Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Mendikdasmen: Tahun 2027 Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib Anak Kelas 3 SD
Pexels/ROMAN ODINTSOV

Pemerintah baru saja mengumumkan bahwa mulai tahun 2027 mendatang, mata pelajaran Bahasa Inggris akan resmi menjadi pelajaran wajib, Ma.

Bukan untuk SMP atau SMA, tapi untuk siswa di bangku Sekolah Dasar mulai dari kelas 3.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, saat ditemui dalam acara di Lombok Timur.

Disebutkan olehnya, kebijakan ini menjadi upaya besar untuk membekali anak-anak kita dengan keterampilan abad ke-21 sejak usia dini. Tujuannya jelas, agar anak lebih percaya diri dan siap melangkah ke pasar global.

Tentunya ini jadi tantangan sekaligus kesempatan buat kita semua, ya. Yuk, simak apa saja yang sudah dan akan disiapkan pemerintah, serta bagaimana peran penting orangtua dan guru di rumah.

Baca artikel Popmama.com berikut ini sampai akhir ya, Ma!

1. Dimulai dari adanya pelatihan massal untuk guru SD

Magnific/freepik

Menghadapi kebijakan besar ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ternyata sudah bergerak cepat dari sekarang, Ma.

Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa saat ini fokus utama adalah memersiapkan tenaga pendidik, dengan mengadakan pelatihan Bahasa Inggris secara bertahap untuk semua guru SD di seluruh Indonesia.

Pelatihan ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan program khusus bernama Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI).

Program ini menjadi tanda dimulainya arah baru transformasi pendidikan Indonesia menjelang penerapan mapel wajib di tahun ajaran 2027/2028 nanti.

Jadi, selain orangtua, para guru juga tak perlu khawatir akan adanya kebijakan baru ini akrena akan dibekali kemampuan mengajar yang mumpuni.

Hal ini penting karena mengajarkan bahasa asing ke anak kelas 3 SD tentu butuh metode yang berbeda dan menyenangkan, bukan?

2. Alasan dimulai dari kelas 3 SD

Pexels/ROMAN ODINTSOV

Mungkin Mama bertanya-tanya, kenapa justru dimulai dari kelas 3 SD, bukan dari kelas 1 atau lebih tinggi?

Dengan mulai dikenalkan di usia 8-9 tahun, anak-anak dianggap sudah cukup matang secara kognitif, namun masih berada dalam masa emas penyerapan bahasa, Ma.

Mendikdasmen menjelaskan bahwa penguasaan Bahasa Inggris sejak awal diharapkan mampu membuat anak-anak Indonesia lebih mudah masuk ke pasar global.

Jadi, bukan cuma melihat nilai rapor, tapi diharapkan menjadi bekal kemampuan berkomunikasi agar mereka bisa bersaing di kancah internasional kelak.

Wakil Menteri Pendidikan, Atip Latipulhayat, turut menekankan bahwa jangan sampai bahasa Inggris hanya berhenti sebagai mata pelajaran di kelas saja.

Karena praktiknya, anak harus terus berlatih meski di luar ruang kelas. Dengan begitu, bahasa Inggris bisa benar-benar menjadi alat komunikasi bagi anak.

3. Alasan utama kebijakan ini diberlakukan

Magnific/freepik

Salah satu alasan utama kebijakan ini perlu segera diberlakuka adalah kondisi kemampuan bahasa Inggris anak-anak Indonesia saat ini.

Berdasarkan data Education First EPI (English Proficiency Index) tahun 2024, Indonesia masih menduduki peringkat 80 dari 116 negara di dunia. Di tingkat Asia, kita berada di peringkat 12 dari 23 negara.

Karena itu, peran kita sebagai orangtua di rumah tak kalah pentingnya dengan peran guru di sekolah, Ma.

Atip pun mendorong agar para guru mulai membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris saat memberikan pelajaran di kelas, sehingga siswa menjadi terbiasa mendengar dan mempraktikkannya.

Dengan pelatihan yang diberikan kepada guru, pemerintah optimistis kapasitas mengajar akan meningkat. Namun, dukungan dari para orangtua di rumah juga bisa sangat berarti.

Tak perlu pelajaran baku, Mama bisa kok memulainya dengan hal sederhana, seperti menonton video edukasi bahasa Inggris, menyanyikan lagu, atau sekadar menyebut nama benda dalam bahasa Inggris.

Jika dilakukan konsisten dengan cara menyenangkan, anak pun akan jauh lebih siap menyambut pelajaran bahasa Inggris menjadi mapel wajib di 2027 nanti.

Editorial Team

Related Article