Fokus adalah kunci untuk belajar. Jika anak tidak memberikan perhatian penuh pada apa yang ia coba pelajari, itu akan membuatnya sulit dan lebih lambat belajar. Walaupun Mama beranggapan anak adalah pembelajar yang lambat, kemungkinan besar ia hanya pembelajar yang mudah terganggu.
Setelah anak meningkatkan fokusnya, Mama bisa akan terkejut dengan seberapa cepat anak dapat menginternalisasi pengetahuan dan keterampilan baru. Bagaimana Mama dapat meningkatkan fokus anak? Berikut beberapa hal untuk membantu meningkatkan fokusnya:
Lebih mudah untuk berfokus di lingkungan yang tenang dan bebas gangguan
Strategi pertama dan paling sederhana untuk meningkatkan fokus anak adalah dengan menyingkirkan sebanyak mungkin gangguan. Pilih lingkungan yang tenang untuk melakukan pembelajaran jarak jauh dan pastikan anak tidak akan diganggu.
Lebih mudah untuk tetap fokus daripada fokus ulang
Hindari anak melakukan Multitasking. Otak tidak dapat melakukan dua aktivitas yang menuntut secara kognitif di saat yang bersamaan. Multitasking seringkali menjadi pengalihan tugas, di mana anak bolak-balik antara satu aktivitas dan lainnya.
Dilansir dari lifehack.org, secara keseluruhan pengalihan tugas tidak efisien dan membuat anak kehilangan fokusnya. Pikiran membutuhkan beberapa menit untuk kembali fokus setelah teralihkan, terutama untuk kembali fokus pada hal-hal yang menuntut banyak energi mental, seperti belajar.
Cara yang baik untuk melakukan ini adalah dengan memblokir waktu untuk belajar dan memastikan anak untuk tidak memikirkan hal lain.
Lebih mudah berfokus saat tubuh dan pikiran kita istirahat dan sehat
Kurangnya gizi, dehidrasi, kurang tidur, dan kebiasaan tidak sehat memengaruhi kemampuan anak untuk fokus. Kemampuan belajar seringkali dikaitkan dengan kekuatan penalaran atau ingatan. Tetapi fisik juga memainkan peran utama dalam mempelajari dan menginternalisasi pengetahuan dan keterampilan baru.
Jika Mama ingin otak anak fokus dan berada dalam kondisi prima untuk belajar, Mama perlu menjaga tubuh anak juga dalam kondisi prima.
Dengan tidur malam yang nyenyak, pola makan yang lebih baik, dan hidrasi yang lebih baik, otak kemudian akan memberikan anak dengan lebih banyak fokus dan pembelajaran yang lebih efektif.