Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

6 Tanda Bayi Terlalu Banyak Minum Susu, Mama Perlu Tahu

6 Tanda Bayi Terlalu Banyak Minum Susu, Mama Perlu Tahu
Magnific/Magnific
  • Overfeeding dapat terjadi pada bayi yang menyusu langsung maupun memakai botol, ketika asupan susu melebihi kemampuan tubuhnya menerima.
  • Tandanya meliputi gelisah, muntah atau gumoh, menolak susu, batuk atau tersedak saat minum, serta perut kencang dan kembung.
  • Kenaikan berat badan yang sangat cepat perlu diperhatikan; bila bayi terus muntah atau sangat tidak nyaman, konsultasikan ke dokter anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Melihat bayi menyusu dengan lahap tentu bisa membuat Mama merasa lega karena kebutuhan nutrisinya terpenuhi dan menjadi momen berharga bagi orangtua.

Dalam kondisi tertentu, bayi juga bisa mengalami overfeeding, yaitu ketika si Kecil mendapat susu melebihi jumlah yang dapat diterima oleh tubuhnya.

Kondisi ini dapat terjadi baik pada bayi yang menyusu langsung maupun minum susu menggunakan botol.

Agar Mama tidak keliru membedakan bayi yang masih lapar dan sudah kenyang, berikut Popmama.com rangkum tanda bayi terlalu banyak minum susu yang perlu diperhatikan.

  1. 1. Menunjukkan ketidaknyamanan

    Menunjukkan ketidaknyamanan
    Magnific/onlyyouqj

    Melansir Baby Centre, bayi yang terlalu banyak minum susu dapat merasa tidak nyaman dan gelisah karena perutnya terlalu penuh.

    Untuk membantu meredakannya, Mama bisa memandikan si Kecil dengan air hangat sambil menggerakkan kedua kakinya secara perlahan seperti gerakan mengayuh sepeda.

  2. 2. Muntah atau gumoh

    Muntah atau gumoh
    Magnific/Magnific

    Menurut The Bump, bayi yang minum susu terlalu banyak atau terlalu cepat dapat mengalami muntah atau gumoh.

    Hal ini terjadi karena lambung si Kecil yang masih kecil belum mampu menampung susu dalam jumlah berlebihan. Akibatnya, susu bisa kembali keluar melalui mulut, bahkan hingga hidung.

  3. 3. Menolak susu lagi

    Menolak minum susu lagi
    Magnific/rawpixel.com

    Samitivej Hospital menyebutkan, bayi yang sudah terlalu banyak minum susu dapat menunjukkan tanda kenyang dengan menolak susu berikutnya.

    Si Kecil mungkin melepas puting, menolak botol, atau berhenti menyusu meski sebelumnya masih terlihat lahap. Saat bayi mulai menunjukkan tanda kenyang, Mama sebaiknya tidak memaksanya untuk kembali minum.

    Cukup ikuti isyarat dari si Kecil dan berikan susu kembali ketika ia mulai menunjukkan tanda lapar.

  4. 4. Batuk atau tersedak saat minum susu

    Batuk atau tersedak saat minum susu
    Magnific/onlyyouqj

    Mengutip Baby Centre, batuk atau tersedak saat menyusu dapat terjadi ketika aliran susu terlalu deras sehingga bayi kesulitan mengatur proses mengisap dan menelan.

    Kondisi ini juga bisa menjadi tanda bahwa si Kecil menerima susu lebih cepat atau lebih banyak dari yang mampu ditanganinya.

  5. 5. Perut terasa kencang dan terlihat kembung

    Perut terasa kencang dan terlihat kembung
    Magnific/Magnific

    Coba perhatikan kondisi perut si Kecil setelah menyusu. Jika perut terlihat lebih membuncit, terasa kencang, dan bayi menjadi rewel, bisa jadi ia merasa terlalu kenyang.

    Samitivej Hospitals mencatat bahwa perut yang terasa kencang dan sangat kembung, terutama disertai tangisan setelah menyusu, termasuk tanda yang dapat muncul pada over breastfeeding.

  6. 6. Berat badan naik dengan cepat

    Berat badan naik dengan cepat
    Magnific/Magnific

    Kenaikan berat badan memang menjadi salah satu tanda bahwa bayi mendapatkan nutrisi yang cukup. Namun, peningkatan berat badan yang berlangsung sangat cepat juga perlu diperhatikan.

    Samitivej Hospitals menyebutkan bahwa kenaikan berat badan bayi yang lebih cepat dari normal dapat menjadi salah satu tanda over breastfeeding.

    Meski begitu, berat badan sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan karena setiap bayi memiliki pola tumbuh dan kebutuhan susu yang berbeda.

    Jika bayi terus muntah atau tampak sangat tidak nyaman setelah minum susu formula, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak agar kondisi si Kecil dapat diperiksa lebih lanjut.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More