Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bolehkah Memberi MPASI sambil Bermain agar Anak Mau Makan?
Pexels/Vanessa Loring
  • Dari buku dr. Meta Hanindita menganjurkan pemberian MPASI tidak sambil bermain, alasannya karena waktu makan sebaiknya bebas distraksi.

  • Anak perlu belajar membedakan waktu makan dan bermain agar tidak terbiasa membutuhkan hiburan atau pengalih perhatian saat makan.

  • Orangtua dapat membiasakan anak duduk fokus di meja makan dalam suasana tenang untuk memahami rutinitas serta ritme waktu makan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memberikan MPASI kepada bayi tidak selalu menjadi hal yang mudah bagi orangtua. Ada kalanya si Kecil menolak membuka mulut, mudah terdistraksi, atau hanya mau makan ketika diajak melakukan aktivitas lain.

Berbagai cara pun dilakukan agar anak mau makan, salah satunya dengan mengajak bermain selama menyuapkan makanan. Mainan, buku, hingga aktivitas sederhana di sekitar rumah terkadang digunakan sebagai pengalih perhatian agar anak tetap mau menerima suapan.

Cara tersebut mungkin terlihat membantu, terutama ketika orangtua merasa yang terpenting adalah anak mau makan dan mendapatkan asupan yang cukup. Namun, apakah kebiasaan memberikan MPASI sambil bermain sebenarnya baik untuk diterapkan?

Ternyata, waktu makan sebaiknya tidak disertai distraksi. Hal ini dijelaskan oleh dr. Meta Hanindita, Sp.A.(K) dalam bukunya, Mommyclopedia: 600 Mitos & Fakta tentang Bayi, Anak dan Remaja.

Lantas, mengapa orangtua sebaiknya membiasakan anak untuk fokus saat makan? Berikut Popmama.com rangkum penjelasannya.

1. MPASI sebaiknya diberikan tanpa distraksi

Pexels/MART Productions

Dalam bukunya, dr. Meta menyebut tidak dianjurkan memberikan MPASI sambil bermain. Menurutnya salah satu aturan penting yang perlu diterapkan saat makan adalah tidak adanya distraksi.

“Salah satu aturan yang penting untuk diterapkan adalah tidak adanya distraksi saat makan. Dengan membiasakan anak untuk disiplin dan fokus pada makanannya, ia akan memahami pola dan ritme waktu yang teratur,” jelas dr. Meta.

Artinya, meskipun mengajak anak bermain selama makan mungkin membuatnya lebih mudah membuka mulut, orangtua sebaiknya tetap membiasakan si Kecil untuk fokus pada makanan yang sedang dikonsumsinya.

2. Waktu makan perlu dibedakan dari waktu bermain

Pexels/kaboompics.com

Sejak mulai mendapatkan MPASI, anak juga sedang belajar mengenal berbagai kebiasaan dan rutinitas, termasuk memahami bahwa ada waktu untuk makan dan ada waktu untuk bermain.

Jika aktivitas bermain selalu dilakukan bersamaan dengan waktu makan, anak dapat terbiasa menganggap bahwa makan perlu disertai hiburan atau pengalih perhatian.

Karena itu, orangtua dapat menciptakan suasana makan yang tenang dan nyaman. Biarkan anak mengenali makanan di hadapannya serta menikmati proses makan tanpa perlu mengandalkan mainan sebagai distraksi.

3. Biasakan anak fokus pada makanannya

Pexels/Stephen Andrews

Membangun kebiasaan makan yang baik tentu membutuhkan proses. Orangtua mungkin menghadapi fase ketika anak tidak langsung mau makan atau mudah kehilangan perhatian.

Namun, kondisi tersebut tidak selalu harus diatasi dengan memberikan distraksi. Orangtua dapat perlahan membiasakan anak untuk tetap berada di meja makan dan fokus pada makanan yang diberikan.

Dengan kebiasaan tersebut, anak dapat belajar mengenali waktu makan sebagai bagian dari rutinitas hariannya. Hal ini juga sesuai dengan penjelasan dr. Meta bahwa membiasakan anak disiplin dan fokus pada makanan dapat membantu anak memahami pola dan ritme waktu yang teratur.

Itulah tadi informasi mengenai apakah boleh memberikan MPASI sambil bermain biar anak mau makan dari dr. Meta Hanindita, Sp.A.(K). Semoga membantu!

Curated For You

Editorial Team

Related Article