Anak yang sedikit-sedikit berteriak memang bisa membuat orangtua cepat lelah, Ma. Mulai dari berteriak saat keinginannya tidak dituruti, menangis sambil membentak, sampai berbicara dengan nada tinggi sepanjang hari.
Tak jarang, orangtua akhirnya ikut terpancing emosi. Padahal, semakin keras respons yang diberikan, suasana biasanya justru makin memanas.
Belakangan ini, banyak orangtua mulai memanfaatkan AI sebagai “teman brainstorming parenting” untuk membantu mencari cara menghadapi perilaku anak dengan lebih tenang. Bukan untuk menggantikan peran Mama dan Papa, tapi membantu menemukan sudut pandang baru saat menghadapi anak yang emosinya sedang besar-besarnya.
Nah, berikut Popmama.com rangkum 7 prompt AI yang bisa membantu orangtua menghadapi anak yang suka berteriak.
