Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Vanessa, Remaja 11 Tahun Peraih Medali Emas lewat Guzheng
Instagram.com/winston.vanessa_lw
  • Vanessa, gadis cilik berusia 11 tahun, membuktikan bahwa usia muda sama sekali bukan penghalang untuk bisa berprestasi di tingkat nasional.

  • Vanessa harus meluangkan waktu berjam-jam setiap hari untuk berlatih memetik senar Guzheng, yang memiliki teknik cukup berbeda dari alat musik petik pada umumnya.

  • Bukan hanya soal jari yang lincah, tapi ia juga memiliki kelebihan tentang hati yang larut dalam setiap bait lagu yang ia bawakan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setiap anak terlahir dengan keunikan dan bakatnya masing-masing. Vanessa, gadis cilik berusia 11 tahun, membuktikan bahwa usia muda sama sekali bukan penghalang untuk bisa berprestasi di tingkat nasional.

Di atas panggung Festival Indonesia, ia tampil dengan percaya diri dan memukau ribuan pasang mata dengan alat musik Guzheng.

Busana pengantin Sunda yang dikenakannya semakin menambah kesan anggun dan berkarisma pada penampilannya.

Saat jemarinya mulai memetik senar Guzheng, alunan lagu "Manuk Dadali" pun mengalun indah menyapa telinga penonton.

Dari permainan memukaunya ini, ia sukses membawa pulang medali emas ke-3 sekaligus penghargaan Platinum Award yang membanggakan.

Bisa jadi inspirasi anak lainnya, berikut Popmama.com rangkumkan ulasan selengkapnya.

1. Perpaduan budaya yang memukau

Yang membuat penampilan Vanessa begitu istimewa adalah keberaniannya menggabungkan dua budaya berbeda dalam satu pertunjukan yang harmonis.

Bukan sekadar bermain musik, Vanessa juga menciptakan jembatan seni yang indah antara buday China dan Indonesia.

Guzheng, alat musik petik tradisional asal China dipilih sebagai instrumen utama untuk membawakan lagu daerah Jawa Barat yang berjudul "Manuk Dadali".

Lagu yang sarat dengan makna kebanggaan dan semangat ini mampu ia sampaikan dengan sangat emosional melalui alunan petikan senarnya.

Tak hanya dari sisi musik, Vanessa juga memanjakan mata penonton dengan busana adat pengantin Sunda yang lengkap dan mewah.

Perpaduan ini menunjukkan bahwa anak-anak bisa menjadi duta budaya yang keren, tanpa harus meninggalkan akar tradisi mereka sendiri.

2. Perjuangan di balik kemenangannya

Instagram.com/winston.vanessa_lw

Di balik medali emas ketiga dan Platinum Award yang berhasil diraihnya, ada proses latihan yang tentu tidak mudah.

Vanessa harus meluangkan waktu berjam-jam setiap hari untuk berlatih memetik senar Guzheng, yang memiliki teknik cukup berbeda dari alat musik petik pada umumnya.

Ia juga belajar memahami makna mendalam dari lagu "Manuk Dadali", agar setiap nada yang keluar dari Guzheng-nya bisa menyampaikan emosi dan cerita kepada pendengar.

Bukan hanya soal jari yang lincah, tapi juga hati yang larut dalam setiap bait lagu yang ia bawakan.

Kegigihan dan disiplin inilah yang akhirnya membuat penampilannya terlihat sangat matang untuk anak seusianya.

Para juri dan penonton pun tak bisa menyembunyikan kekaguman mereka pada remaja berbakat ini.

3. Inspirasi untuk anak Indonesia terus berkarya

Instagram.com/winston.vanessa_lw

Kisah Vanessa tentu menjadi kabar baik sekaligus penyemangat bagi semua anak Indonesia. Ia membuktikan bahwa bakat dan mimpi besar bisa dikejar sejak dini, tanpa harus menunggu dewasa terlebih dahulu.

Yang paling penting adalah keberanian untuk mencoba hal-hal baru, meskipun itu terasa di luar zona nyaman, seperti bermain alat musik dari negeri lain atau tampil di panggung besar.

Selain itu, dukungan dari orangtua dan lingkungan sekitar juga sangat berperan dalam membentuk rasa percaya diri anak untuk terus berkembang.

Setiap anak menyimpan potensi luar biasa yang tinggal digali dan diasah. Seperti Vanessa, Mama bisa mengajak anak menggali minat dan bakatnya untuk kemudian mengukir prestasi di kemudian hari.

Semangat dan kerja kerasnya patut menjadi teladan bagi semua anak yang sedang mengejar mimpi. Teruslah berkarya, karena usia tak pernah membatasi langkah untuk melangkah jauh.

Selamat atas kemenangannya, Vanessa!

Curated For You

Editorial Team

Related Article