Melihat lonjakan kasus yang cukup signifikan, pemerintah melalui Kemenkes telah melakukan berbagai langkah strategis untuk menekan penyebaran. Adapun langkah-langkah yang dilakukan antara lain:
1. Memperkuat surveilans
Penyelidikan epidemiologi dilakukan maksimal 24 jam setelah penemuan kasus untuk mencegah penyebaran lebih luas.
2. Intensifikasi imunisasi
Pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) di wilayah KLB serta imunisasi kejar di daerah dengan cakupan rendah. Target imunisasi dikejar hingga Juni 2026 dengan fokus pada anak balita.
3. Skrining di pintu masuk negara
Pemeriksaan kesehatan diperketat bagi pelaku perjalanan internasional untuk mencegah importasi kasus.
4. Edukasi masyarakat
Mengimbau orangtua segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, dan ruam merah, serta memastikan imunisasi anak lengkap.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat menekan angka kasus sekaligus mencegah terjadinya KLB lanjutan di berbagai daerah.
Nah, itu dia informasi tentang kasus campak di Indonesia tertinggi kedua di dunia. Yuk, lakukan vaksinasi untuk mencegah kejadian ini.