Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Kronologi Bayi Diduga Hendak Ditukar Usai Dirawat di RSHS Bandung

Kronologi Bayi Diduga Hendak Ditukar Usai Dirawat di RSHS Bandung
Pexels/Nathan Marcam; Tiktok.com/@nindy5760;
Intinya Sih
  • Nina Saleha mengalami insiden menegangkan di RSHS Bandung saat bayinya hampir tertukar dengan bayi lain ketika hendak dijemput pulang dari ruang NICU.
  • Pihak rumah sakit mengakui adanya kelalaian perawat dan menyampaikan permohonan maaf, serta berjanji melakukan evaluasi dan peningkatan pelayanan kesehatan ke depan.
  • Dinas Kesehatan Jawa Barat menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap mutu layanan dan penerapan SOP ketat agar kejadian serupa tidak terulang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Peristiwa bayi nyaris tertukar di RSUP Dr. Hasan Sadikin menjadi perhatian publik. Seorang ibu bernama Nina Saleha di TikTok @nindy5760 menceritakan kasus yang dialaminya itu setelah melahirkan sang Anak.

Ia mengalami kejadian menegangkan saat hendak membawa pulang bayinya dari RSHS Bandung. Netizen pun mendiskusikan bagaimana kelalaian pihak rumah sakit yang sangat merugikan pasiennya. Didesak, RSHS Bandung pun akhirnya memberikan klarifikasi.

Berikut Popmama.com rangkum kronologi bayi diduga hendak ditukar usai dirawat di RSHS Bandung.

1. Bayi dirawat di NICU sebelum dijemput pulang

Freepik/KamranAydinov
Freepik/KamranAydinov

Nina melahirkan bayi laki-laki di RSHS Bandung. Dari video yang dibagikannya ia menceritakan kalau sang Anak sempat dirawat di ruang NICU karena mengalami penyakit kuning dan ruam pada tubuhnya. 

Namun, kondisinya membaik setelah beberapa hari menjalani perawatan. Anak laki-lakinya itu pun akhirnya diperbolehkan pulang. Nina lalu datang ke RSHS Bandung untuk menjemput sang Anak.

Nina saat datang ke RSHS Bandung tentu berharap langsung bisa membawa pulang bayinya tanpa kendala. Namun, ia justru harus menunggu cukup lama hingga ditinggal untuk makan sejenak. Di sini perasaannya mulai tidak enak.

Mama berusia 37 tahun itu memutuskan untuk mengecek langsung ke ruang perawatan bayi. Namun, si Kecil justru sudah dalam gendongan orang lain dan akan dibawa. 

2. Bayi sudah digendong orang lain saat dicek

Ketika masuk ke ruang perawatan, Nina terkejut melihat bayinya sudah berada dalam gendongan orang lain yang tidak dikenalnya. Ia yakin bayi yang digendong itu adalah anaknya setelah melihat selimut, pakaian, hingga inkubator yang sudah kosong.

“Pas saya kembali ke atas, ternyata anak saya sudah dipegang oleh perempuan itu. Saya tanya, ‘Teh, pulang?’ Dia bilang, iya. Pas saya perhatikan baju, selimut, dan wajahnya, itu anak saya,” katanya.

Nina kemudian langsung mengambil tindakan yang menegaskan bahwa bayi tersebut adalah anaknya. Ia juga segera memanggil perawat untuk mengklarifikasi situasi yang terjadi.

“Saya bilang, ‘ini anak saya. Saya yang memandikan, saya yang tahu bajunya.’ Saya tanya, ‘memangnya teteh tidak tahu wajah anaknya sendiri?’” tegas Nina.

3. Alasan perawat janggal, tidak terima dan menolak

Freepik/studioredcup
Freepik/studioredcup

Pihak perawat meminta maaf dan mengakui adanya keteledoran. Namun, alasan dari perawat itu tidak dapat diterima Nina. Mereka berkilah jika Nina tidak merespons saat dipanggil, padahal ia sudah menunggu lama sebelumnya dan ketika hendak makan siang sebentar lalu kembali bayinya sudah berpindah tangan.

“Susternya bilang, ‘Iya, Bu, maaf. Tadi saya panggil-panggil nama Ibu Nina Saleha tidak ada, jadi saya serahkan.’ Lah, kenapa bisa? Kok bisa dikasihkan?” kata Nina dengan nada heran.

Nina yang menolak alasan tersebut dan tetap mempertahankan bayi itu adalah miliknya. Ia berhasil mengambil kembali anaknya dari orang lain, meski situasi sempat menegangkan di sana.

“Kan ada gelang nama, kenapa harus digunting? Seharusnya kalau tidak tahu, ditanya dulu. Dari pihak rumah sakit cuma bilang, ‘Sudah, Bu, jangan berisik, maaf, jangan diperpanjang’. Harapannya ditindaklanjuti. Susternya kalau bisa diberi sanksi tegas, takutnya jadi oknum,” jelas Nina.

4. Tanggapan RSHS Bandung terkait kasus ini

web.rshs.go.id
web.rshs.go.id

Pihak RSUP Dr. Hasan Sadikin akhirnya angkat bicara terkait insiden bayi nyaris tertukar yang dialami Nina Saleha. Dalam keterangan resminya, manajemen rumah sakit menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pelayanan di ruang NICU.

Dalam pernyataannya, pihak rumah sakit menegaskan komitmen untuk memperbaiki pelayanan ke depan. 

“Sehubungan dengan adanya pemberitaan di media sosial terkait pelayanan kesehatan pada bayi Ibu Nina Saleha, segenap manajemen RSUP Dr. Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan yang dialami. Pada prinsipnya, RSUP Dr. Hasan Sadikin akan selalu melakukan evaluasi dan peningkatan kemampuan dalam pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku,” tulis manajemen RSHS, dikutip dari Instagram @rshs_bandung, Kamis (9/4/2026).

Selain itu, pihak rumah sakit juga telah mengunjungi rumah Nina untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

5. Tanggapan Dinkes Jawa Barat soal kasus ini

Pexels/Luna Acieloo
Pexels/Luna Acieloo

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat merespons tegas insiden bayi nyaris tertukar di ruang NICU RSUP Dr. Hasan Sadikin. Kasus yang sempat viral ini dinilai tidak boleh berhenti pada penyelesaian antara rumah sakit dan keluarga pasien saja, tetapi harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap mutu layanan kesehatan.

Kepala Dinkes Jabar, Vini Adiani Dewi, menyampaikan bahwa koordinasi dengan pihak rumah sakit sudah dilakukan dan rencana kunjungan juga akan dilakukan dalam waktu dekat. 

Ia juga menegaskan bahwa pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) kembali diingatkan, khususnya terkait keselamatan pasien dan proses penyerahan bayi. 

Disebutkan bahwa seluruh tahapan pelayanan, mulai dari pemeriksaan hingga tindakan medis, seharusnya mengikuti SOP yang jelas, termasuk prosedur penyerahan bayi kepada keluarga yang akan kembali ditinjau untuk memastikan tidak ada kelalaian serupa di kemudian hari.

Itulah tadi kronologi bayi diduga hendak ditukar usai dirawat di RSHS Bandung. Semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi, ya, Ma.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Baby

See More