Ilustrasi bayi makan MPASI (Unsplash/Hui Sang)
Abon merupakan makanan olahan yang terbuat dari daging hewani. Meskipun memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang bayi, konsumsinya tidak boleh terlalu sering, Ma.
Dokter spesialis gizi klinik, dr. Jovita Amelia, M. Sc, Sp. GK mengatakan bahwa abon sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas untuk MPASI bayi.
“Abon boleh tapi karena abon umumnya tinggi kandungan gula serta natrium, maka sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas atau pilih abon untuk anak, kandungannya terdiri dari protein, lemak, dan karbohidrat,” kata Dokter Jovita saat dihubungi Popmama.com.
Kandungan nutrisi pada abon, baik abon sapi, ayam, atau ikan memiliki kandungan yang tidak sebanyak daging asli. Untuk itu, abon lebih disarankan menjadi bahan tambahan, bukan sebagai menu atau lauk utama MPASI si Kecil, Ma.
Dokter spesialis tamatan Universitas Indonesia yang juga berpraktik di Ciputra Hospital CitraGarden City tersebut juga menambahkan, bahwa nutrisi yang paling penting untuk tumbuh kembang bayi yang harus terpenuhi adalah karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral. Jadi, MPASI yang akan dikonsumsi bayi harus memenuhi kandungan nutrisi tersebut.