Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Cara Memilih Skincare yang Aman untuk Kulit Anak

8 Cara Memilih Skincare yang Aman untuk Kulit Anak
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Intinya Sih
  • Memilih skincare bayi sesuai jenis kulit, seperti sensitif, kering, berminyak, atau normal.

  • Memeriksa kandungan produk, memilih formula lembut dengan pH seimbang, memastikan label hypoallergenic dan dermatologist tested.

  • Orangtua disarankan mengecek kemasan dan masa pakai produk, melakukan tes kecil pada kulit bayi sebelum pemakaian rutin.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Tidak hanya orang dewasa, bayi juga membutuhkan produk perawatan tubuh untuk membantu menjaga kebersihan dan kesehatan kulitnya. Namun, memilih skincare untuk bayi tidak bisa dilakukan sembarangan. Melansir Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), meskipun struktur kulit bayi mirip dengan kulit orang dewasa, tingkat kematangan fungsi kulitnya masih belum sempurna.

Kulit bayi, terutama yang baru lahir, cenderung lebih halus, lembut, dan belum memiliki perlindungan maksimal dari sistem imun tubuh. Karena itu, orangtua perlu lebih teliti dalam memilih produk perawatan agar kulit bayi tetap sehat dan terhindar dari iritasi.

Berikut Popmama.com siapkan cara memilih skincare yang aman untuk kulit anak. Yuk, simak, Ma!

Table of Content

1. Kenali jenis kulit si Kecil

1. Kenali jenis kulit si Kecil

Pahami Jenis Kulit Anak
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Setiap bayi memiliki kondisi kulit yang berbeda, sehingga Mama perlu mengetahui tipe kulit si Kecil sebelum memilih skincare. Hal ini penting, karena produk yang cocok untuk satu bayi belum tentu sesuai untuk bayi lainnya, terutama jika kulit bayi mudah mengalami iritasi atau memiliki kondisi tertentu.

Beberapa tipe kulit yang umum ditemui antara lain:

  1. Kulit sensitif
    Kulit bayi mudah mengalami kemerahan, ruam, atau iritasi akibat produk tertentu maupun faktor lingkungan. Untuk tipe kulit ini, sebaiknya pilih skincare dengan formula lembut, bebas pewangi, dan minim bahan kimia tambahan.

  2. Kulit berminyak
    Meski lebih jarang terjadi pada bayi, kulit berminyak dapat membuat pori-pori lebih mudah tersumbat dan memicu munculnya bruntusan. Karena itu, pilih produk dengan tekstur ringan dan tidak terlalu banyak mengandung minyak.

  3. Kulit kering
    Kulit kering biasanya terasa kasar, mudah mengelupas, dan tampak kurang lembap. Pada kondisi ini, Mama dapat memilih skincare yang mengandung pelembap lembut untuk membantu menjaga hidrasi kulit bayi.

  4. Kulit normal
    Kulit normal umumnya terasa lembut, halus, dan tidak mudah mengalami masalah kulit tertentu. Meski begitu, kulit bayi tetap membutuhkan produk perawatan dengan kandungan ringan agar keseimbangan kulitnya tetap terjaga.

2. Perhatikan kandungan dalam produk

Penting Memerhatikan Kandungan Produk sebelum Membeli
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Sebelum membeli skincare unttuk si Kecil, Mama sebaiknya membaca label kemasan terlebih dahulu agar kandungan di dalamnya lebih aman untuk kulit si Kecil.

Beberapa kandungan yang sebaiknya dihindari dalam produk skincare  bayi, di antaranya:

  • Pewangi dan pewarna buatan karena dapat memicu iritasi pada kulit sensitif

  • Alkohol yang berisiko membuat kulit bayi menjadi lebih kering

  • Paraben dan phthalate yang sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam produk perawatan or

  • Kandungan antibakteri atau antimikroba berlebihan yang dapat mengganggu perlindungan alami kulit bayi

3. Sesuaikan dengan pH kulit bayi

Sesuaikan dengan pH Kulit Bayi
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Kulit bayi memiliki pH alami sekitar 5,5 sehingga membutuhkan produk yang lembut dan tidak mengganggu keseimbangan kulitnya. Produk dengan pH yang terlalu tinggi dapat membuat kulit bayi menjadi lebih kering, sensitif, bahkan lebih mudah iritasi.

Karena itu, Mama disarankan memilih skincare  dengan pH yang mendekati pH alami kulit bayi agar lapisan pelindung kulit tetap terjaga dan kelembapannya tidak mudah hilang.

4. Pilih produk yang sudah teruji dermatologis dan hypoallergenic

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Produk dengan label dermatologist tested menandakan bahwa skincare  tersebut telah melalui pengujian pada kulit sebelum dipasarkan. Pengujian ini dilakukan untuk membantu memastikan produk memiliki tingkat keamanan dasar saat digunakan pada kulit bayi.

Selain itu, label hypoallergenic juga penting diperhatikan karena menunjukkan bahwa produk diformulasikan dengan risiko alergi yang lebih rendah. Produk dengan kedua label ini umumnya lebih aman digunakan untuk bayi yang memiliki kulit sensitif.

5. Cek kondisi kemasan dan masa pakai sebelum membeli

Cek kondisi kemasan dan massa pakai sebelum membeli
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Mama sebaiknya memastikan kemasan produk masih dalam kondisi baik dan segelnya belum rusak sebelum membeli.

Jangan lupa untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa agar produk tetap aman digunakan pada kulit bayi. Kemasan yang rusak atau produk yang sudah melewati masa pakai berisiko mengalami kontaminasi bakteri maupun perubahan kandungan.

6. Lakukan tes terlebih dahulu pada kulit bayi

Lakukan tes terlebih dahulu pada kulit bayi
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Sebelum digunakan secara rutin, coba oleskan sedikit produk pada area kecil kulit bayi terlebih dahulu, misalnya di tangan atau kaki. Setelah itu, amati selama beberapa jam hingga satu hari untuk melihat apakah muncul tanda iritasi seperti kemerahan, ruam, atau rasa gatal.

Langkah sederhana ini penting dilakukan untuk membantu memastikan produk cocok dengan kondisi kulit bayi. Selain itu, hindari penggunaan produk pada area sensitif seperti mata, hidung, dan mulut bayi.

7. Baca aturan penggunaan pada kemasan

Baca Aturan Penggunaan pada Kemasan
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Petunjuk penggunaan pada kemasan penting dibaca agar produk digunakan dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan. Penggunaan skincare  yang terlalu banyak atau tidak sesuai aturan justru bisa membuat kulit bayi menjadi lebih sensitif.

Jika bayi sudah berusia di atas enam bulan, Mama juga bisa mulai menggunakan sunscreen khusus bayi saat beraktivitas di luar rumah. Pilih sunscreen yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide serta memiliki perlindungan broad-spectrum untuk membantu melindungi kulit bayi dari paparan sinar UVA dan UVB.

8. Pilih produk skincare dari merek terpercaya

Pilih Produk Skincare dari Merek Terpercaya
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Saat membeli skincare bayi, Mama sebaiknya memilih produk dari merek terpercaya yang sudah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. Hal ini, untuk memastikan produk telah melalui pengawasan keamanan sehingga lebih aman digunakan.

Selain itu, produk dari merek terpercaya umumnya memiliki informasi kandungan, petunjuk penggunaan, serta standar keamanan yang lebih jelas.

Nah, itu tadi cara memilih skincare yang aman untuk kulit anak. Jangan salah memilih skincare untuk si Kecil, Mama!

Share Article
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara

Related Articles

See More