Skater Cilik Faeyza Berikan 8 Alasan Harus Aktif Olahraga Sejak Dini

- Faeyza Hanif Abdullah, skater cilik asal Semarang, aktif berlatih sejak kecil dan telah meraih banyak prestasi di berbagai kejuaraan meski masih duduk di bangku SD.
- Ibunda Faeyza membagikan delapan alasan pentingnya anak berolahraga sejak dini, mulai dari menyalurkan energi, mengurangi screentime, hingga membangun rasa percaya diri dan ketahanan mental.
- Pesan utama unggahan viral tersebut menekankan bahwa dukungan orangtua terhadap aktivitas fisik anak adalah investasi terbaik untuk kesehatan mental dan fisik mereka sejak usia dini.
Faeyza Hanif Abdullah, siswa SD asal Semarang yang sudah aktif menggeluti olahraga skater sejak usia dini.
Berkat kegigihannya, ia telah mengikuti berbagai kejuaraan dan meraih sejumlah prestasi membanggakan, di luar kemampuannya di bidang akademik.
Melalui akun Instagram yang dikelola sang Mama, kegemaran Faeyza terhadap olahraga ini rutin dibagikan sejak ia masih kanak-kanak.
Namun, tak sedikit netizen yang mempertanyakan mengapa anak sekecil itu harus berlatih setiap hari. Stigma "kasihan" pun kerap muncul di kolom komentar.
Dengan bijak, Mama dari Faeyza mematahkan stigma tersebut melalui unggahannya yang viral. Alih-alih ingin "mengalahkan siapa", ia memberikan delapan alasan mendasar mengapa anak harus aktif olahraga sejak dini.
Bisa jadi inspirasi bagi orangtua lainnya, berikut Popmama.com rangkumkan delapan alasan yang dibagikan Mama dari skater cilik Faeyza.
1. Ngalahin ledakan tantrumnya sendiri
Olahraga rutin menjadi saluran sempurna untuk menyalurkan energi besar anak-anak. Itulah yang dirasakan orangtua Faeyza.
Saat anak bermain skater atau olahraga lain pendukungnya, emosi meledak-ledak seperti tantrum bisa tersalurkan lewat gerakan fisik, bukan teriakan atau tangisan.
2. Ngalahin screentime yang kebablasan

Selanjutnya, Mama dari Faeyza juga menyebutkan bahwa olahraga sejak dini akan membuat anak lebih aktif bergerak ali-halih terus menatap layar gadget.
Dengan jadwal latihan yang padat, waktu bermain gadget Faeyza otomatis berkurang. Tubuhnya terlalu sibuk bergerak untuk sekadar duduk berlama-lama di depan gadget yang dimiliki.
3. Ngalahin pikiran 'aku nggak bisa'

Setiap jatuh saat mencoba trik baru, Faeyza belajar bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya. Latihan terus-menerus dengan konsisten yang akan mengajarkannya bahwa "aku nggak bisa" hanyalah awalan menuju "aku akhirnya bisa".
4. Ngalahin kebiasaan mager

Siapa nih anak mama yang sering mager atau malas gerak?
Nah, berkat olahraga sejak dini yang selalu dilakukannya setiap hari, Mama dari Faeyza mmenyebutkan bahwa anaknya tidak punya ruang untuk malas gerak karena setiap hari ada target latihan yang menyenangkan.
Kalau sudah dewasa, mengatasi kemageran ini bisa sangat sulit dilakukan, Ma!
5. Ngalahin rasa minder

Anak-anak yang jarang bergerak cenderung minder ketika berhadapan dengan teman sebaya yang lebih lincah.
Faeyza justru mendapatkan kepercayaan diri dari setiap lompatan dan keseimbangan yang berhasil ia kuasai di atas papan skater.
Rasa bangga setelah berhasil melakukan trik sulit membuat rasa minder tidak memiliki tempat di hatinya, sehingga ia tumbuh optimis dan berani tampil.
6. Ngalahin kebiasaan gampang menyerah

Selain skater, Faeyza juga aktif dalam berbagai bidang olahraga lain, Ma, seperti renang dan panjat tebing. Nah, berkat berbagai olahraga yang dilakukannya inilah ia jadi tidak mudah menyerah.
Jatuh dan gagal adalah pemandangan biasa dalam olahraga apapun yang dilakukan. Dari situlah Faeyza belajar bahwa menyerah bukan solusi, ia harus bangkit lagi hingga berhasil.
7. Ngalahin rasa bosan

Kalau anak mama bosan, jangan melulu hanya berselancar di media sosial saja, Ma. Coba deh ajak mereka aktif bergerak mulai dari olahraga ringan, seperti jalan kaki misalnya.
Seperti yang disebutkan Mama dari Faeyza, olahraga konsisten yang dilakukan tiap hari oleh putranya berhasil menghadirkan tantangan dan keseruan baru, sehingga bisa mengurangi rasa bosan dengan cara yang produktif.
8. Ngalahin 'warisan alergi' di tubuhnya

Tearakhir, alasan dari Faeyza rutin olahraga setiap hari adalah sebagai cara praktis melawan 'warisan alergi' dalam tubuh.
Banyak anak memiliki bakat alergi atau daya tahan tubuh yang lemah secara turun-temurun. Nah, aktif bergerak setiap hari terbukti secara medis dapat meningkatkan sistem imun kita, Ma.
Dengan berolahraga setiap hari, tubuh Faeyza menjadi lebih bugar dan tidak mudah sakit. Ia tidak hanya mengalahkan alergi, tapi juga membangun fondasi kesehatan fisik yang kuat untuk masa depannya.
Di akhir pesan unggahan yang dibagikan, Mama dari Faeyza mengingatkan kita semua, "lebih mudah membentuk kebiasaan baik saat anak-anak, daripada memperbaiki karakternya saat dewasa."
Dukungan orangtua terhadap aktivitas fisik anak sejak dini adalah investasi terbaik untuk kesehatan mental dan fisik mereka.
Jadi, yuk kita hentikan stigma "kasihan anak olahraga tiap hari" dan mulailah mendukung anak aktif bergerak sedini mungkin.


















