Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Robot Linetrace Membuat Anak Aktif Bergerak, Buatan Siswa MI Qudsiyyah

4 min read
Robot Linetrace Membuat Anak Aktif Bergerak, Buatan Siswa MI Qudsiyyah
Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI
  • Lima siswa MI Qudsiyyah Kudus menciptakan Robot Linetrace selama sebulan untuk mendorong aktivitas fisik anak yang berkurang akibat terlalu lama duduk.

  • Robot mengikuti garis hitam memakai sensor inframerah, berhenti di empat pos permainan, lalu memberi instruksi aktivitas fisik dan nilai kebaikan.

  • Sistem robot diprogram melalui PictoBlox; inovasi ini mencatat efektivitas gerak aktif 80% dan mengantarkan MI Qudsiyyah meraih 10 piala Festival Berpikir Komputasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sebuah inovasi membanggakan baru saja dihadirkan oleh lima orang siswa kreatif dari MI Qudsiyyah Kudus, Jawa Tengah, yang berhasil menciptakan sebuah robot unik. 

Robot canggih hasil karya anak-anak hebat ini dirancang khusus bukan sekadar untuk berjalan mengikuti lintasan saja, melainkan juga aktif mengajak anak-anak seusianya untuk bergerak aktif.

Inovasi luar biasa yang diberi nama "Robot Linetrace" ini dibuat semata-mata untuk mengatasi kebiasaan anak-anak masa kini yang kerap kurang melakukan aktivitas fisik akibat terlalu lama duduk. 

Pembimbing Robotik MI Qudsiyyah Kudus, Muhammad Sirrul Wafa, menjelaskan bahwa ide cemerlang ini awalnya muncul untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi Festival Berpikir Komputasional yang diadakan oleh Djarum Foundation. 

Kelima siswa berbakat yang terlibat dalam pembuatan proyek robot edukatif ini adalah Arjuna Rafa Adrian, Zidni Ilma Nafi'a, Tristhan Athallah Faqih Rahman, Muhammad Khaizuran Husein, dan Muhammad Fakhri Zafran Asyraf.

Proses perancangan dan pembuatan robot keren ini memakan waktu selama satu bulan penuh di bawah bimbingan langsung dari guru pendamping di sekolah. 

Yuk simak di Popmama.com fakta menarik robot Linetrace membuat anak aktif bergerak, buatan siswa MI Qudssiyah!

  1. 1. Memiliki 4 pos permainan fisik

    Robot Linetrace buatan siswa MI Qudsiyyah
    Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI

    Robot ini memiliki 4 pos berbeda yang wajib dilalui oleh anak-anak saat permainan berlangsung.

    Keempat area tersebut yaitu Pos Semangat Berani, Pos Tangkas Jasmani, Pos Ilmu dan Adab Sehat, serta Pos Istiqomah Sehat. 

    Di setiap pos pemberhentian tersebut, robot akan memandu anak-anak dengan memberikan arahan spesifik mengenai aktivitas fisik apa saja yang harus mereka lakukan. 

    Keempat pos interaktif ini dirancang agar suasana beraktivitas fisik terasa jauh lebih menyenangkan, menantang, serta tidak membosankan bagi anak-anak. 

    Melalui tahapan pos yang terstruktur ini, anak-anak diajak untuk melatih ketangkasan tubuh sekaligus menyerap nilai-nilai kebaikan di setiap posnya. 

    Konsep permainan edukatif berbasis pergerakan tubuh ini sangat efektif untuk mengembalikan energi ceria anak-anak di luar ruangan.

  2. 2. Menggunakan sensor inframerah

    Robot Linetrace buatan siswa MI Qudssiyah
    Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI

    Robot canggih ini bekerja secara otomatis dengan cara membaca garis hitam di lantai.

    Hal itu didukung dengan menggunakan bantuan komponen sensor inframerah yang sensitif. 

