Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Amankah Bayi Makan MPASI Instan? Begini Penjelasannya
Ilustrasi bubur bayi MPASI (Magnific)
  • MPASI buatan sendiri dinilai terbaik karena mengenalkan rasa dan tekstur makanan serta kaya nutrisi, tetapi proses pembuatannya membutuhkan waktu.
  • MPASI instan menjadi alternatif praktis bagi orangtua yang sibuk bekerja atau bepergian karena mudah didapat dan cepat disiapkan.
  • Keamanan MPASI instan diatur lembaga kesehatan kredibel di Indonesia dan dunia, sehingga dapat diberikan pada bayi dalam kondisi tertentu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    MPASI instan dapat diberikan kepada bayi sebagai pilihan praktis, asalkan memenuhi standar keamanan dan nutrisi serta tidak dijadikan makanan utama atau satu-satunya asupan harian.
  • Who?
    Bayi sebagai konsumen MPASI, orang tua sebagai pemberi makanan, dr. Jovita Amelia, MSc, Sp.GK, serta Ikatan Dokter Anak Indonesia disebut dalam penjelasan mengenai pemberian MPASI.
  • Where?
    MPASI instan dapat digunakan di rumah, terutama ketika orang tua memiliki keterbatasan waktu, sedang bekerja, atau bepergian. dr. Jovita Amelia berpraktik di Ciputra Healthcare.
  • When?
    MPASI instan dapat digunakan pada kondisi tertentu ketika makanan pendamping buatan sendiri sulit disiapkan. Pemberiannya tidak dianjurkan terlalu sering dalam konsumsi harian bayi.
  • Why?
    MPASI instan dipilih karena praktis dan cepat diperoleh, sementara bayi tetap memerlukan bahan alami untuk mengenal variasi rasa, tekstur, aroma, serta memperoleh ragam gizi.
  • How?
    Pilih produk berizin BPOM, sesuai usia bayi, tinggi zat besi, zinc, dan vitamin; periksa label nutrisi, kedaluwarsa, serta segel. Pastikan produk steril dan bebas pengawet, pewarna, atau perasa buatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bubur bayi instan boleh dimakan bayi saat Mama sibuk atau pergi. Bubur ini harus aman, bersih, dan punya izin BPOM. Tapi bayi jangan makan bubur instan terus. Bayi juga perlu makanan asli supaya kenal rasa dan tekstur. Mama harus lihat umur bayi, isi gizi, tanggal habis, dan kemasannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah keterbatasan waktu orangtua, MPASI instan dapat memberi ruang praktis untuk tetap memenuhi kebutuhan asupan bayi, selama dipilih secara cermat. Produk yang memenuhi ketentuan khusus, berizin BPOM, dan memiliki nutrisi sesuai kebutuhan dapat melengkapi asupan, sambil makanan alami tetap memperkenalkan beragam rasa, tekstur, dan aroma.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Membuat MPASI untuk bayi memang cukup banyak tahapannya dan memakan waktu. Hal ini yang membuat bubur bayi instan kerap jadi pilihan yang lebih praktis.

Meski demikian, MPASI buatan sendiri masih dianggap sebagai pilihan terbaik yang bukan hanya mengenalkan rasa dan tekstur makanan, tetapi juga kaya akan nutrisi.

Baik MPASI buatan atau instan memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena banyak yang menganggap buatan sendiri lebih baik, lantas MPASI instan apakah aman diberikan pada bayi?

Yuk, simak penjelasan selengkapnya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini seputar amankah bayi diberi MPASI instan.

MPASI Instan Jadi Pilihan yang Lebih Praktis

Ilustrasi bayi makan MPASI (Unsplash/Hui Sang)

MPASI yang dibuat sendiri dari bahan real food memang jadi pilihan terbaik bagi buah hati. Namun, pembuatannya yang memakan waktu cukup lama membuat banyak orangtua sering kali tidak sempat, apalagi jika sibuk bekerja atau sedang bepergian.

Meski MPASI buatan sendiri tetap jadi pilihan terbaik, MPASI instan masih bisa menjadi pilihan untuk bayi dalam beberapa kondisi. 

Saat tidak banyak waktu di rumah, adanya MPASI instan menjadi pilihan yang lebih praktis dan mudah didapat dengan cepat. MPASI instan yang aman untuk bayi dibuat sesuai dengan ketentuan WHO dan memenuhi standar nutrisi dengan lulus uji edar BPOM. 

