Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

5 Kegiatan Nuzulul Quran di Berbagai Wilayah Indonesia

5 Kegiatan Nuzulul Quran di Berbagai Wilayah Indonesia
Pexels.com/Pok Rie
Intinya Sih
  • Peringatan Nuzulul Quran jatuh pada malam ke-17 Ramadan dan dirayakan umat Islam di seluruh Indonesia dengan berbagai tradisi khas daerah.
  • Beberapa tradisi unik antara lain kuah beulangong di Aceh, seribu tumpeng di Solo, serta maleman dengan Dilah Jojor di Lombok.
  • Banyak wilayah juga menggelar khataman Al-Qur’an, doa bersama, dan kenduri sebagai bentuk syukur atas turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Nuzulul Quran menjari sebuah peringatan yang selalu dinanti setiap tahunnya oleh seluruh umat Islam. Pasalnya, pada malam ini, seluruh umat Islam memperingati hari turunnya Al-Qur'an pada Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 17 Ramadan.

Hal inilah yang membuat peringatan Nuzulul Quran selalu diperingati pada setiap malam ke-17 bulan Ramadan. Nah, pada bulan Ramadan 1444 H kali ini, malam Nuzulul Quran diperingati pada Jumat malam yaitu 7 April 2023, karena tanggal 17 Ramadan-nya bertepatan pada hari Sabtu, 8 April 2023.

Dalam menyambut malam Nuzulul Quran, sejumlah daerah di berbagai wilayah Indonesia biasanya akan melakukan serangkaian kegiatan atau tradisi yang sudah dilakukan turun temurun. 

Untuk itu, kali ini Popmama.com akan merangkumkan apa saja kegiatan Nuzulul Quran yang ada di Indonesia dan bisa jadi pembelajaran baru bagi anak remaja.

Table of Content

1. Tradisi kuah beulangong di Aceh

1. Tradisi kuah beulangong di Aceh

Acehtourism.travel
Acehtourism.travel

Bagi Mama yang tinggal di Aceh, tentu tradisi kuah beulangong sudah tak asing didengar, bukan? Ya, ini adalah salah satu kegiatan Nuzulul Quran yang biasanya dilakukan oleh sejumlah masyarakat Aceh.

Tradisi kuah beulangong ini adalah kenduri yang juga dikenal dengan nama Tammat Daruh atau khatam Al-Qur'an untuk memperingati Nuzulul Quran. 

Dalam tradisi ini akan disajikan berbagai menu masakan dan jenis kue. Salah satu menu utama kenduri Nuzulul Quran di Aceh ini adalah kuwah beulangong, yaitu daging sapi atau kambing yang dicampur dengan nangka muda serta bumbu khas.

Hal yang membuat unik tradisi ini adalah, kuah beulangong dimasak di area sekitaran masjid dengan menggunakan kuali besar atau belanga secara bergotong-royong dan di makan bersama-sama oleh masyarakat setempat.

Untuk menambah kenikmatan peringatan tersebut, menu ini juga dilengkapi dengan sayuran pelengkap seperti batang pisang, pisang kepok muda, dan labu. 

2. Tradisi seribu tumpeng di Solo

Bbc.com
Bbc.com

Kegiatan Nuzulul Quran selanjutnya adalah tradisi seribu tumpeng yang digelar Keraton Kasunan Surakarta.

Sesuai dengan namanya, kumpulan tumpeng disiapkan untuk diarak dari keraton menuju Joglo Sriwedari Solo saat peringatan Nuzulul Quran berlangsung. Tradisi ini pada masyarakat sekitar juga dikenal dengan tradisi Maleman Sriwedari.

Adapun tujuan dari kegiatan arak-arakan tumpeng dilakukan adalah sebagai simbol para sahabat Rasul saat menyambut kedatangan Rasullullah usai menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui malaikat Jibril, yaitu atau Al-Qur'an.

Setelah arak-arakan tumpeng dilakukan, masyarakat setempat pun dapat menyantap nasi tumpeng bersama-sama.

3. Tradisi maleman di Lombok

Radarlombok.co.id
Radarlombok.co.id

Masyarakat Lombok juga tak ketinggalan dengan kegiatan Nuzulul Quran khas mereka, yakni tradisi maleman. 

