Melansir Tresillian, camilan biasanya mulai diperkenalkan saat bayi berusia sekitar 9 bulan, tepat ketika mereka sudah makan 3 kali sehari dan mulai menguasai pincer grip.
Pincer grip adalah kemampuan menjepit makanan kecil dengan ibu jari dan telunjuk. Pada tahap ini, bayi umumnya menikmati satu camilan di pagi hari dan satu lagi di sore hari.
Mengutip UNICEF, camilan sederhana seperti buah yang dihaluskan sebenarnya sudah bisa mulai dikenalkan sejak bayi berusia 6-8 bulan, selama menu MPASI utamanya sudah berjalan lancar.
Jadi ada sedikit perbedaan pandangan di sini, tapi intinya tetap sama, yaitu camilan baru diberikan setelah kebutuhan makan utama tercukupi, bukan untuk menggantikannya.
Menurut NHS, bayi di bawah usia 12 bulan sebenarnya belum benar-benar membutuhkan camilan. Kalau si kecil terlihat lapar di antara jam makan, memberikan ASI atau susu formula tambahan biasanya sudah cukup.
Camilan diberikan 2 kali sehari, baru direkomendasikan secara rutin setelah bayi Mama menginjak usia 1 tahun. Biasanya camilan yang diberikan disesuaikan dengan usia si Kecil.
Jadi, kesimpulannya, usia yang paling aman untuk mulai mengenalkan camilan adalah saat bayi sudah terbiasa makan MPASI dengan baik, biasanya di rentang 8-9 bulan, dan camilan sepenuhnya menjadi kebutuhan rutin setelah usia 1 tahun.