Memberi si Kecil MPASI instan pada dasarnya boleh saja, asal tidak terlalu sering dan tidak menjadikannya sebagai makanan utama atau satu-satunya yang dikonsumsi bayi.

MPASI Instan Dibuat Sesuai Ketentuan Khusus

Ilustrasi bayi makan MPASI GTM (Pexels/Vanessa Loring)

Banyak orangtua yang masih khawatir apakah bayi aman mengonsumsi MPASI instan, mengingat bayi biasanya lebih disarankan mengonsumsi bahan alami.

Pembuatan MPASI instan sendiri sebenarnya harus berdasarkan ketentuan khusus yang ditetapkan WHO, Ma. Jika tidak sesuai, MPASI bisa dianggap tidak aman dikonsumsi bayi.

Mengutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, ketentuan yang diterapkan oleh WHO soal MPASI instan atau komersial adalah sebagai berikut:

  • Kandungan zat pengawet aman untuk bayi

  • Dibuat dengan steril

  • Memiliki makro dan mikronutrien sesuai kebutuhan bayi.

MPASI instan sebenarnya juga bisa digunakan untuk melengkapi nutrisi yang dibutuhkan si Kecil. 

Misalnya, jika si Kecil membutuhkan zat besi 11 mg per hari yang terdapat pada 400 gram daging sapi, Mama dapat memberikan MPASI dari daging sesuai dengan kemampuan mencernanya, kemudian sisa zat besi lainnya didapat dari konsumsi MPASI instan.

Jangan Jadikan MPASI Instan Sebagai Makanan Utama

Ilustrasi bayi makan MPASI (Unsplash/NHN)

Seperti makanan instan lainnya, kebanyakan orangtua mungkin berpikir MPASI instan yang cepat dimasak dan tahan lama juga mengandung pengawet. Bahan-bahan yang digunakan pada MPASI instan juga kerap apakah terbuat dari bahan alami atau sintetis. 

MPASI instan sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya makanan si Kecil setiap harinya, Ma. Meskipun praktis dan mengandung nutrisi yang dibutuhkan, si Kecil tetap perlu mengonsumsi real food untuk mengenal berbagai rasa, tekstur, hingga aroma makanan.

Dokter spesialis gizi klinik yang berpraktik di Ciputra Healthcare, dr. Jovita Amelia, MSc, Sp.GK menjelaskan bahwa MPASI bayi lebih disarankan dari bahan alami dibanding instan, sebab bayi perlu mengenal makanan. 

“Disarankan konsumsi MPASI dari bahan alami, karena pasti variasi gizi yang didapatkan banyak, varian tekstur dan rasanya juga beragam,” kata Dokter Jovita saat dihubungi Popmama.com.

Banyak bubur bayi sehat yang kini dibuat dengan bahan organik. Namun, jangan asal termakan dengan label organik, Mama perlu mengetahui proses pembuatannya dan bagaimana kandungan makro dan mikronutrien di dalamnya.

Tips Memilih MPASI Instan yang Aman untuk Bayi

Ilustrasi ibu dan bayi MPASI (Pexels/Helena Lopes)

Pemberian MPASI perlu diperhatikan dengan baik, mulai dari kandungannya, cara pembuatannya, hingga bahan-bahan yang digunakan, sebab asupan bayi sangat penting untuk mendukung tumbuh kembangnya.

MPASI buatan sendiri masih menjadi yang paling disarankan oleh berbagai ahli gizi, karena Mama dapat mengetahui dengan pasti apa yang dikonsumsi si Kecil. Namun, MPASI instan bisa menjadi pilihan yang lebih praktis dalam beberapa kondisi.

Untuk itu, Mama perlu mengetahui cara memilih MPASI yang aman dan memenuhi kebutuhan gizi bayi dengan beberapa tips berikut ini:

  • Perhatikan izin edarnya, pilih MPASI yang terdaftar resmi di BPOM

  • Sesuaikan tahap produk MPASI dengan usia bayi

  • Perhatikan label nutrisi dengan saksama

  • Pilih MPASI yang tinggi zat besi, zinc, dan vitamin

  • Pastikan bebas bahan pengawet, pewarna buatan, atau perasa buatan

  • Periksa tanggal kedaluwarsa dan pastikan segel MPASI aman dan rapat.

Itu dia penjelasan mengenai amankah bayi diberi MPASI instan. 

Memberikan MPASI instan pada si Kecil boleh saja, asal tidak terlalu sering dan tetap memberikan asupan dari bahan alami, Ma.

Curated For You

Editorial Team

Related Article