Bicarakan seks kepada anak sesuai dengan usia anak. Ajarkan anak tentang bagian tubuh termasuk anak kelamin dengan istilah yang benar pada saat mereka baru lahir sampai usia 2 tahun. Mungkin ketika mengajarkan anak dengan istilah "penis" atau "vagina" merupakan hal yang tabu. Akan tetapi Thornhill mengatakan bahwa bicara saja dengan santai tentang alat kelamin selayaknya mama membicarakan organ tubuh lain pada anak.
Untuk anak berusia 2 - 5 tahun, mama harus memberitahu anak untuk menolak jika orang lain meminta atau mencoba menyentuh alat kelamin anak. Biasanya sekitar usia 2 - 5 tahun anak-anak sangat penasaran dengan bagian tubuh mereka dan biasanya di tahap ini mereka akan menanyakan bagaimana bayi dibuat. Pada tahap ini mama jangan berbohong, jelaskan saja untuk membuat bayi adalah dengan mempertemukan sel sperma dan sel telur.
Untuk anak berusia 6 - 8 tahun, ajarkan anak tentang pelecehan seksual dan tekankan bahwa situs pornografi di online adalah situs untuk orang dewasa. Mama harus mengajarkan anak tentang pubertas. Tetapi sebelum itu mama harus lengkapi pengetahuan mama seputar itu.
Untuk anak berusia 9 - 12 tahun, karena kelompok ini mempunyai lebih banyak kebebasan secara online, maka mama sebaiknya memberitahu bahwa mengirim foto yang membuat dada terekspos adalah sesuatu yang tidak boleh. Penelitian menunjukkan bahwa remaja membuat pilihan yang leih baik ketika mereka mengetahui resikonya, maka Mama sebaiknya berbicara terus terang tentang hal yang berkaitan dengan seks.