Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Apakah Kimpul Bisa untuk MPASI? Ini Kata Para Dokter dan Ahli!

Apakah Kimpul Bisa untuk MPASI? Ini Kata Para Dokter dan Ahli!
ilustrasi kimpul (pexels.com/Daniel Dan)
  • Kimpul, umbi keluarga talas, dapat digunakan sebagai bahan MPASI dan alternatif kentang karena tekstur serta rasanya mirip setelah direbus atau dikukus.
  • Kimpul mengandung karbohidrat kompleks, serat, pati resisten, kalium, tembaga, vitamin B3, dan rendah lemak; juga mudah dicerna serta bebas gluten.
  • Kimpul harus dimasak hingga matang untuk menghilangkan kristal kalsium oksalat pemicu gatal, lalu bisa dihaluskan menjadi bubur, puree, atau mashed dengan tambahan protein.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kimpul saat ini tengah ramai diperbincangkan sebab dapat diolah menjadi ragam makanan, umumnya diolah sebagai pengganti kentang. Lantas, apakah kimpul juga bisa menjadi bahan MPASI si Kecil?

Melihat banyaknya olahan kimpul mungkin membuat Mama yang sedang menjalani fase MPASI si Kecil penasaran apakah umbi satu ini aman dikonsumsi bayi. 

Kimpul merupakan tanaman umbi-umbian lokal yang masih termasuk keluarga talas. Kimpul dikenal dengan kandungannya yang kaya karbohidrat kompleks, pati, tinggi serat, dan berbagai vitamin dan mineral.

Yuk, simak penjelasan Popmama.com selengkapnya mengenai apakah kimpul bisa untuk MPASI dan penjelasan para ahli dan dokter.

  1. Kimpul sebagai Pengganti Kentang

    Kimpul sebagai Pengganti Kentang
    Sosok Pengguna TikTok yang Memomulerkan Kimpul (tiktok.com/black.sheep8208)

    Belakangan viral di media sosial kalimat “Karena tidak punya kentang, saya ganti dengan kimpul”. Ciri khas ibu Tin asal Bantul, Yogyakarta yang memiliki akun @black.sheep8208 di platform TikTok berhasil membuat banyak orang penasaran dengan kimpul.

    Kimpul dan kentang merupakan tanaman umbi-umbian, namun berasal dari keluarga yang berbeda. Kimpul adalah jenis umbi dari keluarga talas dengan nama Xanthosoma sagittifolium, sementara kentang termasuk suku terong-terongan denga nama Solanum tuberosum L.

    Meskipun dari keluarga yang berbeda, kimpul bisa diolah sebagai pengganti kentang meskipun teksturnya tidak sama persis.

    Menurut dr. Yohan Samudra, Sp.GK, AIFO-K, Spesialis Gizi Klinik yang berpraktik di RS Premier Bintaro mengatakan bahwa kimpul bisa menjadi pilihan bahan untuk MPASI selain kentang.

    “Bisa (sebagai bahan MPASI pengganti kentang), namun secara tekstur kentang rebus lebih lembek dibandingkan kimpul rebus,” kata Dokter Yohan kepada Popmama.com, Jumat (21/8/26).

  2. Tekstur dan Rasa Kimpul

    Tekstur dan Rasa Kimpul
    ilustrasi mashed kimpul (pexels.com/IARA MELO)

    Kimpul yang diolah sebagai pengganti kentang harus direbus atau dikukus terlebih dahulu. Tekstur yang telah direbus atau dikukus akan berubah menjadi lebih padat dibandingkan nasi atau kentang, kimpul menjadi sedikit kenyal dan cukup lengket.

    Kimpul memiliki rasa yang netral, gurih, dan sedikit manis. Saat matang, teksturnya menjadi lembut, pulen, dan sedikit masir seperti talas atau kentang rebus. 

    Kimpul juga memiliki kandungan nutrisi yang tak kalah banyak dari kentang. Ahli Gizi IPB University, Prof. Evy Damayanti bahkan mengatakan kimpul cocok untuk diversifikasi pangan, bahkan layak menjadi bahan pangan pokok masyarakat Indonesia.

