Inilah yang Terjadi di 24 Jam Pertama Kelahiran si Bayi

Hari yang dinanti datang sudah. Setelah 9 bulan menunggu kehadiran si Kecil ke dunia, akhirnya kini Mama bertemu langsung dengannya. Tahukah Mama, sesaat setelah bayi lahir, apa saja sih yang terjadi? Saat Mama masih terbaring lemah di tempat tidur, apa saja yang pada umumnya dilakukan dokter dan perawat pada si Kecil?
Nah, jika Mama sedang menunggu kelahiran si Kecil, yuk cari tahu dulu, apa saja sih yang terjadi di 24 jam pertama kebersamaan Mama dan bayi nanti. Meski mungkin Mama akan lebih banyak berpasrah dan mengikuti saja alurnya, tapi dengan membaca penjelasan dari Popmama.com ini diharapkan Mama bisa lebih siap lagi.
1. Sesaat setelah kelahiran

Pada umumnya, bayi akan diberikan pada Mama langsung setelah mereka lahir, karena Mama harus jadi orang pertama yang melakukan kontak fisik dengan bayinya. Biasanya mereka diletakkan di dada Mama, langsung menempel ke payudara, dan tak jarang mereka langsung mencari puting karena memang insting.
2. Bayi dibersihkan

Mama hanya punya waktu beberapa menit saja untuk memeluk si Kecil, sepanjang proses keluarnya plasenta. Selepas itu, bayi akan diambil untuk segera dibersihkan. Di step ini, si Kecil juga akan diberikan salep mata untuk mencegah infeksi, serta tetes vitamin K untuk membantu menormalkan darah yang menggumpal.
3. Cap kaki bayi

Mama pasti tidak akan melihat proses ini. Setelah bayi dibersihkan, perawat akan membawa mereka ke ruang lain, untuk diperiksa lebih lanjut, dan untuk mencetak cap kaki mungilnya. Cap kaki ini biasanya dijadikan satu dalam buku kelahiran dari rumah sakit. Atau bisa juga cap ini dipisahkan dalam lembaran sendiri.
4. Proses Menyusui

Setelah Mama membersihkan badan dan dipindahkan ke kamar rawat inap, biasanya bayi akan segera dibawa ke dekat Mama. Rumah sakit akan meletakkan si Kecil di dalam boks di samping tempat tidur mama. Mendekatkannya dengan Mama akan mempermudah jika sewaktu-waktu si Kecil membutuhkan Mama untuk didekap atau disusui.
Sepanjang bayi ada di samping Mama, dia akan lebih sering menyusu. Ini akan baik untuk Mama, karena dalam proses menyusui rahim akan berkontraksi, dan itu akan membantu memudahkan proses pemulihannya. Mama bisa belajar menyusui selama berada di rumah sakit. Kebanyakan dokter atau perawat akan membantu agar mama bisa mengeluarkan ASI.
5. Bayi Lebih Banyak Tidur

Jika tidak menyusu, maka sebagian besar waktu si Kecil akan habis untuk tidur. Sama seperti Mama, bayi juga merasa kelelahan setelah proses kelahiran. Mereka kemungkinan akan lebih banyak tidur di 24 jam pertamanya di dunia. Jadi, Mama bisa menggunakan kesempatan ini untuk beristirahat juga.
Usahakan untuk sering bersentuhan kulit dengan si Kecil di masa-masa awal kelahirannya ini ya, Ma. Bayi harus tahu bahwa Mama adalah ibunya, lewat suara dan detak jantung Mama. Dua hal tersebut merupakan suara yang familiar di telinga bayi, dan akan membuatnya merasa nyaman.
Well, selamat menyambut kehadiran di Kecil ke dunia, Ma.



















