Peralihan dari ASI ke susu formula menjadi salah satu fase yang perlu diperhatikan, terutama karena sistem pencernaan bayi masih dalam tahap perkembangan.
6 Ciri-Ciri Bayi Sembelit karena Susu Formula, Mama Wajib Tahu

- Peralihan dari ASI ke susu formula dapat mengubah pola BAB bayi karena sistem pencernaannya masih berkembang, termasuk memicu sembelit pada sebagian bayi.
- Tanda sembelit dapat terlihat dari nafsu minum menurun, menangis dan mengejan saat BAB, wajah memerah, serta perut terasa tegang atau tampak membuncit.
- Feses yang keras seperti bola, BAB lebih jarang atau tidak teratur, serta darah pada tinja atau bokong perlu diperhatikan dan dikonsultasikan kepada dokter.
Pada sebagian bayi, perubahan ini dapat memicu sembelit atau membuat frekuensi BAB berubah.
Agar bisa lebih waspada, yuk simak ulasan Popmama.com tentang ciri-ciri bayi sembelit karena susu formula.
Table of Content
1. Nafsu makan berkurang

Pexels/Sarah Chai Healthline menyebut kehilangan nafsu makan sebagai salah satu tanda sembelit pada anak. Pada bayi, tanda ini dapat terlihat dari perubahan saat menyusu.
Si Kecil yang biasanya menyusu dengan lahap mungkin menjadi lebih sedikit minum atau menolak susu karena rasa tidak nyaman pada perut.
2. Kesulitan saat buang air besar

Pexels/Sarah Chai Bayi yang mengalami sembelit biasanya akan terlihat tidak nyaman saat buang air besar.
Melansir Baby Centre, si Kecil bisa lebih sering menangis dan mengencangkan otot di area bokong saat berusaha BAB. Wajahnya pun dapat terlihat memerah karena kesulitan mengeluarkan feses.
3. Terdapat darah pada feses atau bokong

Pexels/William Fortunato Mengutip dari Healthline, munculnya darah pada permukaan tinja atau saat menyeka bokong dapat menjadi salah satu ciri sembelit pada anak.
Tanda ini bisa Mama perhatikan saat membantu membersihkan si Kecil setelah buang air besar.
4. Feses lebih keras

Pexels/Sunvani Hoàng Feses bayi biasanya memiliki tekstur lembut seperti selai kacang.
Namun saat sembelit, Healthline menjelaskan bahwa feses si Kecil dapat berubah menjadi lebih keras, bahkan menyerupai batu atau bola.
5. Frekuensi BAB berkurang atau tidak teratur

Pexels/RDNE Stock project Dilansir dari Firstcry Parenting, salah satu ciri sembelit pada bayi adalah frekuensi BAB yang lebih jarang atau bahkan tidak BAB sama sekali.
Bayi biasanya BAB setidaknya satu kali sehari, sehingga pola BAB yang tidak teratur juga perlu Mama perhatikan.
6. Perut membuncit

Pexels/RDNE Stock project Perubahan pada perut si Kecil juga bisa menjadi tanda yang perlu Mama perhatikan.
Baby Centre menyebutkan bahwa sembelit dapat membuat perut bayi terasa penuh, tegang, dan lebih kencang dari biasanya. Kondisi ini juga dapat membuat perut si Kecil terlihat lebih membuncit.
Itulah beberapa ciri bayi sembelit yang perlu Mama perhatikan, terutama setelah si Kecil mulai mengonsumsi susu formula.
Jika tanda-tanda tersebut muncul, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar si Kecil mendapatkan penanganan yang sesuai ya, Ma.





















