Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Mengerikan! Anak SD 12 Tahun di Cipatat Tewas Dibunuh Kakak Tiri
Freepik
  • Anak SD kelas 6 berinisial AS (12 tahun) ditemukan tewas dengan luka gorokan, tikaman, dan sayatan di rumahnya di Cipatat.

  • Pelakunya adalah kakak tiri korban berinisial MZ (28 tahun) yang datang berkunjung saat AS sendirian di rumah.

  • MZ ditangkap polisi di Cianjur beberapa jam setelah kejadian dan saat ini menjalani pemeriksaan untuk mengungkap motif pembunuhan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Peristiwa tragis menimpa seorang anak SD di Kampung Warung Tiwu, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Seorang siswa kelas 6 SD berinisial AS (12) ditemukan meninggal dunia di rumahnya dalam kondisi bersimbah darah pada Selasa (3/3/2026).

Pelakunya adalah kakak tiri korban sendiri yang berinisial MZ (28).

Berikut Popmama.com rangkum kronologi lengkap kasus pembunuhan anak SD di Cipatat.

1. Kondisi AS saat ditemukan

Freepik

AS ditemukan meninggal dunia di rumahnya di kawasan Cipatat pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB. AS ditemukan oleh ibu kandung korban yang baru pulang dari bekerja.

Kondisi AS sangat mengenaskan dengan luka-luka parah di beberapa bagian tubuh. Leher korban digorok menggunakan parang, punggungnya ditikam sebanyak dua kali, dan lengannya disayat. Tubuh AS ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Sebelum menemukan jasad anaknya, ibu AS sempat curiga karena kondisi rumahnya yang sangat berantakan. Saat naik ke lantai 2, ia melihat kasur yang seperti menutupi sesuatu. Ketika kasur diangkat, barulah ia menemukan jasad AS yang sudah tidak bernyawa.

2. Kronologi pembunuhan oleh MZ

Freepik

Pelaku pembunuhan adalah kakak tiri korban yang berinisial MZ. Pada hari kejadian, MZ datang ke rumah AS untuk berkunjung.

Saat itu, AS sedang sendirian di rumah karena kedua orangtuanya sedang bekerja. AS sempat ditanya oleh MZ mengenai keberadaan orangtuanya.

Beberapa saksi mata melihat MZ masuk ke dalam rumah, kemudian keluar ke belakang rumah, dan masuk kembali.

Diduga saat keluar ke belakang rumah, MZ mengambil parang yang kemudian digunakan untuk membunuh AS. Saat kejadian, AS sedang bermain ponsel di dalam rumah.

3. Pelarian dan penangkapan MZ

Freepik

Setelah melakukan aksi kejinya di siang hari, MZ mencoba melarikan diri ke daerah Cianjur, tempat ia tinggal bersama keluarganya. Dalam pelariannya, MZ membawa ponsel milik AS sebagai barang bukti.

Namun, pelarian MZ tidak berlangsung lama. Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi bersama Polsek Cipatat berhasil menangkap MZ hanya dalam hitungan jam setelah kejadian pembunuhan terjadi.

Saat ini, MZ ditahan di Mapolres Cimahi dan menjalani pemeriksaan intensif. Pihak kepolisian terus melakukan interogasi untuk mengungkap motif di balik pembunuhan sadis terhadap adik tirinya sendiri yang masih berusia 12 tahun.

4. Penyelidikan motif pembunuhan AS

Freepik/DC Studio

Hingga saat ini, motif pembunuhan AS oleh kakak tirinya MZ masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Belum ada keterangan resmi mengenai apa yang melatarbelakangi MZ melakukan pembunuhan terhadap adik tirinya sendiri.

Pihak kepolisian terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap MZ untuk mengungkap motif di balik aksi kejam tersebut. Selain itu, polisi juga mengumpulkan keterangan dari para saksi mata yang melihat keberadaan MZ di sekitar lokasi kejadian.

Barang bukti berupa parang yang digunakan untuk membunuh dan ponsel milik korban yang dibawa kabur oleh pelaku juga diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat korban masih berusia sangat muda dan pelakunya adalah anggota keluarga sendiri. Semoga kasus ini dapat terungkap dengan tuntas dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal.

Editorial Team