Adapun tradisi ini dimulai dengan menyalakan Dilah Jojor yaitu suluh penerang yang dibuat secara tradisional dari buah jamplung. Dilah Jojor ini akan dinyalakan setelah salat magrib dilakukan.

Setelahnya, masayarakat akan memanjatkan doa dan bersalawat bersama sebagai peringatan turunnya Al-Qur'an sebagai wahyu pertama Rasulullah SAW.

4. Tradisi makan bersama dan khatam Al-Quran di berbagai wilayah

Youtube.com/acehvideo.tv
Youtube.com/acehvideo.tv

Sementara di berbagai wilayah Jawa Timur, saat peringatan Nuzulul Quran tiba, biasanya sejumlah warga akan masak makanan terbaik mereka untuk dihidangkan berupa kenduri pada malam hari di musala atau masjid, atau sebagai menu buka puasa bersama.

Namun, sebelum peringatan tersebut, biasanya telah dilakukan lebih dulu khataman Al-Qur'an. Di Bojonegoro misalnya, tradisi ini disebut dengan istilah kondangan Nuzulul Quran yang memperingati para hafiz Quran di malam yang penuh berkah tersebut.

Saat peringatan terebut, setelah salat subuh dilakukan, maka sejumlah musala atau masjid banyak warga yang berbondong mengkhatamkan Al-Qur'an. Nah, di malam harinya saat malam Nuzulul Quran, warga akan menutup khataman di juz terakhir Al-Qur'an dengan membacanya bersama-sama dan diakhiri dengan makan bersama.

Kegiatan khatam Al-Qur'an ini juga banyak dilakukan di berbagai wilayah Indonesia. Namun, untuk setiap wilayah biasanya akan menggelar masing-masing kegiatan lain untuk memperingati para hafiz Quran di malam Nuzulul Quran.

5. Doa bersama

Unsplash.com/@masjidmpd
Unsplash.com/@masjidmpd

Nah, kalau tradisi satu ini nampaknya banyak dilakukan di hampir seluruh wilayah Indonesia, ya. Untuk mendapat syafaat dan keutamaan Nuzulul Quran, tak sedikit masyarakat yang berkumpul di musala atau masjid untuk bersalawat, berizikir, dan berdoa bersama kepada Allah SWT.

Selain itu, malam Nuzulul Quran juga bisa diperingati dengan melakukan sejumlah amalan sunah yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, seperti tadarus Al-Qur'an dan mengamalkan kandungannya.

Peringatan Nuzulul Quran ini sebaiknya dilakukan oleh umat Islam sebagai salah satu bentuk syiar. Bagaimana dengan wilayah tempat Mama tinggal? Apakah ada tradisi khusus yang dilakukan dalam kegiatan Nuzulul Quran? Yuk, sharing pada para pembaca Popmama.com di kolom komentar.

FAQ Seputar Kegiatan Nuzulul Quran

Peristiwa apa saja yang terjadi pada 17 Ramadhan?

17 Ramadhan (Nuzulul Quran) adalah peringatan turunnya wahyu PERTAMA kali (Surah Al-Alaq 1-5) dari langit dunia menembus dada Rasulullah SAW di Gua Hira.

Apa saja tentang Nuzulul Quran?

Nuzulul Qur'an adalah peristiwa diturunkannya wahyu Allah SWT (AL-Qur'an) kepada Nabi Muhammad Saw melalui perantara Malaikat Jibril as secara berangsur-angsur sewaktu Nabi Muhammad Saw berusia 40 tahun ketika sedang berkhalwat di Gua Hira, mengasingkan diri dan berdo'a.

Peristiwa apa saja yang terjadi selama Nuzul Quran?

Malam Nuzulul Quran menandai wahyu pertama Al-Quran kepada dunia. Secara linguistik, "nuzulul" berarti "turun" atau "datang", sedangkan "Quran" merujuk pada kitab suci. Pada saat itu, Nabi Muhammad sangat prihatin dengan memburuknya kemerosotan moral masyarakat Arab .

Share
Topics
Editorial Team
Erick akbar
EditorErick akbar
Follow Us

Latest in Big Kid

See More