Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Meisya Siregar Bagikan Kisah Putranya Sakit Autoimun ITP, Lekas Sembuh Bambang

Meisya Siregar Bagikan Kisah Putranya Sakit Autoimun ITP, Lekas Sembuh Bambang
Instagram.com/meisya__siregar
Intinya Sih
  • Meisya Siregar mengungkapkan putra bungsunya, Bambang, didiagnosis mengidap penyakit autoimun Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP) meski sebelumnya tampak sehat dan aktif.
  • Awalnya Bambang hanya mengalami batuk pilek yang berkembang menjadi sinusitis kronis, lalu muncul memar tanpa sebab hingga kadar trombositnya turun drastis ke angka 3.000.
  • Bambang menjalani terapi Intravenous Immunoglobulin (IVIG) selama tiga hari dan berhasil pulih dengan trombosit kembali normal, meski masih perlu pengobatan lanjutan untuk stabilisasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Orangtua mana yang tak sedih dan terkejut, ketika melihat anak tampak sehat dan aktif, tapi tiba-tiba divonis penyakit serius? Inilah yang dialami artis Meisya Siregar.

Melalui unggahan terbarunya di Instagram, artis yang sudah populer sejak era 2000-an ini mengungkapkan bahwa putra bungsunya, Muhammad Bambang Arr Ray Bach yang selama ini terlihat sangat sehat, ternyata mengidap penyakit autoimun bernama Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP).

Kondisi ini benar-benar di luar dugaan keluarga. Meisya pun membagikan kisah lengkapnya melalui unggahan Instagram pribadinya sebagai pengingat bagi para orangtua.

Melansir dari unggahan Mama Meisya, berikut Popmama.com rangkumkan kisah selengkapnya.

Table of Content

1. Dikenal aktif, Mama Meisya terkejut saat Bambang divonis autoimun

1. Dikenal aktif, Mama Meisya terkejut saat Bambang divonis autoimun

anak meisya siregar
Instagram.com/meisya__siregar

Dalam cerita yang dibagikannya melalui sebuah video singkat, Mama tiga orang anak ini mengaku bahwa selama ini Bambang tumbuh sebagai anak yang sangat aktif.

Ia suka memanjat pohon, melompat, dan melakukan berbagai atraksi yang tergolong berisiko. Kendati begitu, istri dari Bebi Romeo ini mengaku sang putra telah mendapatkan vaksinasi lengkap, serta pola makannya pun baik dengan sayur dan buah yang tidak pernah dipilih-pilih.

"Selalu ada hikmah dari setiap ketentuan Allah. Mungkin kami terlalu takabur, menganggap anak kita sehat, aktif dari kecil Bambang tumbuh jadi anak yang senangnya manjat pohon, loncat, atraksi bahaya," tulis Meisya di akun Instagramnya.

Baginya, penyakit serius seperti ini adalah hadiah yang tidak pernah ia duga sebelumnya.

2. Awalnya terjadi karena batuk pilek yang berujung sinusitis kronis

anak meisya siregar
Instagram.com/meisya__siregar

Mama Meisya bagikan bagaimana awal mula kisah mengejutkan ini terjadi pada putra bungsunya. Diceritakan oleh sang Mama, Bambang awalnya hanya mengalami batuk dan pilek seperti anak kebanyakan.

Namun, lendirnya semakin banyak hingga keluar dari mata. Kondisi yang kian memburuk ini tentu membuat keluarga langsung membawa Bambang untuk mendapat pertolongan.

Setelah diperiksa, hasil rontgen menyatakan bahwa Bambang mengidap sinusitis kronis yang ternyata faktor genetik dari sang Papa, Bebi Romeo.

Selama pengobatan 5 hari, Bambang mendapatkan berbagai resep dari dokter, termasuk antibiotik, anti radang, pengencer dahak, cuci hidung, vitamin D.

Setelah pengobatan selesai, kondisi Bambang sempat terlihat stabil yang membuat keluarga pun lega karena sang anak tampak pulih dan bugar seperti sedia kala.

3. Muncul memar tanpa sebab dan trombosit anjlok

anak meisya siregar
Instagram.com/meisya__siregar

Tiga hari setelah pengobatan sinusitis selesai, ternyata hal aneh mulai muncul, Ma. Bambang yang sedang bermain bola ditemukan memiliki memar di lututnya.

Keesokan harinya, memar tersebut semakin banyak dan menyebar ke seluruh tubuh. Yang lebih mengkhawatirkan, Bambang tidak mengalami demam atau keluhan sakit sama sekali.

"Bambang main bola dan ditemukan memar di lutut. Hari kedua muncul di seluruh badan lebih banyak lagi memarnya. Tanpa demam, tanpa perubahan perilaku, tanpa sakit," jelas Meisya Siregar dalam unggahannya.

