Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kenapa Bayi Suka Angkat Badan seperti Sedang Plank?

3 min read
Kenapa Bayi Suka Angkat Badan seperti Sedang Plank?
Tiktok.com/@withhanski
  • Pose seperti plank pada bayi umumnya merupakan fase motorik normal usia 6-9 bulan, saat mereka mengeksplorasi posisi tubuh dan melatih keseimbangan.

  • Gerakan bertumpu pada tangan dan ujung kaki membantu memperkuat otot inti, bahu, dada, serta punggung sebagai persiapan merangkak, duduk mandiri, dan berdiri.

  • Kebiasaan tummy time mendukung gerakan ini. Namun, segera konsultasikan ke dokter bila bayi sangat kaku, gerakannya tak terkendali seperti kejang, atau menangis kesakitan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Perkembangan bayi apalagi yang cukup pesat bisa mengagetkan orangtua. Beberapa di antaranya ada yang khawatir apakah perkembangan bayinya termasuk normal atau tidak. 

Termasuk fenomena di Threads dan TikTok, beberapa mama membagikan video tingkah laku bayi yabg menggemaskan. Salah satunya mengangkat badannya dengan bertumpu pada kedua tangan dan ujung kakinya, persis seperti orang dewasa yang sedang melakukan olahraga plank.

Lho, kok bayi belum setahun bisa melakukannya? Ternyata ada alasannya, lho! Ada hubungannya dengan tummy time dan persiapan anak untuk merangkak.

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.

  1. 1. Fase normal dalam perkembangan motorik

    Fase normal dalam perkembangan motorik
    Threads.com/@aalissyya.s

    Satu hal yang pasti saat bayi tiba-tiba melakukan ‘plank’, Mama tidak perlu panik. Jika si Kecil sering terlihat melakukan pose ini sebenarnya adalah kabar baik! Melansir situs Ready Steady Therapy, bayi seperti ini sedang ada di fase planking.

    Ini adalah tahap perkembangan yang sangat natural dan biasanya muncul saat bayi berusia antara 6-9 bulan. Pada usia ini, si Kecil sedang aktif mengeksplorasi tubuhnya dan mencoba berbagai posisi baru. Jadi, ketika mereka mengangkat dada dan perutnya dari lantai, mereka sedang berlatih menguasai keseimbangan secara naluriah.

  2. 2. Persiapan untuk merangkak dan duduk mandiri 

    Unsplash/Kahar Erbol
    Unsplash/Kahar Erbol

    Melansir dari BabyCenter, gerakan menahan badan yang tampak seperti push-up atau plank ini adalah milestone perkembangan motorik kasar yang penting. Saat bayi melakukan pose ini, mereka sedang belajar memindahkan beban tubuhnya dan melatih kekuatan otot inti (core muscle).

    Senada dengan hal tersebut, mengutip situs kesehatan dan perkembangan anak Movevery, menjelaskan bahwa meskipun bayi mungkin hanya menahan posisi plank (bertumpu pada tangan dan ujung kaki) dalam waktu singkat, gerakan ini sangat efektif untuk membangun kekuatan otot seluruh tubuh. 

    Dengan berlatih mengangkat dada dan perutnya dari lantai, si Kecil sebenarnya sedang menyiapkan fondasi otot bahu, dada, dan punggung yang kokoh sebagai bekal untuk bisa merangkak, duduk mandiri, hingga akhirnya berdiri nanti.

  3. 3. Bayi bisa 'plank' jadi tanda berhasil tummy time

    Bayi bisa 'plank' jadi tanda berhasil tummy time
    Threads.com/@erikalianas

    Seringnya bayi mengangkat badan seperti plank juga tidak lepas dari kebiasaan tummy time atau tengkurap yang Mama latih sejak dini. Semakin rutin bayi mendapatkan sesi tummy time yang cukup dan sesuai usianya, semakin baik pula stimulasi motoriknya.

    Melalui pose ini, bayi juga sekaligus melatih koordinasi antara tangan, kaki, serta matanya (spatial awareness). Selama si Kecil tampak nyaman melakukannya, aktif, dan pencapaiannya sesuai dengan tahapan usia, Mama bisa terus memberikan dukungan dengan membiarkannya bereksplorasi di alas yang aman dan empuk.

  4. 4. Kapan Mama harus waspada?

    Meskipun planking umumnya merupakan fase perkembangan yang normal, ada beberapa kondisi yang membutuhkan perhatian ekstra. Melansir Healthline, Mama perlu waspada jika posisi menahan badan ini disertai dengan tanda-tanda yang tidak wajar.

    Segera hentikan aktivitas bayi dan konsultasikan ke dokter anak jika orangtua melihat beberapa hal berikut:

    • Tubuh atau punggung bayi melengkung ke belakang dengan sangat kaku dan tegang (opisthotonos)
    • Gerakan si Kecil terlihat tidak terkendali, sulit dihentikan, atau menyerupai kejang
    • Bayi menangis hebat dan tampak kesakitan saat mengangkat badannya

    Jika si Kecil menunjukkan gejala-gejala di atas, evaluasi lebih lanjut sangat dianjurkan untuk memastikan kondisi kesehatannya.

    Itulah tadi informasi mengenai kenapa bayi suka angkat badan seperti sedang plank yang viral direkam banyak mama di media sosial. Wah, ternyata jadi salah satu fase perkembangan yang penting, ya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More