“Pengendalian diri emosional jelas belum berkembang pada bayi, dan kami percaya bernyanyi membantu bayi dan anak-anak mengembangkan kemampuan ini,” tutur Isabelle Peretz.
Studi: Bernyanyi Lebih Menenangkan Bayi daripada Berbicara

Penelitian Universitas Montreal menemukan bahwa bayi bisa tetap tenang dua kali lebih lama saat mendengarkan lagu dibandingkan hanya mendengar ucapan biasa.
Bernyanyi membantu bayi belajar mengatur emosi sejak dini, sehingga kemampuan pengendalian diri emosional mereka dapat berkembang seiring pertumbuhan.
Bayi dapat merespons ritme dan melodi musik meski belum bisa mengekspresikannya secara fisik.
Suara mama atau papa memang menenangkan saat bayi mulai rewel menjelang tidur. Namun, dibandingkan hanya mengajaknya berbicara atau mengobrol, Mama dan Papa bisa bersenandung kecil atau bernyanyi, ini karena bernyanyi bisa membuat bayi merasa lebih tenang dan nyaman.
Hal ini diperkuat oleh penelitian dari Universitas Montreal yang menemukan bahwa bayi dapat tetap tenang hingga dua kali lebih lama saat mendengarkan lagu, bahkan lagu yang belum pernah mereka dengar.
Berikut Popmama.com rangkuman informasi tentang bernyanyi lebih menenangkan bayi daripada berbicara menurut studi.
Table of Content
1. Penelitian mengemukakan bahwa bernyanyi lebih menenangkan dibanding berbicara

Studi dari Universitas Montreal menunjukkan bahwa bayi bisa merasa tenang lebih lama saat mendengarkan lagu. Dalam penelitian tersebut, bayi diperdengarkan lagu dan mereka bisa tetap tenang hingga sekitar sembilan menit setelah lagu diputar.
Sebaliknya, saat bayi hanya mendengar “bahasa bayi” (baby talk), mereka rata-rata hanya tenang sekitar empat menit. Waktu ini bahkan lebih singkat saat bayi mendengar percakapan biasa orang dewasa. Perbedaan ini menunjukkan bahwa musik memiliki efek menenangkan yang lebih kuat dibandingkan suara bicara.
2. Membantu mengembangkan kemampuan emosional

Penelitian tidak hanya melihat bagaimana suara menarik perhatian bayi, tetapi juga bagaimana pengaruhnya terhadap kondisi emosional mereka. Profesor Pusat Penelitian Otak, Musik, dan Bahasa, Isabelle Peretz, menjelaskan bahwa kebiasaan bernyanyi untuk bayi, juga dapat membantu bayi belajar mengatur emosinya sejak dini, sehingga kemampuan pengendalian emosi mereka dapat berkembang seiring waktu.
3. Bayi bisa terhanyut oleh musik

Saat orang dewasa mendengarkan musik, mereka biasanya merespons dengan mengetuk kaki, menganggukkan kepala, atau bahkan ikut bernyanyi. Pada bayi, respons seperti ini memang belum terlihat jelas karena kemampuan motorik dan ekspresi mereka masih berkembang.
Meski begitu, penelitian menunjukkan bahwa bayi tetap bisa “terbawa” oleh musik. Mereka bisa menjadi lebih tenang dan nyaman saat mendengarkan lagu. Hal ini menunjukkan bahwa bayi memiliki kemampuan dasar untuk merespons musik secara emosional, meskipun belum bisa mengekspresikannya seperti orang dewasa.
"Temuan kami menunjukkan bahwa bayi memang terbawa oleh musik, yang menunjukkan bahwa mereka memiliki kapasitas mental untuk 'terhanyut',” jelas Isabelle Peretz.
4. Bukan hanya suara mama atau papa

Bayi bisa tetap tenang saat mendengarkan musik, meski bukan dari suara yang familiar seperti Mama atau Papa. Hal ini menunjukkan bahwa yang membuat bayi tenang bukan hanya siapa yang bernyanyi, tetapi juga ritme dan melodi dalam musik itu sendiri.
Untuk memastikan hal tersebut, peneliti dari Universitas Montreal menggunakan lagu berbahasa Turki yang tidak dikenal oleh bayi. Selama eksperimen, bayi tidak diberi rangsangan lain, dan orangtua diminta duduk di belakang agar suara serta ekspresi wajah tidak memengaruhi reaksi bayi. Hasilnya, bayi tetap bisa tenang saat mendengarkan lagu tersebut.
5. Lagu yang bisa Mama coba untuk menenangkan bayi

Penelitian juga menunjukkan bahwa bernyanyi, terutama lagu anak-anak dengan melodi sederhana dan berulang, dapat membantu bayi tetap tenang lebih lama.
Mama bisa mencoba beberapa lagu berikut untuk menangkan bayi:
“Nina Bobo”, lagu pengantar tidur klasik Indonesia dengan melodi lembut yang membantu bayi lebih cepat terlelap.
“Twinkle Twinkle Little Star”, lagu dengan nada sederhana dan menenangkan, cocok untuk menemani bayi lebih tenang.
“Pelangi-Pelangi”, memiliki melodi lembut yang dapat membuat bayi lebih rileks.
“You Are My Sunshine”, liriknya hangat dan menenangkan sehingga membuat bayi merasa nyaman.
“Lelo Ledhung”, lagu tradisional Jawa dengan tempo pelan yang cocok untuk menidurkan bayi.
“Ayun Ambing”, lagu Sunda dengan melodi lembut yang pas untuk menciptakan suasana tenang.
“Tik Tik Bunyi Hujan”, irama yang stabil dan sederhana membantu bayi merasa lebih rileks.
“Row, Row, Row Your Boat”, lagu ringan dengan pola berulang yang mudah diikuti bayi.
“When You Wish Upon a Star”, melodi lembut yang memberi rasa nyaman saat bayi akan tidur.
“Somewhere Over the Rainbow”, lagu dengan nada tenang yang membantu bayi merasa lebih damai.
Nah, itu tadi penjelasan tentang bernyanyi lebih menenangkan bayi daripada berbicara menurut studi. Yuk, ajak si Kecil bersenandung, Ma!


















