinasi.

6. Konsumsi asupan sehat

Freepik/valeria_aksakova

Penuhi kebutuhan zat besi, kalsium, vitamin E, D, dan B12 yang baik untuk membantu pemulihan tubuh lebih cepat pasca vaksinasi. Jangan lupa untuk istirahat cukup setelah vaksinasi dan tetap jaga kadar konsumsi air mineral agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

7. Mengatasi efek samping

Freepik/valuavitaly

Sangat normal untuk mengalami efek samping ringan seperti pegal-pegal atau sakit kepala. Untuk mengatasi pegal di lengan, Mama bisa menaruh kantung penghangat di area yang pegal untuk membantu pemulihan.

Untuk meredakan sakit kepala, silakan konsumsi obat parasetamol yang aman bagi ibu hamil dan sudah disetujui oleh dokter kepercayaan mama.

Semoga dengan informasi mengenai tujuh hal yang harus diperhatikan ibu hamil saat vaksinasi Covid-19 di atas, Mama menjadi lebih yakin dan siap untuk melakukan vaksinasi. Tetap jaga kesehatan dan selamat vaksin!

Baca juga:

The Latest