    “Talas kimpul/belitung merupakan makanan sumber karbohidrat, rendah lemak, dan indeks glikemiksnya rendah. Talas kimpul juga mengandung zat gizi yang bermanfaat untuk kesehatan,” kata Prof. Evy, dikutip dari laman IPB University. 

  3. Kandungan Nutrisi Kimpul untuk Kesehatan Bayi

    Kandungan Nutrisi Kimpul untuk Kesehatan Bayi
    Ilustrasi ibu dan bayi MPASI (Pexels/Helena Lopes)

    Kimpul juga rendah lemak, rendah kalori, mudah dicerna, dan bebas gluten. Jenis umbi lokal ini juga memiliki indeks glikemiks yang rendah, sehingga dapat menjaga kestabilan energi dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama pada si Kecil.

    Berikut ini beberapa kandungan nutrisi kimpul yang baik untuk kesehatan:

    • Karbohidrat
    • Serat
    • Pati resisten
    • Mineral tembaga dan kalium
    • Vitamin B3
    • Komponen bioaktif (alkaloid, flavonoid, saponin, tannin, steroid, diosgenin dan fenol).

    Berdasarkan penelitian, Prof. Evy mengungkapkan kimpul layak mendapatkan pati resistensi tipe III yang bagus untuk kesehatan karena mencegah penyakit kardiovaskular, kanker kolon, diabetes, obesitas, dan osteoporosis. 

    Kandungan ini juga dapat menyehatkan usus, memudahkan penyerapan zat gizi mikro, hingga meningkatkan jumlah mikroorganisme probiotik dalam tubuh si Kecil, Ma.

    Sependapat dengan Prof. Evy, Dokter Yohan menyebut kimpul memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan umbi-umbian lainnya.

    ”Kandungan gizi dan serat pada kimpul kurang lebih sama dengan umbi-umbi lainnya seperti ubi dan kentang, mengandung vitamin dan mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, mangan, dan tembaga,” tambah dokter lulusan Universitas Diponegoro tersebut. 

  4. Mengolah Kimpul Sebagai Kreasi MPASI Bayi

    Apakah Kimpul Bisa untuk MPASI? Ini Kata Para Dokter dan Ahli!
    Ilustrasi bubur bayi MPASI (Magnific)

    Ahli gizi ibu dan anak sekaligus dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Lailatul Muniroh, S.KM, M.Kes juga menyoroti kimpul cocok dijadikan tepung. Ia menyarankan diversifikasi pangan dari kimpul bisa dibuat menjadi cookies, biskuit, brownies, cake, bolu, pancake, dan lainnya.

    ”Kimpul bisa dijadikan tepung. Tepung inilah yang menjadi olahan paling potensial karena dapat mensubstitusi terigu dan digunakan untuk berbagai macam bahan,” kata Lailatul, dikutip dari laman Universitas Airlangga.

    Dosen program studi ilmu gizi tersebut juga menambahkan bahwa tepung dari kimpul bisa dikombinasikan dengan sumber protein, sehingga menjadi bubur, MPASI, biskuit fortifikasi, dan lainnya.

    Cara memasak kimpul untuk berbagai olahan MPASI bisa dihaluskan dan disaring, lalu ditambahkan kaldu atau ASI untuk menghasilkan tekstur yang lembut seperti bubur atau puree. 

    Perlu diingat, kimpul memiliki kandungan senyawa oksalat yang memicu rasa gatal jika tidak diolah dengan matang. Untuk itu, pastikan tidak menyentuh getah kimpul langsung dengan tangan dan memasaknya hingga matang merata.

    Itu dia penjelasan mengenai apakah kimpul bisa untuk MPASI. Kandungan nutrisinya melimpah dan aman dikonsumsi bayi.

    Yuk kreasikan kimpul MPASI untuk bayi Mama!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More