15 Lagu Galau Barat Terbaik yang Wajib Ada di Playlist Remaja

Musim hujan seringkali ditemani dengan alunan lagu-lagu galau

9 Maret 2021

15 Lagu Galau Barat Terbaik Wajib Ada Playlist Remaja
Freepik/vh-studio

Tak dapat dipungkiri bahwa musim hujan seringkali membuat remaja asyik mendengarkan lagu-lagu slow yang membawa suasana semakin sendu dan galau. Mendengarkan lagu galau dapat membuat emosi yang intens menjadi pudar dan membawa ketenangan.

Namun jangan salah Ma, mendengarkan lagu-lagu galau bukan berarti anak selalu sedih ya, bisa saja anak mendengarkannya karena lagu galau dapat membuatnya lebih tenang dan beristirahat setelah melakukan aktivitas seharian.

Penasaran dengan apa saja lagu galau yang sering anak dengar? Kali ini Popmama.com akan membahas 15 lagu galau barat terbaik yang ada di playlist anak remaja beserta makna lagunya. Yuk simak daftarnya di bawah ini!

1. "All of Me" - John Legend

"All of Me" adalah lagu populer yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Amerika, John Legend dari album studio keempatnya, Love in the Future (2013).

Lagu ini didedikasikan untuk istri John Legend, yaitu Chrissy Teigen. Maka lagu “All of Me” ini adalah penerimaan bahwa setiap hubungan dapat memiliki masalah, dan orang yang menjalaninya dapat mengatasi permasalahan tersebut selama mereka menerima satu sama lain dan “memberikan semuanya”.

2. "Before You Go" - Lewis Capaldi

"Before You Go" adalah lagu oleh penyanyi sekaligus pencipta lagu asal Skotlandia, Lewis Capaldi, lagu ini dirilis sebagai satu dari edisi diperpanjang dari album studio debutnya Divinely Uninspired to a Hellish Extent pada 19 November 2019.

Lagu itu berbicara tentang kebutuhan dan pentingnya berpamitan dalam sebuah perpisahan sehingga seseorang tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi

3. "Break My Heart Again" - Finneas O'Connell

"Break My Heart Again" adalah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi dan penulis lagu dari Amerika, Finneas O'Connell yang merupakan saudara dari penyanyi Billie Eilish. Lagu ini dirilis pada 9 Februari 2018.

Dalam lagu ini, menceritakan bagaimana kekasih Finneas yang memutuskan hubungan dengannya melalui pesan singkat.

Namun, judul lagu tersebut juga menyiratkan, kejadian tersebut bukan pertama kalinya dilakukan. Dengan demikian, Finneas mempertanyakan kebijaksanaan dari pasangannya dan membiarkannya kembali ke dalam hidupnya.

4. "Everything I Wanted" - Billie Eilish

"everything I wanted" adalah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi dan penulis lagu asal Amerika, Billie Eilish, yang ditulis oleh Billie dan saudaranya Finneas O'Connell. Lagu ini terinspirasi oleh mimpi buruk yang Billie alami, tentang keakrabannya yang kuat dengan Finneas yang melindungi Billie dari bahaya.

"Seluruh lagu menceritakan tentang hubungan saya dan Finneas sebagai saudara kandung. Kami mulai menulisnya karena saya benar-benar memiliki mimpi saya membunuh diri saya sendiri dan tidak ada yang peduli,” ujar Billie yang dilansir dari Popbuzz.com.

5. “Falling” - Harry Styles

"Falling" adalah lagu oleh penyanyi dan penulis lagu asal Inggris, Harry Styles. Lagu balada ini dirilis pada 7 Maret 2020.

Lagu ini menceritakan tentang penyanyi yang “jatuh”. Istilah ini digunakan sepanjang lagu, menunjuk gagasan tentang penyanyi yang turun ke semacam keadaan depresi akibat kehilangan perempuan yang ia cintai.

Lagu ini menunjukkan penyanyi yang bingung, khususnya dalam menjalani kenyataan baru di mana harus menghadapi kehidupan tanpa pasangannya.

6. "If the World Was Ending" - JP Saxe ft Julia Michaels

"If the World Was Ending" adalah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi Kanada JP Saxe, dan juga penyanyi Amerika, Julia Michaels. Lagu ini dirilis pada 17 Oktober 2019.

"If the World Was Ending", menceritakan pada dua penyanyi (JP Saxe dan Julia Michaels), yang menggambarkan peran pasangan yang sudah putus, karena keduanya mengalami “gempa bumi” atau permasalahan secara terpisah.

Peristiwa tersebut menyebabkan mereka membayangkan apa yang sebenarnya dilakukan "Jika dunia berakhir". Mereka kemudian membayangkan kejadian tersebut mungkin sebenarnya memiliki kekuatan untuk menyatukan mereka kembali bersama.

Editors' Picks

7. "Let Her Go" - Passenger

"Let Her Go" adalah lagu yang ditulis dan dinyanyikan oleh Passenger, penyanyi dan penulis lagu dari Inggris. Lagu ini dirilis pada Juli 2012 sebagai single kedua dari album keempat Passenger, “All the Little Lights”.

Lagu ini menceritakan tentang seorang laki-laki yang mengakhiri hubungan dengan pasangannya karena ia tidak memiliki kemampuan untuk menyadari bahwa ia memiliki sesuatu yang istimewa bersama pasangannya. Ia juga tidak memiliki keberanian untuk tetap dalam hubungan, ketika pasangannya mulai meminta komitmen darinya.

