"Can I please have my day? This is very stressful," pintanya.
Jennie BLACKPINK Stres Usai Dikejar Massa di Paris, Agensi Bertindak

- Jennie BLACKPINK mengalami stres berat di Paris setelah dikejar kerumunan agresif saat menghadiri acara Chanel dalam rangkaian Paris Fashion Week 2026.
- Kerumunan diduga terdiri dari reseller photocard yang memaksa Jennie menandatangani banyak barang, meski ia sudah meminta ruang privasi dengan nada kelelahan.
- OA Entertainment merilis pernyataan resmi, mengutuk pelanggaran privasi Jennie dan menegaskan akan mengambil langkah hukum tegas tanpa kompromi terhadap pelaku.
Video yang menampilkan Jennie BLACKPINK dalam kondisi frustasi di jalanan Paris baru-baru ini menjadi viral dan memicu keprihatinan dari para penggemar di seluruh dunia.
Artis kelahiran tahun 1996 ini terlihat sangat tertekan ketika harus berhadapan dengan kerumunan yang agresif mengejarnya tanpa henti. I
OA Entertainment sebagai label independen milik Jennie tidak tinggal diam dan langsung mengeluarkan peringatan keras disertai ancaman tindakan hukum.
Berikut Popmama.com rangkum Jennie BLACKPINK stres berat dikejar massa di Paris!
Table of Content
1. Kerumunan mengejar Jennie secara agresif

Pada Senin (9/3/2026), Jennie sedang berada di Paris untuk menghadiri peragaan busana Chanel Fall/Winter 2026 dalam rangkaian Paris Fashion Week.
Namun apa yang seharusnya menjadi momen santai justru berubah menjadi pengalaman yang melelahkan secara mental.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan Jennie sedang berjalan di jalanan Paris namun tiba-tiba dikerumuni oleh puluhan orang.
Mereka tidak hanya berdiri di samping, tetapi ada yang berjalan mundur di depan Jennie sambil merekam dan menyodorkan photocard untuk ditandatangani.
2. Jennie meminta dengan tegas agar diberi ruang privasi

Dalam rekaman video yang beredar, Jennie beberapa kali meminta kepada massa untuk menghargai ruang privasinya dengan nada kelelahan.
Namun permintaan sopan tersebut tidak cukup membuat kerumunan memberikan jarak.
Walau berat, akhirnya ia tetap memberikan tanda tangan kepada satu per satu massa di depannya.
3. Manajer harus bernegosiasi keras dengan massa

Manajer Jennie, Alison Chang atau Alison yang menjabat sebagai Head of Global Business dan Artist Manager di OA Entertainment harus turun tangan langsung menghadapi situasi yang semakin memanas.
Alison yang telah mengenal Jennie sejak 2019 dan berperan penting dalam peluncuran label OA sejak Desember 2023 memahami bahwa kondisi ini telah melampaui batas wajar.
Dalam video terdengar Alison mencoba bernegosiasi dengan mengatakan "If we sign, can you leave us alone?" dengan harapan kerumunan akan menepati kesepakatan.
Namun setelah tanda tangan diberikan, masih banyak yang terus mendesak dan tidak mau pergi dan terus meminta tandatangan lagi.
4. Kuat dugaan pelaku adalah reseller photocard

BLINK, nama fandom BLACKPINK berpendapat bahwa mayoritas kerumunan tersebut kemungkinan besar bukanlah penggemar yang ingin bertemu Jennie.
Bukti yang terlihat jelas dalam rekaman adalah tumpukan photocard dalam jumlah sangat banyak yang dibawa oleh orang-orang tersebut.
Reselling atau menjual kembali barang yang ditandatangani artis dengan harga berkali lipat memang sudah menjadi bisnis gelap yang merugikan banyak pihak.
Alison bahkan sempat melontarkan komentar sarkastik bahwa mereka akan menjual photocard itu, namun mereka berdalih photocard tersebut adalah untuk adiknya.
5. OA Entertainment rilis pernyataan resmi untuk melindungi Jennie

Pada Senin (9/3/2026) di malam hari, OA Entertainment mengeluarkan pernyataan resmi sebagai respons atas berbagai pelanggaran yang menimpa Jennie.
Berikut isi lengkap statement dari OA Entertainment yang dilansir dari Soompi dan The Chosun Daily:
Halo.
Ini OA Entertainment.
Baru-baru ini kami telah mengidentifikasi penyebaran informasi palsu, konten yang memfitnah, pencemaran nama baik yang jahat, dan postingan spekulatif tanpa dasar yang menargetkan artis kami, Jennie, di berbagai komunitas online dan platform media sosial. Secara khusus, kami menanggapi masalah ini dengan sangat serius karena telah terjadi peningkatan peredaran konten palsu yang bertujuan untuk merusak reputasi artis tersebut, serta tindakan yang melanggar privasinya, termasuk campur tangan terhadap waktu pribadinya dan upaya untuk mengikuti gerak-geriknya.
Oleh karena itu, kami terus memantau semua media sosial dan platform online untuk mengumpulkan bukti yang relevan. Saat ini kami sedang meninjau berbagai langkah respons hukum berdasarkan nasihat hukum profesional terkait tindakan apa pun yang melanggar hak dan kepentingan artis. Kami bermaksud untuk mengambil tindakan hukum yang tegas, termasuk proses perdata dan pidana, terhadap setiap tindakan yang melanggar reputasi, hak, hak potret, dan hak kekayaan intelektual lainnya milik artis, tergantung pada tingkat keparahan masalahnya. Kami dengan jelas menyatakan bahwa tidak akan ada keringanan atau penyelesaian damai selama proses ini.
Selain itu, laporan dan materi yang dikirimkan oleh penggemar sangat membantu upaya kami untuk melindungi artis. Kalian menemukan kasus yang relevan, silakan kirimkan melalui saluran pelaporan di bawah ini, dan kami akan meninjaunya secara menyeluruh. Email: protect@oddatelier.net. Saat melaporkan, menyertakan informasi berikut akan sangat membantu dalam proses respons kami:
Informasi penulis (Nama panggilan, ID, dll)
Tanggal Posting
URL posting
Isi postingan dan tangkapan layar atau rekaman video yang relevan.
Kami akan terus melakukan yang terbaik melalui pemantauan terus-menerus dan respons sistematis untuk memastikan bahwa tidak hanya artis kami, tetapi juga para penggemar yang mendukungnya, terlindungi dari bahaya. Terima kasih.
Agensi menyatakan tidak akan ada jalur damai bagi pelaku pelanggaran hak citra dan privasi. Pihak manajemen siap menempuh langkah hukum, baik secara perdata maupun pidana, guna melindungi keamanan serta kenyamanan Jennie dari gangguan serupa.
Insiden yang menimpa Jennie di Paris ini seharusnya menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa meski seseorang adalah public figure, mereka tetap manusia yang membutuhkan ruang pribadi.
Bagaimana menurutmu tentang tindakan tegas agensi ini untuk melindungi Jennie?
















