Popmama.com/Keisha Felita Aryamaulana/AI
Eksperimen reaksi kimia sederhana ini mengajarkan anak tentang gas karbon dioksida yang dihasilkan dari reaksi asam dan basa.
Anak akan terkagum melihat balon mengembang dengan sendirinya tanpa ditiup sama seperti kesabaran menunggu hasil saat berpuasa.
Aktivitas ini melatih pemahaman tentang reaksi kimia dan konsep gas yang mengembang.
Eksperimen ini juga bisa dikaitkan dengan proses pembuatan kue yang mengembang untuk perayaan Idul Fitri nanti.
Bahan yang dibutuhkan:
Botol plastik bekas ukuran 600ml
Cuka putih 100ml
Baking soda 2 sendok makan
Balon berwarna hijau dan kuning
Corong kecil
Kain untuk membersihkan jika tumpah
Spidol permanen untuk menggambar di balon (opsional)
Cara melakukan eksperimen:
Sebelum mulai, gambar bulan sabit dan bintang di balon dengan spidol permanen
Tuangkan cuka putih ke dalam botol plastik hingga seperempat penuh
Masukkan 2 sendok makan baking soda ke dalam balon menggunakan corong
Pasang mulut balon ke mulut botol dengan hati-hati, pastikan baking soda belum jatuh ke cuka
Pegang balon dengan kuat agar tidak lepas dari botol
Angkat balon ke atas sehingga baking soda jatuh ke dalam cuka
Amati reaksi yang terjadi dengan adanya gelembung dan suara mendesis
Perhatikan balon berhias bulan bintang yang mengembang seperti lentera Ramadan yang membesar
Setelah reaksi selesai, lepaskan balon dari botol dan ikat ujungnya
Balon yang mengembang bisa dijadikan hiasan dekorasi Ramadan di kamar anak
Jelaskan bahwa reaksi antara asam yaitu cuka dan basa yaitu baking soda menghasilkan gas CO2
Kaitkan dengan kue nastar atau kastengel yang mengembang untuk Idul Fitri karena proses yang sama
Itulah, Ma, 7 eksperimen sains ramadan untuk anak yang bisa Mama praktikkan di rumah dengan panduan lengkap.
Eksperimen-eksperimen sederhana ini tidak hanya mengajarkan konsep sains, tetapi juga mengaitkannya dengan tradisi dan nilai-nilai Ramadan yang bermakna.
Mama tertarik mencoba eksperimen yang mana bersama anak Mama di rumah?