Jadi ia membiarkannya pergi, karena merasa tidak mampu memberikan cinta sejati yang sebenarnya.

8. "Moral of the Story" - Ashe

"Moral of the Story" adalah lagu yang dinyanyikan oleh Ashe, di EP Moral of the Story: Chapter 1 (2019). Lagu ini memperoleh popularitasnya setelah menjadi soundtrack di film Netflix To All the Boys: P.S. I Still Love You pada tahun 2020.

Lagu ini menceritakan tentang penyanyi yang tidak menyesal telah melalui pengalaman emosional yang mengerikan. Namun ia merasa bahwa pengalaman negatif itu, tidak akan menghentikannya untuk berkembang. Jadi pengalaman buruk itu lebih merupakan “berkah” yang tersembunyi.

9. "Photograph" - Ed Sheeran

"Photograph" adalah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi dan penulis lagu Inggris Ed Sheeran untuk album studio keduanya, X di tahun 2014. Dengan lirik deskriptif visual, lagu ini membahas hubungan jarak jauh yang terinspirasi oleh pengalaman Ed Sheeran sendiri saat berada jauh dari pasangannya ketika ia sedang tur.

10. "Sorry" - Halsey

"Sorry" adalah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Amerika, Halsey, dari album studio keduanya, Hopeless Fountain Kingdom (2017).

Lagu menceritakan seseorang dengan perasaan yang tidak aman, dan bagaimana itu berpengaruh pada hubungannya. Rasa tidak amannya membuatnya mendorong pasangannya untuk pergi, dan dia khawatir kesendiriannya membuat siapa pun bisa dekat dengannya lagi.

Sepanjang lagu, Halsey juga mengisyaratkan bagaimana gangguan bipolarnya mungkin menjadi alasan dia gagal dalam hubungannya.

11. “To Die For” - Sam Smith

"To Die For" adalah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Inggris, Sam Smith, yang dirilis melalui Capitol Records pada 14 Februari 2020. Sam Smith mengatakan bahwa ia menulis lagu ini ketika berada di Los Angeles "selama masa pencarian dan patah hati".

Lagu ini sebenarnya berpusat pada kesepian penyanyi, khususnya dari perspektif romantis. Jadi makna dari lagu ini adalah penyanyi yang menginginkan seseorang dalam hidupnya. “To Die For” atau "mati untuk" adalah permainan tentang kata-kata dari ekspresi populer “seseorang untuk hidup”.

12. "Train Wreck" - James Arthur

"Train Wreck" adalah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Inggris bernama James Arthur pada tahun 2016. Pada tanggal 28 Oktober 2020, versi akustik lagu ini dirilis setelah lagu itu viral pada platform Tiktok, dan membuat lagu “Train Wreck” ini memasuki 20 besar grafik lagu Inggris.

Lagu ini menceritakan tentang depresi dan kesulitan yang dialami oleh sang penyanyi. Lagu ini baik didengarkan oleh remaja yang sedang mengalami kesulitan, depresi, atau frustasi, yang mengingatkan anak untuk mencari Tuhan sebagai satu-satunya yang membantu manusia dalam melewati permasalahan apapun.

13. "Who" - Lauv ft. BTS

"Who" adalah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi, penulis lagu, dan produser dari Amerika bernama Lauv bersama dua anggota BTS Jungkook dan Jimin. Lagu ini dirilis pada 6 Maret 2020 sebagai bagian dari album Lauv “How I’m Feeling”.

Lagu ini adalah lagu tentang patah hati dan penerimaan, satu di mana penyanyi menyadari orang yang dicintai telah berubah, dan tidak ada lagi “siapa” yang dicintai sama sekali.

14. "You Are the Reason" - Calum Scott

"You Are the Reason" adalah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi Inggris bernama Calum Scott. Lagu ini dirilis pada 17 November 2017.

Lagu balada ini menceritakan tentang sang narator, Calum yang berjuang dengan kehancuran dalam hubungannya. Ia berharap bisa mengembalikan waktu bersama pasangannya lagi, tetapi rupanya sudah terlambat.

Dari kata-katanya sendiri, sangat jelas mantan pasangannya meninggalkannya sebagai akibat dari sesuatu yang ia lakukan. Narator kemudian menyesali apapun yang ia lakukan dan berulang kali memohon padanya untuk kembali kepadanya.

15. "You Broke Me First” - Tate McRae

"you broke me first” adalah lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi Kanada Tate McRae. Lagu ini dirilis pada 17 April 2020 dan mendapatkan popularitas pada platform  video Tiktok, di mana lagu ini tampil di lebih dari satu juta video.

Dilansir dari outnowmagazine.com, Tate mengatakan lagu, "you broke me first” adalah lagu yang sangat istimewa baginya.

“Lagu ini adalah tentang seseorang dalam suatu hubungan yang tidak peduli dengan pasangannya dan 6 bulan kemudian memutuskan untuk kembali bersama. Walaupun sangat berarti, tetapi kali ini tidak membiarkan pasangannya untuk kembali. Saya harap semua orang dapat terhubung ke lagu ini seperti yang saya lakukan. " ujar Tate.

Nah itulah 15 lagu galau yang seringkali muncul dalam playlist lagu anak remaja. Beberapa lagu ada yang dapat menggambarkan keadaan hati anak, namun juga ada lagu yang mungkin diputar untuk menemani istirahat anak agar lebih tenang dan santai.

Dari 15 lagu di atas, mana yang belum ada di playlist anak remaja mama?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.