Setiap bayi memiliki cara yang berbeda ketika mulai belajar berbicara. Ada yang lebih dulu memanggil orang terdekat, meniru suara hewan, atau bahkan mengeluarkan bunyi-bunyi khas saat bermain.
Kata-Kata Pertama Bayi yang Bikin Orangtua Gemas

Kata pertama bayi dapat berupa bunyi sederhana, panggilan untuk orang terdekat, permintaan, tiruan suara hewan, seruan spontan, hingga suara saat bermain.
Bayi umumnya mulai mengoceh pada usia 4–6 bulan, makin aktif pada 7–8 bulan, lalu sekitar 10 bulan mulai lebih sering menirukan suara dan bagian kata.
Orangtua dapat mendukung kemampuan bicara dengan menyebut benda, membahas buku, meniru ocehan, memakai gerakan dan intonasi, serta memberi waktu bayi merespons.
Mendengar kata-kata pertama bayi tentu menjadi salah satu momen yang berkesan sekaligus bikin orangtua gemas. Meski belum terdengar sempurna, setiap bunyi yang diucapkan si Kecil bisa terasa istimewa, apalagi ketika Mama mulai memahami maksud di balik ucapannya.
Tidak selalu langsung berkata “Mama” atau “Papa”, bayi bisa saja memulai dengan bunyi sederhana, suara hewan, atau ucapan spontan yang terdengar lucu. Ada pula bayi yang mulai menggunakan bunyi tertentu saat meminta makan, ingin sesuatu, atau sedang asyik bermain.
Lantas, apa saja kata pertama yang mungkin diucapkan si Kecil?
Berikut Popmama.com rangkum informasi tentang kata-kata pertama bayi yang bikin orangtua gemas.
Kata-kata Pertama Bayi yang Bikin Orangtua Gemas

Magnific/Pressfoto Ada lebih dari 20 kata atau bunyi yang mungkin menjadi bagian dari kata-kata pertama bayi, seperti berikut:
Kata sederhana: “Bah”, “Dah”
Menyebut orang terdekat: “Mama”, “Papa”
Meminta sesuatu: “Mam” (Mamam), “Num” (Minum), “Agi” (Lagi)
Meniru suara hewan: “Guk guk” (Anjing), “Moo” (Sapi), “Cak” (Cicak)
Seruan spontan: “Wow”, “Wah!”, “Uh-oh!”, “Ssshh”, “Nggak”, “No”, “Ba-bay”, “Da-dah”, “Yey!”
Bunyi saat bermain: “Boom”, “Ting!”, “Beep”, “Brum”
Kapan Bayi Mulai Mengucapkan Kata-kata Pertama?

Magnific Sebelum mulai mengucapkan kata, bayi umumnya akan melewati tahap babbling atau mengoceh. Sebagian besar bayi mulai mengoceh pada usia 4–6 bulan. Pada tahap ini, suara yang dikeluarkan mungkin belum memiliki arti jelas, tetapi bayi mulai meniru ritme suara yang didengarnya.
Memasuki usia 7–8 bulan, si Kecil biasanya semakin aktif mengoceh, terutama ketika mendapat respons dari Mama, Papa, atau orang terdekat. Kemudian, sekitar usia 10 bulan, anak mulai lebih banyak menirukan suara dan bagian kata yang sering didengar dari lingkungan sekitarnya.
Tips Membantu si Kecil Belajar Mengucapkan Kata Pertama

Magnific Mama memiliki peran penting dalam membantu si Kecil mengembangkan kemampuan komunikasi. Beberapa cara yang dapat Mama lakukan, antara lain:
Sebutkan benda di sekitar bayi. Tunjuk benda yang sedang dilihat bersama sambil menyebutkan namanya, seperti “Ini bunga, Nak.”
Ajak melihat buku. Mama tidak harus membaca seluruh isi buku. Cukup bicarakan gambar yang terlihat dan biarkan bayi memperhatikannya.
Gunakan intonasi yang berbeda. Variasikan suara saat menunjukkan ekspresi senang, sedih, terkejut, atau penasaran agar bayi tertarik mendengarkan.
Ceritakan aktivitas sehari-hari. Mama bisa ajak bayi mengobrol saat ganti popok, mandi, makan, atau bermain.
Tiru ocehan bayi. Ketika si Kecil mengeluarkan suara tertentu, Mama dapat menirukannya sebagai latihan komunikasi dua arah.
Gunakan gerakan saat berbicara. Misalnya, melambaikan tangan sambil mengatakan “da-da” agar bayi menghubungkan kata dengan tindakan.
Bernyanyi bersama. Ajak si Kecil bernyanyi sambil bergerak atau membuat ekspresi sesuai lagu agar ia mulai menghubungkan kata dengan gerakan.
Selain memberikan stimulasi, Mama juga dapat memberikan waktu bagi bayi untuk merespons. Tidak perlu terburu-buru membenarkan setiap ucapan si Kecil karena kesempatan untuk mencoba dan mengulang kata merupakan bagian penting dalam proses belajar berbicara.
Nah, itu dia informasi mengenai kata-kata pertama bayi yang bikin orangtua gemas.





