    Setelah mendeteksi jalur garis hitam tersebut, robot akan bergerak secara mandiri mengikuti lintasan yang telah disiapkan. 

    Pergerakan mekanik robot akan berhenti tepat di setiap pos pemberhentian sesuai dengan rancangan program yang dibuat. 

    Komponen sensor ini memastikan robot dapat bernavigasi dengan akurat tanpa memerlukan pengendalian jarak jauh dari tangan manusia. 

    Keandalan sensor inframerah membuat jalannya permainan edukasi fisik ini berlangsung lancar tanpa hambatan teknis yang berarti. 

    Teknologi sederhana dan fungsional ini menunjukkan kreativitas tingkat tinggi dari para siswa pengembangnya. 

  3. 3. Menggunakan Coding PitcoBlox

    Robot Linetrace dibuat dengan Coding PictoBlox
    Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI

    Seluruh pergerakan mekanik robot serta rangkaian instruksi suara di dalamnya diprogram secara teliti oleh para siswa. 

    Mereka memanfaatkan dasar coding melalui aplikasi interaktif PictoBlox untuk mengatur sistem kerja robot. 

    Penggunaan teknologi coding visual ini membuktikan bahwa anak-anak mampu menguasai sains dan modern dengan sangat baik. 

    Proses coding yang rumit berhasil disederhanakan oleh kelima anak tersebut ke dalam bentuk robot fungsional.

    Lebih baiknya lagi dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan.

    Karya luar biasa ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran teknologi dapat diintegrasikan secara sempurna dengan dunia kreativitas anak. 

  4. 4. Tingkat efektivitas penggunaan robot

    Robot Linetrace buatan siswa MI Qudssiyah
    Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI

    Robot Linetrace ini dirancang khusus untuk menggabungkan literasi fisik secara seimbang dengan metode pembelajaran teknologi masa kini. 

    Tingkat efektivitas anak-anak untuk mau bergerak aktif sukses mencapai angka 80%  setelah diterapkannya inovasi pada robot tersebut. 

    Selain menyehatkan tubuh, proyek ini juga terbukti melatih kemampuan berpikir komputasional tingkat tinggi.

    Melalui pengembangan robotik ini, siswa tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga produsen yang menciptakan solusi kreatif bagi lingkungan sekitar.

  5. 5. Prestasi dan rencana pengembangan ke depannya

    Siswa MI Qudsiyyah dan gurunya memenangkan 10 kejuaraan di Festival Berpikir Komputasional 2026robot
    Popmama.com/Raisha Nurul Riza/AI

    Berkat inovasi hebat ini, pihak sekolah MI Qudsiyyah Kudus sukses membanggakan dengan membawa pulang total 10 piala dari ajang Festival Berpikir Komputasional!

    Prestasi tingkat regional hingga nasional ini menjadi kebanggaan atas kerja keras siswa dan guru pembimbing selama sebulan penuh. 

    Ke depannya, pemanfaatan robot edukatif sebagai media pembelajaran interaktif di sekolah ini tentu akan terus dikembangkan secara luas. 

    Pihak sekolah berencana menyempurnakan fitur-fitur robot agar bisa menjangkau lebih banyak variasi permainan fisik yang mendidik. 

    Prestasi membanggakan ini diharapkan mampu memotivasi generasi muda Indonesia lainnya untuk terus melahirkan karya inovatif yang bermanfaat bagi sesama. 

    Inovasi membanggakan yang diciptakan oleh anak-anak bangsa dari MI Qudsiyyah ini benar-benar patut diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat luas. 

    Itu dia fakta menarik robot Linetrace membuat anak aktif bergerak, buatan siswa MI Qudssiyah!

    Semoga ke depannya akan lahir lebih banyak lagi karya teknologi kreatif yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peduli pada kesehatan anak-anak.

    Bagaimana pendapat Mama mengenai kreativitas anak-anak zaman sekarang yang sudah mampu merakit robot canggih sejak dini?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More