Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Penyebab Bayi Menolak ASI Perah Walau sudah Dihangatkan, Apa Saja?
Magnific/fabrikasimf
  • Perubahan rasa atau aroma akibat enzim lipase tinggi dan paparan bau kulkas dapat membuat bayi yang terbiasa ASI segar menolak ASI perah.

  • Suhu ASI yang terlalu panas atau tidak merata, terutama dari microwave, bisa membuat bayi tidak nyaman serta berisiko mengurangi nutrisi dan komponen imun.

  • Penolakan juga dapat dipicu ketidakcocokan dot atau kondisi bayi, seperti tumbuh gigi, sariawan, pilek, demam, belum lapar, mengantuk, maupun terdistraksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi kadang tidak mau minum ASI perah walau sudah hangat. Mungkin rasanya atau baunya berubah, atau kena bau kulkas. ASI juga bisa terlalu panas. Dot botol mungkin terasa aneh. Bayi bisa sedang tumbuh gigi, pilek, demam, mengantuk, atau belum lapar. Jika bayi terus tidak mau minum, Mama bisa tanya dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Drama menyusui memang kadang datang tanpa aba-aba, Ma. Mama sudah capek-capek pumping, ASI disimpan, lalu dihangatkan, si Kecil justru menolak minum.

Tenang, Ma, jangan panik atau kesal dulu. Ternyata, ada beberapa hal yang bisa membuat si Kecil menolak ASI perah, mulai dari aroma dan suhu ASI hingga penggunaan dot.

Yuk, cari tahu penyebabnya dalam artikel Popmama.com tentang 5 penyebab bayi menolak ASI perah walau sudah dihangatkan berikut ini.

1. Rasa dan aroma yang berubah

Magnific/wirestock

Melansir dari Parents, susu yang dihasilkan manusia, termasuk ASI memiliki enzim lipase.

Enzim lipase ini membantu memecah lemak dalam susu agar lebih mudah dicerna oleh bayi. Namun, pada sebagian Mama, kadar lipase yang lebih tinggi dapat membuat lemak ASI terurai lebih cepat setelah diperah.

Proses ini bisa mengubah aroma dan rasa ASI perah menjadi sedikit metalik atau seperti sabun. Akibatnya, bayi yang terbiasa dengan rasa ASI segar bisa saja menolak ASI perah meski sudah dihangatkan.

2. ASI perah berbau kulkas

Pexels/Polina Tankilevitch

Mama mungkin tidak asing lagi dengan istilah bau kulkas, yaitu aroma khas yang muncul karena makanan dan minuman yang disimpan di dalam kulkas saling memengaruhi.

Nah, aroma dari berbagai makanan yang disimpan di dalam kulkas ternyata bisa ikut memengaruhi aroma ASI perah, terutama jika wadahnya tidak tertutup rapat.

Hal ini mungkin membuat si Kecil menolak ASI perah karena, seperti yang dilansir dari Baby Center, bayi punya indra penciuman yang cukup sensitif dan sudah terbiasa dengan aroma alami ASI Mama.

Perubahan aroma pada ASI perah Mama ini bisa membuat bayi jadi enggan minum, meski sebenarnya ASI sudah dihangatkan dalam suhu yang pas.

3. Terlalu panas

Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Jika si Kecil masih menolak ASI perah meski sudah dihangatkan, masalahnya bisa juga terletak pada suhu ASI perah itu sendiri.

Dilansir dari Healthline, kondisi ini bisa terjadi ketika ASI dihangatkan dengan cara yang kurang tepat, terutama menggunakan microwave yang dapat membuat suhu ASI tidak merata dan menimbulkan hot spots.

Mama sebaiknya menghangatkan ASI menggunakan bottle warmer atau rendam botol ASI dalam air hangat dengan temperatur yang sama dengan suhu tubuh Mama, yakni sekitar 37°C agar si Kecil merasa nyaman karena familiar.

Pastikan suhunya tidak terlalu panas sebelum diberikan kepada bayi. Selain berisiko melukai mulut dan tenggorokan, pemanasan berlebihan juga dapat mengurangi beberapa manfaat nutrisi dan komponen imun dalam ASI.

4. Ketidakcocokan dengan dot

Pexels/Sarah Chai

Bayi yang biasanya menyusu langsung dari payudara Mama mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi ketika tiba-tiba harus minum ASI perah lewat botol.

Perbedaan bentuk dot, tekstur, daya alir susu hingga cara bayi mengisap bisa membuatnya merasa asing atau kurang nyaman.

Akibatnya, meski ASI perah sudah dihangatkan dan suhunya pas, si Kecil tetap bisa menolak botol karena merasa asing.

Sebelum si Kecil minum ASI perah dari botol, Mama bisa mencoba beberapa jenis dot dan bentuk botol untuk menemukan yang paling nyaman untuk si Kecil.

5. Kondisi bayi

Pexels/Vyvan BÙI VY VÂN

Mama sudah coba menghangatkan ASI dengan suhu yang pas, tetapi bayi masih menolak? Bisa jadi si Kecil memang sedang tidak dalam kondisi terbaiknya, Ma.

Misalnya sedang tumbuh gigi, sariawan, pilek, atau demam dapat membuat si Kecil merasa tidak nyaman sehingga malas minum.

Selain itu, bayi yang belum lapar, terlalu mengantuk, atau sedang asyik terdistraksi juga bisa menolak ASI perah. Mama bisa coba tawarkan kembali saat si Kecil sudah lebih nyaman dan tenang.

Itu dia 5 penyebab bayi menolak ASI perah walau sudah dihangatkan. Bayi menolak ASI perah meski sudah dihangatkan bisa terjadi karena berbagai alasan.

Jika si Kecil terus menolak minum atau muncul tanda-tanda kekurangan cairan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya, Ma.

Curated For You

Editorial Team

Related Article