Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Anemia Bisa Disebabkan Karena Cacing Penghisap Darah, Kok Bisa?

Anemia Bisa Disebabkan Karena Cacing Penghisap Darah, Kok Bisa?
Freepik
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Anemia tidak hanya disebabkan kekurangan zat besi, tapi juga bisa muncul akibat infeksi cacing tambang yang menghisap darah di dinding usus manusia.
  • Cacing tambang seperti Ancylostoma duodenale dan Necator americanus menyebabkan kehilangan darah perlahan hingga memicu anemia defisiensi zat besi.
  • Pencegahan dilakukan dengan menjaga kebersihan, memakai alas kaki, mencuci tangan, serta rutin minum obat cacing sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Anemia sering dikaitkan dengan kekurangan zat besi dari makanan. Namun ternyata, ada penyebab lain yang juga perlu diwaspadai, yaitu infeksi cacing yang menghisap darah di dalam tubuh.

dr. Chrisan Bimo Prayuda, DTM&H., MSc., di kanal Instagramnya @prayudac mengungkapkan bisa jadi anemia yang dialami seseorang karena ada cacing ‘vampir’ penghisap darah di dalam usus. 

Ya, faktanya beberapa jenis cacing bisa hidup di usus manusia dan mengambil darah sebagai sumber makanannya. Jika infeksi terjadi dalam waktu lama, tubuh bisa kehilangan zat besi secara perlahan hingga akhirnya memicu anemia.

Kondisi ini cukup sering terjadi pada anak, terutama jika kebersihan lingkungan dan kebiasaan hidup bersih belum terjaga dengan baik.

Berikut Popmama.com rangkum penjelasan mengenai cacing yang bisa menyebabkan anemia serta bagaimana cara mencegahnya!

1. Cacing tambang bisa menghisap darah di usus

Cacing Necator americanus
cdc.gov

Salah satu penyebab anemia akibat infeksi cacing adalah cacing tambang. Dua jenis yang paling sering menginfeksi manusia adalah Ancylostoma duodenale dan Necator americanus.

Cacing ini hidup di usus halus dan menempel pada dinding usus untuk menghisap darah. Dalam jumlah kecil mungkin tidak menimbulkan gejala yang jelas. Namun jika jumlahnya banyak, kehilangan darah yang terjadi secara terus-menerus dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi.

“Ini dia menghisap darah, dia menempel di dinding (usus). Kena bilas air juga tetap menempel. Kita lihat tubuhnya, badannya merah, karena dia memang menghisap darah. Setelah dia menempel di dinding usus dia akan menghisap darah terus-menerus. Ini yang menyebabkan anemia,” tutur dr. Chrisan Bimo.

Seseorang yang mengalami kondisi ini bisa terlihat pucat, mudah lelah, kurang berenergi, hingga mengalami gangguan konsentrasi.

2. Kehilangan darah bisa terjadi sedikit demi sedikit

ilustrasi anemia
Freepik

Cacing tambang mendapatkan nutrisi dengan cara menghisap darah dari dinding usus. Selain itu, bekas gigitan cacing juga bisa terus mengeluarkan darah meski cacing sudah berpindah tempat.

Jika jumlah cacing cukup banyak, tubuh dapat kehilangan darah dalam jumlah kecil setiap hari. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menyebabkan cadangan zat besi dalam tubuh menurun dan memicu anemia.

3. Infeksi bisa terjadi dari tanah yang terkontaminasi

Hookworm_LifeCycle_lg.jpg
cdc.gov

Infeksi cacing tambang biasanya terjadi ketika seseorang bersentuhan dengan tanah yang mengandung larva cacing. Tanah tersebut biasanya terkontaminasi oleh tinja manusia yang mengandung telur cacing.

Larva cacing bisa masuk ke tubuh melalui kulit, terutama saat seseorang berjalan tanpa alas kaki di tanah. Setelah masuk ke tubuh, larva akan berpindah melalui aliran darah hingga akhirnya mencapai usus dan berkembang menjadi cacing dewasa.

“Ini bisa masuk ke tubuh walaupun cuci tangan. Kenapa? Karena dia masuknya lewat kulit langsung. Jadi ketika kita di Indonesia, di daerah tropis nggak pakai sandal, ini (cacing) bisa langsung masuk,” jelas dr. Chrisan.

4. Tips mencegah infeksi cacing penyebab anemia pada anak

ilustrasi anak bermain
Freepik

Infeksi cacing dapat dicegah dengan membiasakan anak menjalani pola hidup bersih dan sehat. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Biasakan memakai alas kaki saat bermain di luar rumah.
  • Cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah bermain.
  • Potong kuku secara rutin agar kotoran tidak menumpuk.
  • Pastikan makanan dan minuman bersih sebelum dikonsumsi.

Selain itu, saran dari dr. Chrisan juga bisa dengan pemberian obat cacing secara berkala sesuai anjuran tenaga kesehatan.

“Bisa dengan konsumsi obat cacing 6 bulan sekali,” tuturnya.

Dengan menjaga kebersihan dan kebiasaan hidup sehat sejak dini, risiko infeksi cacing pada anak bisa ditekan sehingga mereka tetap tumbuh sehat dan aktif.

Itulah tadi informasi mengenai anemia yang bisa disebabkan oleh cacing penghisap darah. Meski terdengar sederhana, ternyata bisa lho anemia gara-gara ada cacing di usus!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina
Follow Us

Latest in Big Kid

See More