Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kronologi Anak Meisya Siregar Terseret Ombak di Bali, Bebi Romeo Trauma
Instagram.com/meisya__siregar
  • Putra bungsu Meisya Siregar dan Bebi Romeo, Bambang, nyaris tenggelam setelah terseret ombak besar saat bermain di pantai Bali selama liburan sekolah.
  • Ombak datang tiba-tiba ketika orangtuanya lengah mengawasi dari kejauhan, membuat suasana liburan berubah menjadi kepanikan sebelum akhirnya Bambang berhasil diselamatkan oleh warga dan lifeguard.
  • Peristiwa itu meninggalkan trauma bagi keluarga, terutama Bebi Romeo yang merasa bersalah, sementara Meisya mengingatkan orangtua agar selalu waspada karena laut sulit diprediksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Liburan sekolah seharusnya menjadi momen yang menyenangkan bagi anak dan orangtua. Namun, peristiwa menegangkan justru dialami oleh putra bungsu Meisya Siregar dan Bebi Romeo, Bambang. 

Melalui akun Instagram pribadinya, Meisya Siregar mengungkapkan bahwa anaknya yang berusia sembilan tahun tersebut nyaris kehilangan nyawa usai terseret ombak besar ketika bermain di pantai Bali. 

Berikut Popmama.com siap membahas informasi lebih lanjut mengenai kronologi anak Meisya Siregar terseret ombak di Bali. 

1. Meisya Siregar mengaku sempat lengah karena anaknya sudah terbiasa bermain di pantai

Instagram.com/meisya__siregar

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Meisya Siregar menceritakan bahwa insiden tersebut menjadi pengalaman yang sangat traumatis bagi keluarganya.

Ia mengaku kejadian itu menyisakan rasa bersalah yang begitu besar bagi dirinya dan sang suami, Bebi Romeo, karena merasa sempat lengah saat mengawasi sang anak. 

"Kejadian itu menjadi penyesalan kami sebagai orang tua. Karena hanya beberapa menit merasa aman, kami hampir kehilangan anak yang paling kami cintai," cerita Meisya Siregar.

Menurut Meisya, Bambang memang sudah akrab dengan suasana pantai sejak masih kecil. Karena sudah sering bermain di area pantai, ia dan Bebi Romeo merasa putra mereka cukup memahami kondisi sekitar. 

Rasa percaya tersebut membuat pengawasan terhadap Bambang menjadi tidak seketat biasanya, sesuatu yang kemudian mereka sesali setelah insiden terjadi.

2. Ombak besar datang tiba-tiba dan menyeret Bambang hingga menghilang dari pandangan

Instagram.com/meisya__siregar

Meisya mengungkapkan bahwa pada hari kejadian dirinya dan Bebi Romeo duduk di area yang cukup jauh dari bibir pantai. Saat itu, Bambang sedang bermain bersama anak-anak yang lain, sehingga mereka merasa situasi masih aman dan tidak menyadari bahaya yang bisa datang sewaktu-waktu. 

"Hari itu kami lengah. Kami duduk agak jauh dari bibir pantai membiarkan Bambang bermain bersama sahabatnya tanpa benar-benar mengawasi setiap detiknya," kata Meisya Siregar.

Beberapa saat kemudian, suasana yang awalnya dipenuhi tawa berubah menjadi kepanikan. Sebuah ombak besar datang secara tiba-tiba dan menyeret Bambang hingga hilang dari pandangan. 

"Awalnya semua terlihat biasa. Anak-anak bermain, tertawa, menikmati ombak, sampai tiba-tiba satu ombak besar datang dan Bambang menghilang. Detik itu rasanya dunia berhenti. Bambang terseret ombak," ujar Meisya Siregar.

3. Bambang selamat, namun Bebi Romeo mengaku trauma

Instagram.com/meisya__siregar

Di tengah situasi yang mencekam, Meisya merasa sangat bersyukur karena ada sejumlah orang yang sigap memberikan pertolongan pada Bambang. 

Irvan Farhad, suami Hamidah Rachmayanti, berada di lokasi kejadian dan segera membantu sebisanya. Ada pula petugas penjaga pantai atau lifeguard bergerak cepat melakukan penyelamatan. 

Beruntung, pada akhirnya Bambang berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat. Meski demikian, pengalaman tersebut meninggalkan luka emosional yang cukup dalam bagi keluarga, terutama bagi Bebi Romeo yang masih terus dihantui rasa bersalah hingga sekarang.

"Tadinya nggak mau buka-buka videonya lagi, nggak sanggup. Papa Bebi Romeo masih belum bisa memaafkan dirinya sampai sekarang karena merasa gagal jadi ayah," ungkap Meisya Siregar.

4. Bambang sempat trauma dengan pantai usai kejadian

Instagram.com/meisya__siregar

Trauma tidak hanya dialami oleh Bebi Romeo selaku sang papa. Bambang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut juga mengalami trauma hingga tidak mau bermain ke pantai. 

Bahkan, Bambang juga meminta kepada kedua orangtuanya itu agar segera pulang ke Jakarta. Meski begitu, keberanian Bambang untuk bermain ke pantai kembali muncuk pada keesokan harinya. 

“Setelah semuanya berlalu, Bambang sempat berkata ‘Bund, aku mau pulang ke Jakarta, aku nggak mau ke pantai lagi,’ hati kami hancur mendengarnya. Tapi anak-anak memang luar biasa. Setelah sarapan, keesokan harinya, sorenya ia kembali berkata ‘bund, aku mau ke pantai lagi,’ sementara kami mungkin tidak akan bisa melihat pantai dengan cara yang sama,” curhat Meisya Siregar. 

5. Meisya mengingatkan orangtua agar tidak pernah lengah saat anak bermain di pantai

Instagram.com/meisya__siregar

Melalui pengalaman yang hampir merenggut nyawa putranya, Meisya berharap tidak ada keluarga lain yang mengalami hal serupa. 

Ia mengingatkan bahwa kondisi laut sangat sulit diprediksi, sehingga orangtua tidak boleh lengah, meskipun sudah berkali-kali mengunjungi pantai yang sama.

Menurut Meisya, rasa aman yang muncul karena sudah terbiasa dengan suatu tempat justru bisa membuat orangtua menurunkan kewaspadaan. 

Padahal, perubahan ombak dapat terjadi dalam hitungan detik dan berpotensi membahayakan siapa saja, terutama anak-anak yang sedang bermain di tepi pantai.

"Untuk semua orang tua yang menonton video ini, jangan pernah lengah meskipun pantai itu sudah berkali-kali kita datangi. Laut tidak pernah bisa diprediksi. Satu detik saja bisa mengubah segalanya," tutupnya.

Itu dia informasi mengenai kronologi anak Meisya Siregar terseret ombak di Bali. Semoga kisah ini dapat menjadi pelajaran bagi para orangtua untuk tetap waspada dan tidak lengah, karena satu momen singkat bisa membawa perubahan yang besar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article