Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Deretan Panggilan Kakak Adik dalam Bahasa Malaysia, Punya Keunikan

3 min read
Deretan Panggilan Kakak Adik dalam Bahasa Malaysia, Punya Keunikan
Pexels/Vika Glitter
  • Bahasa Malaysia memakai panggilan dasar abang untuk kakak laki-laki, kakak untuk saudara perempuan lebih tua, serta adik untuk saudara laki-laki atau perempuan yang lebih muda.

  • Tradisi Melayu mengenal panggilan menurut urutan kelahiran, seperti Along atau Yong untuk sulung, Angah, Alang, Teh, Uda, Anjang, hingga Busu atau Usu untuk bungsu.

  • Sebutan saudara juga berbeda antarwilayah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setiap negara memiliki sebutan tersendiri untuk memanggil anggota keluarga, termasuk kakak dan adik. Di Malaysia, panggilan untuk saudara memiliki kemiripan dengan bahasa Indonesia, tetapi ada beberapa istilah yang berbeda dan menarik untuk diketahui.

Dalam bahasa Malaysia, anak bisa mengenal panggilan seperti abang untuk kakak laki-laki dan kakak untuk saudara perempuan yang lebih tua. Sementara itu, sebutan untuk adik juga bisa berbeda tergantung kebiasaan keluarga dan konteks percakapan.

Selain panggilan untuk kakak dan adik kandung, ada pula sebutan yang digunakan dalam lingkungan keluarga yang lebih luas. Berikut Popmama.com telah merangkum berbagai panggilan kakak adik dalam bahasa Malaysia.

Yuk, disimak!

  1. 1. Panggilan dasar kakak dan adik

    Panggilan dasar kakak dan adik
    Pexels/Kampus Production

    Dalam bahasa Malaysia, panggilan untuk kakak dan adik cukup mudah dikenali karena beberapa istilahnya mirip dengan bahasa Indonesia. Meski begitu, ada sebutan khusus yang digunakan untuk membedakan saudara berdasarkan gender maupun usia.

    Berikut panggilan dasar kakak adik dalam bahasa Malaysia, antara lain:

    • Abang: Kakak laki-laki atau memanggil laki-laki yang lebih tua.
    • Kakak: Kakak perempuan.
    • Adik: Adik (laki-laki atau perempuan).

  2. 2. Panggilan berdasarkan urutan kelahiran (pangkat dalam keluarga)

    Panggilan berdasarkan urutan kelahiran (pangkat dalam keluarga)
    Pexels/cottonbro studio

    Dalam tradisi Melayu di Malaysia, anggota keluarga juga dapat dipanggil berdasarkan urutan kelahiran. Sebutan ini biasanya digunakan untuk menunjukkan posisi seseorang di antara saudara-saudaranya, mulai dari anak sulung hingga anak bungsu.

    Berikut panggilan kakak adik dalam bahasa Malaysia berdasarkan urutan kelahiran, antara lain:

    • Anak Sulung (Pertama) = Along (atau Yong di sebagian wilayah).
    • Anak Kedua (Tengah) = Angah atau Ngah.
    • Anak Ketiga atau Tengah = Alang atau Lang.
    • Anak Keempat atau Kelima (Bergantung daerah) = Teh (dari putih), Uda (muda), atau Anjang (panjang).
    • Anak Bungsu (Paling terakhir) = Busu atau Usu.

  3. 3. Panggilan berdasarkan dialek daerah di Malaysia

    Panggilan berdasarkan dialek daerah di Malaysia
    Pexels/Vika Glitter

    Selain dipengaruhi urutan kelahiran, panggilan untuk kakak dan adik di Malaysia juga dapat berbeda menurut daerah. Setiap daerah memiliki kebiasaan berbahasa tersendiri, sehingga beberapa sebutan khas mungkin lebih sering digunakan di wilayah tertentu.

    Berikut panggilan kakak adik dalam bahasa Malaysia berdasarkan dialek daerah, antara lain:

    • Kedah & Utara = Sering menggunakan panggilan Cek untuk adik perempuan atau panggilan umum bagi anak-anak. Kakak laki-laki juga sering dipanggil Abang Long atau Lông.
    • Perak = Memiliki panggilan khas untuk kakak perempuan tertua, yaitu Yong, dan kakak laki-laki tertua, yaitu Yeop atau Yop.
    • Kelantan & Terengganu = Kakak laki-laki sering dipanggil Abe (singkatan dari abang), sedangkan kakak perempuan dipanggil Kak atau Mek (untuk anak perempuan/gadis).
    • Negeri Sembilan: Menggunakan istilah Uda untuk anak laki-laki atau perempuan yang berada di urutan tengah.

    Itu dia berbagai panggilan kakak dan adik dalam bahasa Malaysia. Mulai dari sebutan dasar seperti abang, kakak, dan adik hingga panggilan berdasarkan urutan kelahiran dan dialek daerah, setiap istilah memiliki keunikannya sendiri.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More