Memasuki usia pra-remaja, wajar kok Ma jika si Anak mulai memerhatikan sekelilingnya dan sesekali merasa tertinggal dari teman-temannya.
Sebagai orangtua, Mama mungkin ikut cemas saat melihat rasa percaya diri anak luntur akibat kebiasaan membandingkan diri ini.
Namun jangan khawatir Ma, selalu ada cara bijak untuk merangkul emosi tersebut dan mengubahnya menjadi motivasi yang positif.
Kali ini sudah popmama.com rangkum cara yang bisa Mama terapkan agar anak berhenti membandingkan diri dan kembali fokus pada potensinya.
Yuk, disimak Ma.
