9 Obat Tradisional Ruam Pipi Bayi yang Bisa Dibuat di Rumah, Mudah!

Mulai dari minyak zaitun, minyak kelapa hingga lidah buaya ternyata bisa meringankan ruam lho

27 Januari 2021

9 Obat Tradisional Ruam Pipi Bayi Bisa Dibuat Rumah, Mudah
Pexels/kelvinocta16

Kulit bayi apalagi yang baru berusia beberapa bulan sangat sensitif dengan lingkungan ataupun produk perawatan bayi. Oleh karenanya kulit bayi rentan mengalami iritasi dan ruam. Apalagi jika ruamnya muncul di wajah, mungkin Mama akan panik dan bertanya-tanya penyebab dan cara mengatasinya.

Timbulnya ruam ini biasa terjadi karena kulit bayi sedang menyesuaikan dan beradaptasi dengan lingkungan barunya. Namun jangan khawatir, sebelum ke dokter untuk pengobatan lebih lanjut, Mama bisa mengurangi atau meredakan ruam pipi pada bayi dengan bahan-bahan yang ada di rumah.

Bagaimana caranya? Dikutip dari Firts Cry, berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai obat tradisional ruam pipi bayi:

1. Oatmeal

1. Oatmeal
Freepik/user788993

Oatmeal dikenal bisa membantu meredakan iritasi yang disebabkan oleh gatal pada kulit. Hal itu karena oatmeal sendiri mengandung senyawa avenanthramides yang bersifat anti-inflamasi. 

Cara membuat campuran oatmeal menjadi obat ruam pipi bayi yakni:

  • Ambil sekitar satu mangkuk oatmeal organik.
  • Campurkan dengan air secukupnya hingga kental.
  • Jika ingin lebih halus, masukkan ke blender dan oleskan pada kulit bayi.
  • Bersihkan dari kulit ketika sudah agak kering.

Namun, sebelum mengaplikasikannya ke wajah bayi secara langsung, Mama bisa oleskan sedikit dan tempelkan di lengannya untuk memeriksa kemungkinan alergi. Jika bayi tidak alergi terhadap gandum, maka Mama bisa menggunakan ini untuk mengobati ruam kulit di wajahnya.

2. Teh chamomile

2. Teh chamomile
Pixabay/congerdesign

Teh chamomile mengandung antioksidan yang membantu mendesinfeksi luka dan mengurangi ruam kulit. Tergantung pada ukuran ruam, Mama mungkin perlu menggunakan 1-2 kantong teh chamomile untuk meredakan ruam pada kulit bayi.

Caranya, masukkan kantung teh chamomile dalam air panas. Ketika air sudah hangat, keluarkan kantung teh dari wadah dan letakkan di wajah bayi. Pastikan kantong teh tidak terlalu panas ya untuk kulit bayi.

3. Yoghurt

3. Yoghurt
Freepik/Racool-studio

Ruam kulit atau eksim terjadi karena tidak berfungsinya sistem kekebalan tubuh untuk menyesuaikan dengan lingkungan. Dikutip dari Firts Cry, bakteri yang ditemukan dalam yoghurt dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh di kulit. 

Pada saat yang sama, yoghurt juga bisa meringankan gejala ruam seperti gatal pada kulit. Caranya cukup tempelkan youghurt pada kulit bayi yang mengalami ruam. Namun, pastikan jika bayi mama tidak menunjukkan reaksi alergi pada yoghurt ya!

Editors' Picks

4. Kulit pisang

4. Kulit pisang
Freepik

Kulit pisang mungkin kurang familiar digunakan untuk pengobatan. Menurut Firts Cry, kulit pisang ini dapat membantu mengurangi ruam pada kulit, lho.

Caranya, dinginkan kulit pisang dalam lemari es selama sekitar satu jam atau lebih. Kemudian, oleskan bagian dalam kulit pisang berupa potongan-potongan kecil ke area kulit yang terkena ruam. 

Perlu digaris bawahi bahwa kulit pisang tidak membantu untuk menghilangkan secara keseluruhan ruamnya. Khasiat dari kulit pisang hanya membantu melembapkan kulit sehingga membuat bayi lebih nyaman.

5. Daun neem

5. Daun neem
Unsplash/sayonkumar

Neem telah digunakan selama berabad-abad di India karena manfaatnya yang luar biasa untuk kulit. Daun neem memiliki sifat antijamur dan antiinflamasi yang membantu mengobati dan meringankan ruam kulit. 

Caranya, campurkan daun neem dengan air lalu haluskan dengan blender hingga berbentuk pasta. Oleskan pasta pada area yang terkena ruam. Jangan lupa sebelum mencoba ke kulit wajah bayi, oleskan sedikit ke lengan bayi untuk mengetes alergi ya.

6. Lidah buaya

6. Lidah buaya
Pixabay/casellesingold

Lidah buaya jadi salah satu tumbuhan sejuta manfaat untuk perawatan kulit, dan karena itulah banyak skincare memiliki kandungan tanaman ini sebagai bahan utamanya. Lidah buaya mengandung sifat antimikroba, anti-inflamasi, dan emolien. 

Namun, Jangan mengaplikasikan lansung lidah buaya ke kulit bayi. Dikhawatirkan bisa berdampak negatif karena kulit bayi masih sangat sensitif. Alternatif untuk menggunakan lidah buaya yakni mengekstrak gel lidah buaya dari daun secara langsung. 

7. Minyak zaitun

7. Minyak zaitun
Freepik/racool_studio

Selain lidah buaya, minyak zaitun juga dipandang banyak orang sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk penyembuhan. Minyak zaitun berperan sebagai pembersih alami dan bisa menghilangkan racun dan alergen yang tidak diinginkan dari kulit. 

Pasalnya, minyak zaitun sendiri mengandung oleocanthal yang mampu meredakan peradangan yang terjadi pada kulit. Selain itu, minyak zaitun juga mengandung antioksidan dan vitamin E yang mendukung proses pembaruan dan penyembuhan kulit.

8. Mentimun

8. Mentimun
Freepik/8photo

Mentimun memiliki kandungan antiinflamasi yang membantu mengurangi ruam kulit di wajah. Oleh karenanya, mentimun bisa diaplikasikan bagi orang yang memiliki kulit sensitif, salah satunya adalah bayi mama. Mentimun dapat dicampur dengan oatmeal untuk membentuk pasta kental yang bisa diaplikasikan untuk membantu meringankan gejala ruam.

Namun, Mama juga harus berhati-hati karena mentimun bisa berpotensi menyebabkan iritasi. Sehingga sebelum mengaplikasikan langsung harus melakukan tes dengan menempelkan bagian kecil di lengan bayi untuk mengecek alerginya.

9. Minyak kelapa

9. Minyak kelapa
Freepik

Selain minyak zaitun, ada satu minyak yang bisa Mama gunakan juga untuk mengurangi ruam pipi pada bayi. Obat tersebut adalah minyak kelapa yang selama berabad-abad sudah digunakan sebagai pelembap kulit.

Minyak kelapa memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi, tapi juga bersifat antiseptik dan anti-inflamasi. Namun, sebelum mencobanya langsung harus mengujinya terlebih dahulu di lengan bagian dalam untuk melihat reaksi alergi. Jika ternyata terjadi iritasi, jangan menggunakannya.

Itulah tadi sejumlah obat tradisional ruam pipi bayi yang bisa Mama gunakan di rumah. Jika ruam terjadi dan semakin parah maka segera bawa bayi ke dokter untuk mendapatkan penanganan ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.