Siswa SD Diduga Jadi Korban Bullying di Barito Utara

- Video dugaan kekerasan terhadap siswa SD di Desa Bintang Ninggi 2, Barito Utara, beredar luas pada 24 Juni 2026; kronologi resmi masih menunggu keterangan pihak terkait.
- Rekaman memperlihatkan sejumlah teman sebaya diduga melakukan kekerasan, sementara anak lain terlihat menonton, merekam dengan ponsel, dan tertawa.
- Masyarakat mendesak sekolah serta dinas pendidikan menangani kasus secara serius, mengutamakan pendampingan korban, pembinaan anak terlibat, dan perlindungan privasi seluruh anak.
Kasus dugaan kekerasan dan perundungan terhadap seorang siswa sekolah dasar di Desa Bintang Ninggi 2, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menjadi sorotan publik. Sebuah video yang memperlihatkan kejadian tersebut beredar luas di media sosial pada Rabu (24/6/2026).
Dalam rekaman, terlihat seorang anak diduga mengalami kekerasan dari sejumlah teman sebayanya.
Beberapa anak yang berada di lokasi justru terlihat menyaksikan, merekam menggunakan ponsel, hingga tertawa. Kronologi lengkap kejadian masih menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait.
Berikut Popmama.com telah merangkum hal yang menjadi sorotan dari kasus dugaan perundungan tersebut.
1. Video dugaan kekerasan beredar luas di media sosial

TikTok.com/panda_tv043 Video yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap seorang siswa SD tersebut menyebar luas di media sosial dan memicu keprihatinan masyarakat.
Rekaman memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban perlakuan tidak pantas dari sejumlah teman sebayanya.
Kejadian tersebut mendapat perhatian karena berlangsung di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat anak merasa aman untuk belajar dan berinteraksi.
Unggahan video juga menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi lingkungan pendidikan serta meminta agar kasus tersebut segera mendapatkan perhatian.
Meski rekaman telah beredar, informasi mengenai kronologi secara lengkap masih perlu menunggu keterangan resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait.
Masyarakat juga diharapkan tidak menyebarkan identitas anak yang terlibat untuk menjaga privasi dan perlindungan mereka.
2. Teman sebaya diduga hanya menonton dan merekam

TikTok.com/racun.ibukbila Respons anak-anak lain yang berada di lokasi turut menjadi perhatian.
Dalam video yang beredar, sejumlah anak terlihat hanya menyaksikan kejadian tersebut. Beberapa di antaranya bahkan diduga merekam menggunakan ponsel dan ada yang tertawa.
Situasi ini menjadi pengingat penting bagi anak untuk memahami apa yang harus dilakukan ketika melihat temannya mengalami kekerasan.
Menonton, merekam, atau menyebarkan video kekerasan bukan tindakan yang dapat membantu korban.
Anak perlu diajarkan untuk segera mencari bantuan dari guru, orangtua, atau orang dewasa yang dipercaya ketika melihat tindakan kekerasan.
Edukasi tersebut penting agar anak mengetahui bahwa meminta pertolongan merupakan langkah yang tepat ketika dirinya maupun orang lain berada dalam situasi berbahaya.
3. Masyarakat desak penanganan serius dan pendampingan korban

TikTok.com/kaltengpedia Beredarnya video tersebut memunculkan desakan agar kasus dugaan perundungan ditangani secara serius dan transparan.
Masyarakat meminta pihak sekolah serta Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah memberikan perhatian terhadap kejadian tersebut.
Penanganan kasus tidak hanya berkaitan dengan mencari tahu kronologi dan pihak yang terlibat. Kondisi korban juga perlu menjadi prioritas agar anak mendapatkan rasa aman dan pendampingan yang sesuai.
Anak-anak lain yang terlibat maupun menyaksikan kejadian juga membutuhkan pembinaan agar memahami dampak kekerasan dan perundungan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa kembali terjadi sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman bagi seluruh anak.
Kasus ini menjadi pengingat bagi orangtua dan pihak sekolah bahwa perundungan bukan sekadar kenakalan anak. Setiap laporan mengenai kekerasan terhadap anak perlu didengarkan dan ditangani dengan mengutamakan keselamatan serta kepentingan terbaik bagi anak.






















