Bayi Ini Lahir dengan DNA 3 Orang Sekaligus, Kok Bisa?

Seorang bayi yang baru lahir di Inggris diklaim sebagai bayi langka karena lahir dengan 3 DNA. Bayi ini lahir melalui proses pembuahan dengan teknik fertilisasi in vitro (IVF) atau bayi tabung terbaru.
Tidak seperti program IVF pada umumnya, prosedur program IVF yang dijalani bayi tersebut ditujukan untuk mencegah penyakit mitokondria pada pasangan yang berisiko.
Walaupun demikian, rupanya program yang memiliki tujuan baik di masa depan itu menuai kritikan dari banyak orang. Pasalnya, memiliki DNA tiga orang bukanlah hal yang umum dan mudah diterima saat ini.
Nah, ini dia informasi tentang bayi dengan DNA 3 orang sekaligus yang sudah Popmama.com rangkumkan untuk Mama.
1. Bayi asal Inggris lahir dengan 3 DNA

Seorang bayi dengan 3 DNA dikabarkan lahir di Inggris. Kelahiran bayi langka ini awalnya diberitakan oleh The Human Fertilization and Embryology Authority (HFEA) pada Rabu, 10 Mei 2023.
Kehadiran bayi tersebut diketahui dilakukan dengan teknik pembuahan IVF atau bayi tabung. Namun, tidak seperti prosedur pada umumnya. Bayi langka itu telah menjalani prosedur penggabungan DNA yang berasal dari tiga orang.
2. Bayi tersebut merupakan hasil dari teknik eksperimental

Program penggabungan DNA ketiga orang tersebut rupanya dipelopori oleh Profesor Doug Turnbull dari Newcastle. Teknik tersebut merupakan sebuah eksperimental yang dilakukan dengan menggabungkan DNA kedua orangtua bayi dan DNA seorang pendonor.
Menurut Profesor Doug Turnbull, pendonor hanya menyumbangkan mitokondria yang dibutuhkan. Sehingga, ia tidak akan dianggap sebagai orangtua dari si Bayi secara langsung.
3. Merupakan terobosan untuk memutus penyakit mitokondria

Program ini awalnya diciptakan dengan tujuan untuk memutus atau mencegah penyakit mitokondria yang dibawa oleh pasangan yang berisiko. Dalam hal ini, penyakit mitokondria sendiri masih dianggap sebagai penyakit yang misterius di dunia kesehatan.
Mitokondria sendiri merupakan sebuah kompartemen kecil di dalam sel yang berfungsi untuk menghasilkan energi. Jika tidak berfungsi, maka terdapat banyak masalah pada bayi yang bisa muncul di kemudian hari. Misalnya seperti gangguan jantung, kejang, masalah penglihatan, pendengaran,hingga kerusakan ginjal.
Bahkan, sampai saat ini bahkan belum diketahui secara pasti pengobatan apa yang dapat mencegah terjadinya penyakit ini.
4. Alasan prosedur program IVF ini disebut langka

Prosedur IVF yang juga disebut mitochoncrial donation treatment atau mitochondrial replacement therapy ini dilakukan dengan menukar inti sel dari sel telur donor dengan nukleus sel telur orangtua asli.
Setelah itu, barulah sel telur tersebut dibuahi sel sperma milik pasangan yang ingin memiliki bayi tersebut. Embrio tersebut kemudian nantinya akan ditanam di rahim calon mama. Saat bayi lahir, identitas bayi yang lahir dengan teknik tersebut akan dirahasiakan.
Dengan demikian, prosedur langka ini diharapkan dapat mencegah lahirnya bayi yang memiliki masalah kesehatan.
5. Banyak mendapatkan kritikan

Walaupun diciptakan untuk menciptakan bayi yang lebih sehat dan memutus penyakit mitokondria, teknik penggabungan DNA pada bayi ini mendapatkan kritikan dari berbagai pihak.
Beberapa tenaga kesehatan meragukan teknik ini karena tidak ada jaminan kalau program tersebut aman untuk dilakukan. Pihak lainnya juga mengatakan bahwa dengan melakukan program ini maka dokter telah mengutak-ati kode genetik dan cara tersebut dapat "disalahgunakan" untuk tujuan yang tidak berkaitan dengan kesehatan.
Nah, itulah tadi rangkuman informasi tentang bayi dengan DNA 3 orang sekaligus. Bagaimana menurut Mama?
Baca juga:



















