Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Cacingan pada Anak: Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobatinya

Cacingan pada Anak: Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobatinya
Unsplash/Elizaveta Dushechkina
Share Article

Indonesia merupakan salah satu negara yang masih rawan terkena penyakit cacingan. Secara umum, penyakit cacingan merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh cacing yang hidup sebagai parasit di dalam tubuh manusia.

Menurut dr. Robert Soetandio, Sp.A, MSiMed, Dokter Spesialis Anak dari Primaya Hospital Tangerang, cacingan merupakan kondisi infeksi cacing dalam usus manusia. 

Ada beberapa jenis cacing yang dapat menyebabkan kondisi cacingan. Mulai dari cacing pita, cacing tambang, cacing kremi, hingga cacing gelang. Bukan hanya orang dewasa, nyatanya anak-anak sangat berisiko terpapar penyakit cacingan.

Bahkan, penularan penyakit cacingan akan sangat mudah terjadi di lingkungan bermain anak-anak.

Anak dapat memperoleh cacing ketika mereka secara tidak sengaja mendapatkan telur cacing di tangan dan menelannya. 

Untuk itu, sangat penting bagi para Mama mengenali beberapa gejala, pencegahan dan cara mengobati cacingan pada anak. 

Berikut ini beberapa gejala cacingan yang perlu diketahui oleh Mama yang telah Popmama.com rangkum, simak yuk Ma!

  1. 1. Gatal pada bagian anus

    Freepik/Jcomp
    Freepik/Jcomp

    Anak terlihat sering menggaruk area anus dan mengeluhkan rasa gatal pada area tersebut. Biasanya, rasa gatal yang dialami oleh anak akan semakin parah saat malam hari. 

    Tentu gejala ini akan sangat menyebalkan bagi seorang anak karena akan mengganggu kegiatan terutama ketika tidur di malam hari. 

  2. 2. Terlihat beberapa tanda iritasi pada bagian anus

    Unsplash/Charlein Gracia
    Unsplash/Charlein Gracia

    Coba cek bagian anus si Kecil, apabila terdapat iritasi kemerahan hal ini bisa menjadi tanda anak terkena cacingan.

    Iritasi kemerahan yang dialami biasanya terjadi akibat telur cacing menetap di bagian anus dan menyebabkan gatal luar biasa. 

  3. 3. Anak mengalami gangguan tidur pada malam hari

    Freepik
    Freepik

    Salah satu gejala cacingan yang bisa terjadi pada anak adalah mengalami gangguan tidur di malam hari. 

    Cacing suka bertelur di malam hari pada bagian anus sehingga menyebabkan rasa gatal hebat dan mengganggu kenyamanan sekaligus waktu tidur anak.  

  4. 4. Mengeluhkan rasa tidak nyaman pada area anus maupun kelamin

    Pixabay/harshvardhanart
    Pixabay/harshvardhanart

    Keluhan rasa tidak nyaman pada area anus maupun kelamin bisa terjadi karena cacing sudah mencapai bagian anus untuk bertelur. 

  5. 5. Pengidap cacingan terkadang akan merasa mual

    Freepik
    Freepik

    Gejala terakhir pengidap cacingan menyebabkan rasa mual bahkan ada yang sampai merasakan lemas berlebihan. Hal ini terjadi akibat zat nutrisi penting yang seharusnya digunakan anak untuk pertumbuhan dicuri oleh cacing.

    Dampaknya, menjadi tidak nafsu makan sehingga berat badan anak sulit naik dan bahkan cendrung kurus karena cacing-cacing menyumbat usus. 

  6. Cara Mencegah Cacingan pada Anak

    Unsplash/Keren Fedida
    Unsplash/Keren Fedida

    Jika anak atau salah satu keluarga dalam rumah mengalami cacingan, jangan lupa cuci sprei, handuk, pakaian, dan pakaian dalam dengan air panas. Air panas berfungsi untuk mematikan telur cacing yang menempel. 

    Pastikan barang-barang tersebut kering dengan optimal. Mama juga bisa menjaga kebersihan mainan anak secara berkala dengan membersihkannya dengan air hangat. 

    Selain itu Popmama.com sudah merangkum beberapa cara lain untuk mencegah cacingan pada anak di antaranya adalah: 

  7. 1.Bersihkan area anus

    Unsplash/Kelli McClintock
    Unsplash/Kelli McClintock

    Pastikan untuk membersihkan area anus setiap pagi dengan air yang mengalir dan sabun antiseptik. 

  8. 2.Menjaga kebersihan tangan

    Unsplash/CDC
    Unsplash/CDC

    Biasakan anak untuk menjaga kebersihan tangan, khususnya sebelum makan. Hal ini dilakukan untuk mencegah cacing yang mungkin tertempel di tangan masuk ke dalam pencernaan. 

  9. 3.Rajin memotong kuku

    Popmama.com/Onic Metheany
    Popmama.com/Onic Metheany

    Potong kuku anak secara berkala karena cacing dapat mudah masuk ke tepi kuku yang panjang ketika si Kecil sedang bermain tanah di luar rumah. 

  10. 4.Menjaga kebersihan pakaian

    Unsplash/Lubomirkin
    Unsplash/Lubomirkin

    Jangan lupa untuk menjaga kebersihan pakaian dalam yang digunakan anak. Pastikan Mama sering mengganti pakaian dalam anak dengan yang bersih

  11. 5. Gunakan alas kaki saat keluar rumah

    Unsplash/Yianni Mathioudakis
    Unsplash/Yianni Mathioudakis

    Pastikan anak menggunakan alas kaki saat bermain di luar rumah agar tidak ada kotoran yang menempel di kaki nya. 

  12. Cara Mengobati Cacingan pada Anak

    Unsplash/Armando Arauz
    Unsplash/Armando Arauz

    Cara mengobati anak yang sudah terinfeksi cacing cukup mudah, ada berbagai obat cacingan yang tersedia di  apotek. Namun, ada juga cara lain dengan menggunakan bahan-bahan alami untuk mengobati cacingan. 

    Berikut adalah bahan-bahan alami yang bisa Mama gunakan untuk mengobati cacingan pada anak: 

    Minyak kelapa

    Minyak kelapa mengandung antibakteri dan antivirus yang dapat membasmi infeksi penyebab cacingan. 

    Cara pemakaiannya cukup mudah, oles saja sedikit minyak kelapa di bagian anus anak. Tujuannya agar iritasi gatal yang dirasakan anak mereda dan sembuh.

    Bawang putih 

    Bawang putih juga termasuk salah satu bahan alami yang bisa menyembuhkan cacingan lho. Hal ini dikarenakan bawang putih dapat membunuh telur cacing dan mencegah cacing melakukan reproduksi.

    Bawang putih bisa dikonsumsi secara langsung atau dijadikan salep. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menggerus bawang putih hingga halus. Setelah itu tambahkan sedikit minyak esensial, lalu celupkan kapas ke dalam campuran tersebut dan tempel ke bagian anus anak. 

    Wortel

    Bahan alami terakhir adalah wortel, sayuran satu ini mengandung vitamin A yang baik untuk sistem pencernaan tubuh. 

    Dengan mengonsumsi wortel secara rutin, cacing bisa terdorong keluar melalui ekskresi ginjal. 

    Itulah beberapa hal penting yang harus Mama ketahui tentang penyakit cacingan pada anak sekaligus cara mencegah dan pengobatannya, semoga bermanfaat ya! 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More