Mengetahui hal tersebut, orangtua Bambang langsung membawa sang putra menjalani pemeriksaan. Setelah diperiksa, hasil laboratorium menunjukkan kadar trombosit Bambang anjlok di angka 3.000, jauh dari normal yang seharusnya 150.000-400.000.

4. Jalani terapi IVIG

meisya siregar
Instagram.com/meisya__siregar

Dengan trombosit serendah itu, tentunya tak ada pilihan lain bagi kedua orangtua Bambang untuk melakukan terapi Intravenous Immunoglobulin (IVIG) kepada sang putra.

Selama tiga hari, Bambang harus menjalani terapi tersebut dengan didampingi orangtua dan keluarga yang memberikan dukungan padanya.

Satu hari tiga botol, total sembilan botol infus yang mengandung antibodi dari plasma darah ribuan donor sehat demi kesembuhannya.

Mama Meisya juga menjabarkan adanya kemungkinan efek samping yang bisa saja dialami sang putra. Ditambahkan oleh sang Mama, "Bambang bisa moon face, bisa bengkak di kaki, bisa bengkak di tangan, bisa juga alergi berat, sesak napas atau mual."

Memang tak mudah menjalani pengobatan tersebut, terlebih di usianya yang masih sangat muda ya, Ma. Namun, berkat doa banyak orang, Bambang melewati terapi dengan lancar.

Setelah hari keempat menjalani perawatan, trombosit Bambang pun kembali normal menjadi 182.000. Ini tentunya menjadi kabar bahagia yang sangat disyukuri oleh Mama Meisya dan Papa Bebi.

5. Mengenal autoimun ITP yang diderita Bambang anak Meisya Siregar

autoimun itp
Mayoclinic.org

ITP sendiri adalah kelainan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh justru menyerang dan menghancurkan trombosit (keping darah) sendiri, Ma.

Orang yang terkena ITP akan mengalami kadar trombosit dalam darah yang sangat rendah. Normalnya trombosit berkisar 150.000-400.000, tapi pada penderita ITP bisa turun drastis hingga di bawah 50.000 bahkan serendah 3.000 seperti yang dialami Bambang.

Ketika trombosit terlalu sedikit, tubuh akan mudah mengalami memar atau perdarahan tanpa cedera yang jelas. Gejala pada anak antara lain muncul bintik ungu di kulit (petechiae), mimisan sulit berhenti, gusi berdarah, serta memar tanpa sebab seperti yang dialami putra bungsu Meisya Siregar.

Mengutip dari situ Mayo Clinic, pada anak-anak ITP sering dipicu infeksi virus dan bersifat akut atau sementara. Berbeda dengan orang dewasa yang cenderung kronis atau bisa seumur hidup.

Dengan penanganan tepat seperti terapi IVIG, sebagian besar anak bisa pulih total dalam hitungan minggu hingga bulan.

Kisah Meisya Siregar ini menjadi pengingat berharga bagi kita, Ma. Terkadang anak yang tampak terlihat sehat dan aktif pun bisa menyimpan kondisi yang tidak terduga.

Saat ini Bambang sudah diperbolehkan pulang, tapi masih harus menjalani pengobatan lanjutan hingga trombositnya benar-benar stabil.

"Doakan semoga ini hanya akut yang tidak dibawa Bambang seumur hidupnya," pungkas Meisya Siregar meminta doa.

Kita doakan bersama kesembuhan Bambang ya, Ma.

FAQ Seputar Meisya Siregar Bagikan Kisah Putranya Sakit Autoimun ITP

Apakah ITP penyakit autoimun?

Immune Thrombocytopenic Purpura (ITP) adalah gangguan autoimun di mana sistem imun secara keliru menghancurkan trombosit, menyebabkan jumlah keping darah rendah () dan meningkatkan risiko perdarahan. Gejala utama meliputi memar (purpura), bintik merah kecil (petekie), dan mimisan. ITP terbagi menjadi akut (sering pada anak, sembuh <6 bulan) dan kronis (sering pada dewasa).

Trombositopenia apakah sama dengan ITP?

Trombositopenia imun (ITP) adalah kelainan darah langka yang memengaruhi cara darah Anda membeku. Ketika darah Anda tidak dapat membeku, Anda mungkin mudah memar, berdarah lebih banyak dari biasanya saat terluka, atau mulai berdarah tanpa sebab.

Meisya Siregar punya anak berapa?

Pasangan ini juga dikaruniai anak kedua dengan nama Song Louisa Mu Khadijah yang lahir pada tanggal 25 September 2010 dan dikaruniai putra pertama bernama Muhammad Bambang Arr Ray Bach yang lahir pada tanggal 25 November 2016.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Erick akbar
Novy Agrina
Erick akbar
EditorErick akbar
Follow Us

Latest in Big Kid

See More