“Since dentin has a natural yellow appearance, your child’s teeth may look yellow and unmatched if several of their permanent teeth come in at different times.”
Apakah Gigi Geraham Anak Bisa Tumbuh Lagi?

Fase pertumbuhan gigi anak sering kali membingungkan, terutama saat gigi geraham mulai goyang atau tanggal
Gigi geraham hanya bisa tumbuh lagi jika yang tanggal adalah gigi susu, sedangkan gigi geraham permanen tidak dapat tumbuh kembali jika rusak atau tanggal
Perawatan gigi geraham anak sejak dini sangat penting agar gigi permanennya tetap sehat hingga dewasa
Mama pasti pernah panik saat melihat gigi geraham anak goyang atau bahkan tanggal. Pertanyaan yang langsung muncul, "Apakah giginya akan tumbuh lagi? Atau ini sudah gigi permanen?"
Kekhawatiran ini wajar, Ma. Banyak orangtua yang bingung membedakan gigi susu dan gigi permanen, apalagi saat anak masih dalam masa pertumbuhan.
Untuk menjawab pertanyaan apakah gigi geraham anak bisa tumbuh lagi, Popmama.com telah merangkum 7 fakta penting yang perlu Mama ketahui.
Simak penjelasannya agar Mama lebih siap mendampingi fase pertumbuhan gigi anak.
1. Kenali perbedaan gigi geraham susu dan gigi permanen

Menurut Journal of the American Dental Association (JADA), anak memiliki total 20 gigi susu, termasuk 8 gigi geraham, yang nantinya akan digantikan oleh 32 gigi permanen dan 12 gigi geraham saat dewasa.
Secara fisik, gigi susu berukuran lebih kecil, berwarna putih kebiruan, dan memiliki struktur yang lebih tipis. Sementara gigi permanen lebih besar, berwarna agak kekuningan, serta memiliki struktur yang lebih kuat dan tebal.
Sprout Pediatric Dentistry & Orthodontics menjelaskan bahwa gigi permanen tampak lebih kuning karena lapisan dentin secara alami memang berwarna kuning.
Perbedaan warna ini tergolong normal. Jadi, Mama tidak perlu khawatir jika gigi permanen terlihat lebih besar atau lebih kuning saat pertama kali tumbuh, karena rahang anak masih terus berkembang.
2. Waktu tanggal dan tumbuhnya gigi geraham

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa pertumbuhan gigi anak terbagi dalam tiga fase, termasuk proses tumbuh dan tanggalnya gigi geraham.
Fase pertama dimulai saat gigi pertama tumbuh (sekitar usia 8–14 bulan) hingga sebelum gigi geraham permanen muncul, yaitu di usia 5–6 tahun. Pada fase ini, rongga mulut anak yang normal hanya terdiri dari 20 gigi sulung, termasuk 8 gigi geraham susu, dan belum ada gigi geraham permanen yang tumbuh.
Fase kedua atau fase gigi campuran dimulai saat gigi geraham susu mulai tanggal dan digantikan oleh gigi geraham permanen, umumnya terjadi di usia 9–12 tahun. Pada fase ini, gigi geraham permanen pertama memang sudah mulai tumbuh di belakang gigi geraham susu sejak usia 6–7 tahun, tetapi fokus utama adalah proses pergantian gigi geraham susu yang terjadi secara bertahap.
Fase ketiga dimulai di usia 13 tahun, ketika gigi geraham permanen utama sudah lengkap, dan gigi bungsu atau geraham ketiga baru tumbuh di usia 17–21 tahun.
3. Tanda-tanda gigi geraham anak siap tanggal

Gigi geraham susu biasanya mulai goyang dan siap tanggal di usia 9-12 tahun, ketika akar gigi sudah melemah secara bertahap.
Tanda normal yang perlu Mama kenali meliputi gigi mulai longgar, gusi sedikit bengkak atau kemerahan, dan anak mungkin merasakan sedikit tidak nyaman saat mengunyah.
Menurut Canadian Dental Association (CDA), anak boleh menggoyangkan gigi susu yang sudah longgar. Namun, CDA menegaskan "it's not okay to use force to pull out a tooth that's not ready", jangan memaksa mencabut gigi yang belum siap tanggal.
"Getting new teeth does not make kids sick or give them a fever," jelas CDA.
CDA juga mengingatkan untuk tidak mengabaikan demam. Jika anak demam saat periode tumbuh gigi, sebaiknya konsultasi dengan dokter karena ini bukan tanda normal.
4. Gigi geraham susu akan tumbuh lagi tapi hanya sekali

