Penanganan utama ikterus neonatus adalah dengan melakukan fototerapi di rumah sakit.
Terapi ini menggunakan cahaya dalam spektrum biru-hijau dengan panjang gelombang sekitar 430-490 nm yang diarahkan ke permukaan kulit bayi seluas mungkin.
Cahaya tersebut membantu mengubah bilirubin menjadi bentuk yang lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh, biasanya melalui urine dan feses.
Sementara itu, menjemur bayi melalui jendela selama sekitar 10 menit pernah dipercaya dapat membantu mengatasi ikterus neonatus ringan. Namun, cara ini ternyata memiliki risiko terhadap kulit bayi.
Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan sejak dini diketahui dapat meningkatkan risiko kerusakan kulit dan kanker kulit di kemudian hari.
Oleh sebab itu, jika si Kecil mengalami ikterus, Mama sebaiknya mengikuti anjuran dokter dengan melakukan fototerapi dan tidak mengandalkan menjemur bayi sebagai terapi utama.
Itulah penjelasan mengenai apa itu ikterus neonatus. Jika kulit si Kecil menguning setelah lahir, Mama bisa segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan fototerapi dan sebaiknya tidak menjemur bayi di luar anjuran dokter.