Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Apakah Bayi Boleh Makan Keju? Ini yang Harus Diperhatikan!

Apakah Bayi Boleh Makan Keju? Ini yang Harus Diperhatikan!
Ilustrasi bayi makan keju untuk finger food (Magnific/krakenimages.com)
  • Bayi setelah 6 bulan dapat mengenal keju sebagai MPASI, tetapi hindari keju lunak matang, susu kambing, dan blue-veined yang tidak dipasteurisasi karena berisiko mengandung listeria.
  • Keju pasteurisasi penuh lemak, seperti cheddar, mozzarella, ricotta, parmesan, dan cottage cheese, dapat diberikan bila bayi tidak memiliki alergi susu sapi.
  • Keju menyediakan energi, lemak, protein, vitamin B12, seng, fosfor, riboflavin, dan yodium; sajikan dalam potongan kecil, tipis, atau campuran makanan untuk mencegah tersedak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setelah menyusui ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, bayi akan memasuki fase MPASI untuk mengenal jenis, rasa, dan tekstur makanan. Si Kecil dapat dikenalkan pada makanan dengan kandungan nutrisi yang baik untuk tumbuh kembangnya.

Lantas, apakah bayi boleh makan keju untuk MPASI? Keju merupakan olahan susu yang banyak digunakan sebagai perasa maupun campuran bahan makanan.

Untuk mengetahui apakah keju boleh dikonsumsi bayi atau tidak, Mama perlu mengetahui apa saja kandungan yang terdapat pada keju dan bagaimana cara pembuatannya.

Simak informasi lebih lanjut yang telah Popmama.com rangkum seputar apakah bayi boleh makan keju. Disimak, yuk, Ma!

  1. Beberapa Jenis Keju yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bayi

    Beberapa Jenis Keju yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bayi
    ilustrasi keju brie (freepik.com/freepik)

    Keju merupakan salah satu olahan susu yang banyak dikonsumsi di Indoensia. Baik dikonsumsi secara langsung, menjadi perasa makanan, atau bahkan menjadi campuran olahan makanan.

    Teksturnya yang lembut membuat keju dirasa cocok menjadi salah satu bahan MPASI untuk si Kecil yang masih mengenal tekstur makanan. Namun, ternyata tidak semua jenis keju boleh dikonsumsi bayi, Ma.

    Mengutip dari NHS UK, bayi tidak diperbolehkan mengonsumsi keju lunak yang sudah matang, seperti keju brie atau camembert, keju susu kambing, dan soft blue-veined cheese seperti roquefort. Jenis keju ini berisiko membawa bakteri listeria yang berbahaya bagi pencernaan.

    Jenis keju di atas proses pembuatannya tidak dipasteurisasi sehingga berisiko terdapat bakteri listeria. Pastikan untuk memeriksa label kemasan untuk mengetahui cara pembuatan dan kandungannya.

  2. Jenis Keju yang Boleh Dikonsumsi Bayi

    Jenis Keju yang Boleh Dikonsumsi Bayi
    Ilustrasi keju (Magnific/jcomp)

    Keju yang boleh dikonsumsi oleh bayi merupakan keju yang proses pembuatannya melalui proses pasteurisasi terlebih dahulu untuk membunuh bakteri.

    Jangan khawatir, sebab ada beberapa jenis keju yang boleh dikonsumsi bayi dan banyak digunakan sebagai tambahan MPASI.

    Melansir dari Healthline, keju yang penuh lemak menjadi jenis keju yang baik dikonsumsi oleh bayi.

    Kandungan lemak dari keju sangat dibutuhkan oleh bayi untuk membantu pertumbuhan. Apa saja jenis keju yang kaya akan lemak?

    Berikut ini beberapa keju yang boleh dikonsumsi bayi:

    • Cheddar
    • Mozzarella
    • Cream cheese
    • Ricotta
    • Monterey jack
    • Parmesan
    • Cottage cheese
    • Romano
    • Colby

  3. Manfaat Keju untuk Tumbuh Kembang Bayi

    Manfaat Keju untuk Tumbuh Kembang Bayi
    Ilustrasi keju (Magnific/jcomp)

    Keju pada dasarnya mengandung bahan alergen karena terbuat dari susu. Jika si Kecil tidak memiliki alergi terhadap susu sapi, maka keju aman dikonsumsi sebagai MPASI.

    Mengutip dari SR Nutrition, keju juga memiliki banyak kandungan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang bayi, mulai dari energi, lemak, protein, hingga vitamin B12, seng, fosfor, riboflavion, dan yodium.

    Rasa asin pada keju mungkin sempat membuat Mama khawatir, mengingat bayi belum boleh mengonsumsi makanan dengan rasa asin.

    Namun, kadar asin pada keju masih aman untuk bayi dan kandungan bermanfaat lainnya dapat mendukung tumbuh kembang bayi.

  4. Keju untuk MPASI Bayi

    Keju untuk MPASI Bayi
    Magnific/cookie_studio (mpasi bayi)

    Keju sebenarnya bisa diolah menjadi berbagai makanan untuk dikonsumsi bayi MPASI. Hindari untuk memberikan keju utuh tanpa dipotong kecil-kecil karena dapat memicu tersedak.

    Keju yang teksturnya lembut seperti mozzarella juga perlu dipehatikan penyajiannya, sebab bentuknya yang berserabut dan sulit terputus dapat membuat anak tersedak.

    Berikut ini cara aman untuk menyajikan keju kepada bayi:

    • Merobek keju untuk latihan makan
    • Memotong keju dengan tipis agar mudah dikunyah
    • Menjadikan keju sebagai topping di atas makanan
    • Mencampurkannya dalam telur orak-arik,
    • Menjadi perasa pada pancake
    • Ditabur atau dioleh pada roti lapis.

    Keju juga menjadi salah satu makanan yang direkomendasikan untuk finger food bayi, Ma. Untuk melihat efek konsumsi keju pada bayi, Mama dapat memberikannya dalam ukuran kecil terlebih dahulu, kemudian lihat reaksinya.

    Itu dia penjelasan mengenai apakah bayi boleh makan keju. Boleh saja asal proses pembuatannya aman, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More