Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Berlanjut, Perawat Dilaporkan ke Polisi

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Berlanjut, Perawat Dilaporkan ke Polisi
Pixabay
Intinya Sih

  • Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung viral setelah ibu bayi, Nina Saleha, melaporkan perawat senior berinisial N atas dugaan percobaan penculikan ke Polda Jawa Barat.
  • Pihak RSHS menonaktifkan sementara perawat terduga dan membentuk tim khusus untuk klarifikasi serta evaluasi kepatuhan terhadap SOP penyerahan bayi kepada orang tua.
  • Polisi masih menyelidiki kasus ini guna memastikan ada tidaknya unsur pidana, sementara Nina berharap penyelidikan transparan dengan membuka rekaman CCTV dan memeriksa semua pihak terkait.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Viral di media sosial, kasus bayi yang nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kini jadi sorotan publik. Kabar terbarunya, ibu dari bayi tersebut, Nina Saleha (27), telah melaporkan seorang perawat senior RSHS Bandung, inisial N, yang diduga hendak memberikan bayinya kepada orang lain saat kejadian.

Nina sebelumnya sudah berniat melaporkan perawat senior dan RSHS Bandung itu saat menjadi bintang tamu di YouTube Denny Sumargo. Nina melaporkan perawat itu dengan tuduhan percobaan penculikan. Ia didampingi kuasa hukumnya, Mira Widyawati, melaporkan perawat tersebut ke Polda Jabar dengan nomor laporan LP/B/684/4/2026/SPKT Polda Jabar.

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.

1. Perawat dihentikan sementara oleh RSHS Bandung

IDN Times/Dok. Istimewa
IDN Times/Dok. Istimewa

Viralnya kasus Nina Saleha di internet mendapatkan banyak atensi. Pihak RSHS Bandung pun mengeluarkan klarifikasinya, mereka juga menindaklanjuti kejadian ini dengan menonaktifkan sementara perawat yang diduga lalai dalam proses penyerahan bayi. 

Selain itu, tim khusus juga sudah dibentuk untuk melakukan klarifikasi dan koordinasi dengan keluarga pasien. Permasalahan ini juga telah dilaporkan kepada Kementerian Kesehatan.

Dikutip dari berbagai sumber, RSHS Bandung akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tenaga perawat. Adapun fokusnya pada kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), khususnya dalam proses penyerahan bayi kepada orangtua.

2. Nina melaporkan perawat atas penculikan anaknya

web.rshs.go.id
web.rshs.go.id

Nina melaporkan perawat senior RSHS Bandung berinisial N ke Polda Jawa Barat. 

N merupakan perawat yang diduga menyerahkan bayi Nina ke orang tak dikenal. Laporan sudah teregister dengan nomor LP/B/684/4/2026/SPKT POLDA JABAR. Perawat N dilaporkan melanggar Pasal 450 dan Pasal 452 KUHP yang mengatur tentang tindak pidana penculikan. 

Hal itu didasarkan hasil konsultasi yang dilakukan oleh korban dengan Direktorat PPA-PPO Polda Jabar.

"Ibu Nina Saleha berniat untuk membuatkan LP terlapornya suster N," kata Kuasa Hukum Nina, Mira Widyawati, di Polda Jabar pada Jumat (17/4/2026) dikutip dari IDN Times

Nina beralasan laporan ini dilakukan karena ia ingin memberikan efek jera terhadap perlakuan perawat dan beberapa petugas lainnya saat kejadian yang menimpanya kemarin.

3. Nina berharap kasus ini jangan sampai tenggelam

web.rshs.go.id
web.rshs.go.id

Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung saat ini tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai fakta di lapangan. Disebutkan bahwa penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah insiden tersebut mengandung unsur pidana atau hanya kesalahan administrasi maupun prosedur operasional rumah sakit.

Proses penyelidikan masih berlangsung dan membutuhkan waktu karena melibatkan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Hasil dari penyelidikan tersebut nantinya akan disampaikan setelah seluruh proses rampung.

Sementara itu, Nina berharap kasus yang menimpanya dapat diselidiki hingga tuntas oleh polisi. Dia meminta agar rekaman kamera pengawas di rumah sakit bisa diperlihatkan dan orang-orang yang terlibat segera dimintai keterangan. 

"Saya mah pengen semuanya orang-orang yang kemarin saya bilang suster, satpam, coba hadirkan dan lihat itu CCTV. Itu aja. Lihat kebenarannya," ujarnya. 

Itu tadi soal lanjutan kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Badung. Hingga kini perawat dinonaktifkan sementara dan polisi tengah menyelidiki kasus ini secara mendalam.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Baby

See More