Gigi geraham anak hanya bisa tumbuh kembali jika yang tanggal adalah gigi geraham susu. Artinya, tubuh anak memang menyiapkan gigi pengganti, tetapi kesempatan ini hanya terjadi satu kali.
Gigi geraham susu akan tanggal secara alami seiring pertumbuhan anak dan kemudian digantikan oleh gigi baru. Proses ini merupakan bagian normal dari perkembangan gigi anak.
Karena hanya terjadi satu kali, gigi geraham susu tetap perlu dirawat dengan baik. Kerusakan parah atau tanggal terlalu dini bisa mengganggu proses pergantian gigi dan kesehatan mulut anak ke depannya.
5. Gigi geraham permanen yang rusak tidak akan tumbuh lagi

Berbeda dengan gigi susu, gigi geraham permanen tidak dapat tumbuh kembali jika rusak atau tanggal. Salah satu yang paling sering terabaikan adalah gigi geraham permanen pertama yang tumbuh di usia 6–7 tahun.
Gigi ini dikenal sebagai six-year molars, yaitu gigi geraham permanen yang muncul di belakang gigi susu tanpa menggantikan gigi apa pun.
Menurut JADA, six-year molars “sometimes are mistaken for primary teeth,” sering keliru dianggap sebagai gigi susu oleh orangtua atau bahkan anak sendiri, karena posisinya tumbuh di belakang deretan gigi susu yang masih lengkap.
Meskipun muncul saat anak masih memiliki gigi susu, gigi ini sebenarnya permanen dan harus dirawat dengan serius.
6. Cara merawat gigi dengan benar

Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) merekomendasikan menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yaitu saat pagi setelah makan dan malam sebelum tidur. Berikut cara menyikat gigi yang benar:
Gunakan gerakan melingkar pada seluruh permukaan gigi.
Sikat setiap bagian gigi selama 20 detik.
Fokus khusus pada permukaan kunyah gigi geraham yang berlekuk-lekuk.
Pastikan semua sisi gigi geraham terjangkau sikat gigi.
Kementerian Kesehatan menyarankan pemeriksaan gigi rutin setiap enam bulan untuk mendeteksi masalah sejak dini, sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
7. Kapan Mama harus waspada dan konsultasi ke dokter gigi

Mama perlu tahu kapan situasi memerlukan perhatian medis profesional. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
Gigi permanen terlambat tumbuh lebih dari 1 tahun dari jadwal normal,
Anak demam saat periode tumbuh gigi,
Gusi bengkak parah atau bernanah,
Nyeri hebat yang tidak hilang,
Gigi tumbuh tidak pada posisi normal atau miring,
Kondisi gigi ganda di mana gigi susu belum tanggal tapi gigi permanen sudah muncul di belakangnya.
Intinya Ma, gigi geraham permanen tidak akan tumbuh kembali jika rusak, maka perawatan sejak dini menjadi sangat penting untuk kesehatan gigi anak di masa depan. Jadi, kapan terakhir kali Mama membawa anak kontrol gigi?
FAQ Seputar Apakah Gigi Geraham Anak Bisa Tumbuh Lagi?
| Apakah gigi geraham 2 tahun bersifat permanen? | Gigi permanen ini biasanya muncul antara usia 20 dan 33 bulan, yang merupakan tonggak penting yang menarik dan berbeda secara signifikan dari tahap erupsi gigi sebelumnya yang dialami selama masa bayi. |
| Apa yang terjadi jika gigi geraham usia 12 tahun Anda tidak tumbuh? | Jika Anda memperhatikan bahwa gigi geraham anak Anda yang berusia 12 tahun baru tumbuh saat berusia 15 tahun, Anda mungkin khawatir . Penting untuk membawa anak remaja Anda ke kantor kami agar salah satu dokter gigi kami dapat mengevaluasi mulut mereka dengan cermat melalui pemeriksaan menyeluruh dan pencitraan sinar-X. |
| Apakah gigi geraham paling belakang bisa tumbuh lagi? | Tidak, gigi geraham permanen yang sudah copot atau dicabut tidak bisa tumbuh lagi secara alami karena tubuh hanya punya dua set gigi (susu dan permanen). Kecuali jika yang tanggal adalah gigi geraham susu, maka akan digantikan gigi permanen, tapi jika sudah dewasa dan geraham permanen hilang, perlu perawatan seperti implan atau gigi palsu untuk menggantinya. |


















