6 Cara Efektif Membantu Bayi Merasa Aman saat Bertemu Orang Baru

Tangisan atau rewel saat bertemu orang baru merupakan reaksi umum karena bayi mulai membedakan pengasuh dekat dan orang asing, lalu mengekspresikan rasa tidak nyaman tanpa kata-kata.
Bayi perlu waktu beradaptasi, biarkan bayi mengamati dari jarak aman, tetap dekat dengan Mama, serta hindari memaksa interaksi atau langsung digendong orang baru.
Mama dapat memberi respons lembut, menunjukkan orang baru aman, mendampingi perkenalan dengan pengasuh, dan mengenalkan orang berbeda secara bertahap sesuai ritme bayi.
Pernahkah si Kecil langsung menangis atau rewel ketika bertemu orang yang belum dikenalnya? Jangan buru-buru menganggap bayi sedang manja, ya, Ma. Reaksi tersebut sebenarnya cukup umum terjadi, termasuk ketika orang yang datang adalah anggota keluarga yang jarang ditemuinya.
Seiring perkembangan otaknya, bayi mulai bisa membedakan orang yang dekat dengannya dan orang yang belum dikenalnya. Karena belum bisa menyampaikan apa yang dirasakan lewat kata-kata, tangisan menjadi salah satu cara bayi menunjukkan rasa tidak nyaman atau takut.
Menurut Lu Hanessian, penulis buku Let the Baby Drive: Navigating the New Road of Motherhood, reaksi tersebut menunjukkan bahwa bayi mulai mampu mengenali perbedaan antara orang yang dekat dengannya dan orang yang tidak dikenalnya.
Namun, jika rasa takut pada orang asing membuat Mama kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari, seperti pergi bekerja, berbelanja, atau sekadar pergi berdua dengan pasangan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu si Kecil merasa lebih aman.
Berikut enam cara efektif membantu bayi merasa aman saat bertemu orang baru yang Popmama.com telah rangkum di bawah ini. Yuk, disimak!
Table of Content
1. Beri waktu untuk bayi mengenal orang baru

Magnific Tidak semua bayi langsung nyaman ketika ada orang baru yang menyapa atau ingin menggendongnya. Jika ia terlihat menolak atau mulai menangis, Mama tidak perlu memaksanya untuk langsung berinteraksi.
Mama bisa memberi tahu orang tersebut bahwa bayi membutuhkan waktu untuk merasa nyaman. Setelah itu, biarkan ia mengamati dari jarak yang membuatnya merasa aman.
Setiap bayi memiliki karakter dan tingkat kenyamanan yang berbeda. Jadi, proses untuk mengenal orang baru juga bisa membutuhkan waktu yang berbeda.
2. Biarkan bayi tetap dekat dengan Mama

Magnific Ketika bertemu orang yang belum dikenalnya, bayi biasanya akan merasa lebih nyaman jika tetap berada di pangkuan atau pelukan Mama. Lisa M. Asta, M.D., profesor klinis bidang pediatri di University of California, San Francisco, menjelaskan bahwa perhatian dari orang lain yang terlalu banyak dapat terasa berlebihan bagi bayi.
Oleh karena itu, biarkan orang baru mengajak si Kecil berbicara dari jarak yang nyaman tanpa langsung menggendong atau mendekatinya. Dengan begitu, bayi bisa perlahan mengamati wajah dan mendengar suara orang tersebut sambil tetap berada dekat dengan Mama.
3. Tunjukkan bahwa orang baru tersebut aman

Magnific Saat memperkenalkan si Kecil kepada orang baru, Mama bisa menggunakan suara yang tenang dan lembut. Bahasa tubuh yang menenangkan juga dapat membantu bayi memahami bahwa orang yang ada di dekatnya bukan sesuatu yang perlu ditakuti.
Cara Mama merespons situasi tersebut dapat membantu si Kecil merasa lebih nyaman ketika perlahan mengenal orang baru.
4. Dampingi bayi saat bertemu pengasuh baru

Magnific Jika orang yang baru ditemui adalah pengasuh atau seseorang yang nantinya akan menghabiskan waktu berdua dengan si Kecil, Mama bisa mengatur beberapa kali pertemuan terlebih dahulu.
Pada pertemuan tersebut, Mama tetap berada di dekat bayi sehingga dapat mendampinginya selama proses beradaptasi. Dengan begitu, si Kecil memiliki waktu untuk mengenal orang tersebut sebelum harus menghabiskan waktu berdua dengannya.
5. Berikan respons yang lembut saat bayi menangis

Magnific Menangis merupakan salah satu cara bayi menunjukkan ketidaknyamanannya ketika berhadapan dengan orang yang belum dikenalnya. Jika si Kecil mulai menangis, Mama bisa merespons dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Rasa tidak nyaman yang ditunjukkan bayi sebaiknya tidak diabaikan. Menurut Ari Brown, M.D., salah satu penulis buku Baby 411: Clear Answers and Smart Advice for Your Baby's First Year, rasa takut pada orang asing merupakan hal yang normal dalam perkembangan bayi dan Mama tidak perlu sampai menghentikan seluruh aktivitas sehari-hari karenanya.
6. Kenalkan bayi dengan orang baru secara bertahap

Magnific Mama juga bisa memberikan lebih banyak kesempatan kepada si Kecil untuk bertemu dengan orang baru. Pengalaman tersebut dapat membantunya terbiasa bertemu dengan orang yang berbeda.
Meski begitu, Mama tidak perlu memaksanya untuk langsung akrab. Lisa menyebut rasa takut pada orang asing juga dapat menjadi tanda bahwa bayi memiliki keterikatan yang sehat dengan pengasuh utamanya, yang penting untuk perkembangan emosionalnya.
Jadi, biarkan si Kecil mengenal orang baru sesuai dengan ritmenya karena setiap bayi memiliki tingkat kenyamanan dan sifat yang berbeda dalam bersosialisasi.
Nah, itu tadi enam cara efektif membantu bayi merasa aman saat bertemu orang baru. Semoga informasi ini dapat membantu, ya, Ma!




















