Mama pernah melihat salah satu lengan bayi tampak lebih lemas atau jarang digerakkan?
Apa Itu Erbs Palsy pada Bayi? Simak Penjelasannya

- Erb’s Palsy adalah cedera saraf bagian atas brachial plexus di leher dan bahu, yang membuat lengan bayi lemah atau sulit digerakkan, sering terkait persalinan sulit.
- Tandanya meliputi satu lengan lemas atau menggantung, sulit mengangkat, memutar, menggenggam, serta posisi lengan dengan siku lurus dan pergelangan menekuk ke belakang.
- Penanganan utamanya fisioterapi dan latihan gerak rutin untuk mencegah kekakuan; kondisi dipantau berkala, sementara operasi dapat dipertimbangkan bila fungsi lengan tidak berkembang.
Kondisi tersebut bisa menjadi salah satu tanda Erb's Palsy, gangguan saraf yang dapat terjadi pada bayi akibat cedera pada saraf di sekitar leher dan bahu.
Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan dari Popmama.com berikut ini yang membahas seputar apa itu Erb’s Palsy, penyebab, serta cara menanganinya.
Table of Content
Apa Itu Erb’s Palsy pada Bayi?

Melansir dari laman Yashoda Hospitals, Erb's Palsy adalah kondisi ketika saraf pada bagian atas brachial plexus mengalami cedera sehingga menyebabkan lengan bayi menjadi lemah atau sulit digerakkan.
Brachial plexus sendiri merupakan jaringan saraf di sekitar leher yang mengatur gerakan dan sensasi pada bahu, lengan, tangan, hingga jari.
Kondisi ini biasanya terjadi saat proses persalinan yang sulit, ketika leher bayi tertarik atau meregang ke salah satu sisi secara berlebihan.
Apa Gejala Erb's Palsy pada Bayi?

Dilansir dari laman Apollo Hospitals, gejala Erb's Palsy bisa berbeda-beda tergantung tingkat cedera saraf yang dialami bayi.
Beberapa tanda yang dapat Mama perhatikan antara lain:
Salah satu lengan bayi terlihat lebih lemas atau jarang digerakkan.
Bayi kesulitan mengangkat atau memutar lengannya ke arah luar.
Si Kecil mengalami kesulitan mengontrol gerakan tangan, termasuk saat menggenggam sesuatu.
Salah satu lengan bisa tampak menggantung lebih rendah dibandingkan lengan lainnya.
Posisi lengan tampak seperti waiter’s tip hand, yakni posisi siku lurus dengan pergelangan tangan berputar menekuk ke belakang.
Cara Menangani Erb's Palsy pada Bayi

Penanganan Erb's palsy berfokus pada membantu memulihkan fungsi saraf dan gerakan lengan bayi.
Umumnya, perawatan dilakukan dengan fisioterapi dan latihan gerak secara rutin untuk mencegah sendi bahu dan siku menjadi kaku.
Mama juga bisa membantu menstimulasi gerakan lengan yang terdampak sesuai arahan tenaga medis, misalnya dengan mengajak si Kecil meraih mainan.
Perkembangan kondisi perlu dipantau secara berkala karena kasus ringan dapat membaik dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Jika fungsi lengan tidak kunjung menunjukkan perkembangan, dokter mungkin akan mempertimbangkan tindakan operasi sesuai kondisi bayi.
Itulah penjelasan tentang seputar apa itu Erb's palsy pada bayi. Jika Mama melihat salah satu lengan si Kecil tampak lemas atau sulit digerakkan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar bisa segera mendapat pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.





















