Setiap anak memiliki cara berbeda dalam merespons berbagai rangsangan di sekitarnya. Bagi anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), rangsangan tertentu terkadang dapat terasa begitu kuat hingga memicu luapan emosi atau tantrum.
Kondisi tersebut mendorong sekelompok mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) menghadirkan inovasi berupa rompi pintar bernama ADAPT-V.
Rompi ini dirancang untuk mendeteksi tanda-tanda stres fisiologis sekaligus memberikan tekanan lembut yang diharapkan dapat membantu anak merasa lebih tenang.
Inovasi tersebut dikembangkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) 2026.
ADAPT-V memanfaatkan konsep Deep Pressure Therapy (DPT), yaitu pemberian tekanan terkontrol pada tubuh yang memberikan sensasi seperti pelukan.
Berikut Popmama.com telah merangkum informasi selengkapnya. Yuk, simak!
