Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Langkah Membuat Es Krim Ziplock, Percobaan Sains Seru di Rumah

8 Langkah Membuat Es Krim Ziplock, Percobaan Sains Seru di Rumah
Pexels.com/dsdtories
Intinya Sih
  • orang tua bisa mengajak anak membuat es krim ziplock sebagai aktivitas liburan yang seru sekaligus edukatif di rumah.

  • Proses pembuatan melibatkan bahan sederhana seperti susu, bubuk rasa, es batu, dan garam untuk menunjukkan konsep titik beku dan perubahan wujud benda.

  • Kegiatan ini membantu anak belajar sains dasar sambil melatih ketelitian, koordinasi motorik, serta kesabaran melalui pengalaman langsung yang menyenangkan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Libur sekolah identik dengan anak yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Kalau Mama sedang mencari aktivitas yang menyenangkan sekaligus edukatif, coba ajak si Kecil membuat es krim ziplock. Percobaan sederhana ini bisa dilakukan dengan bahan-bahan yang ada di dapur, tetapi tetap mengajarkan konsep sains yang menarik.

Mulai dari perubahan wujud benda hingga mengenal cara kerja titik beku, berikut langkah-langkah membuat es krim ziplock sekaligus pelajaran yang bisa dipetik anak dari setiap prosesnya.

1. Siapkan bahan dan ajak anak mengenalnya

Seorang anak ingin membuat es krim dengan ziplock
Popmama.com/NasywaQurrotuAini/AI

Mama hanya perlu menyiapkan:

  • 200 ml susu cair
  • 1–2 sdm bubuk minuman rasa favorit
  • 2 kantong ziplock (ukuran kecil dan besar)
  • 2–3 gelas es batu
  • 5–6 sdm garam kasar
  • Sendok dan handuk kecil

Di tahap ini, anak bisa belajar mengidentifikasi alat dan bahan serta mengikuti instruksi sederhana.

2. Campurkan susu dan bubuk perasa

seorang anak sedang memasukan susu ke ziplock
Popmama.com/NasywaQurrotuAini/AI

Tuangkan susu cair dan bubuk minuman ke dalam ziplock kecil, lalu aduk hingga tercampur rata.

Dari langkah ini, anak belajar tentang proses mencampur bahan serta mengamati perubahan warna dan aroma.

3. Tutup rapat ziplock berisi adonan

Ziplock berisi susu ditutup rapat
Popmama.com/NasywaQurrotuAini/AI

Pastikan kantong tertutup sempurna agar adonan tidak tercampur dengan es.

Selain melatih kemandirian, anak juga belajar pentingnya ketelitian saat melakukan percobaan.

4. Masukkan es batu ke dalam ziplock besar

Seorang anak memasukan es batu ke dalam ziplock
Popmama.com/NasywaQurrotuAini/AI

Isi ziplock besar dengan es batu yang sudah dihancurkan menjadi ukuran lebih kecil.

Mama bisa mengajak anak mengamati sifat es yang dingin dan berwujud padat.

5. Tambahkan garam di atas es batu

Seorang anak memasukkan garam ke dalam es batu
Popmama.com/NasywaQurrotuAini/AI

Taburkan garam kasar secara merata ke dalam ziplock besar yang berisi es.

Nah, di sinilah sains mulai bekerja. Anak bisa belajar bahwa garam membantu menurunkan titik beku es sehingga suhunya menjadi lebih dingin dari biasanya.

6. Satukan kedua ziplock

Ziplock berisi susu dimasukkan ke dalam ziplock berisi es batu
Popmama.com/NasywaQurrotuAini/AI

Masukkan ziplock kecil berisi adonan susu ke dalam ziplock besar, lalu tutup rapat.

Mama dapat menjelaskan bahwa adonan es krim akan kehilangan panas karena suhu di sekitarnya jauh lebih dingin.

7. Kocok selama 15–20 menit

Ziplock dibungkus dengan handuk
Popmama.com/NasywaQurrotuAini/AI

Bungkus ziplock dengan handuk, lalu ajak anak menggoyang, memutar, atau mengocoknya selama sekitar 15–20 menit.

Kegiatan ini bukan hanya seru, tetapi juga melatih motorik kasar, koordinasi tangan, serta kesabaran anak saat menunggu hasil percobaannya.

8. Nikmati es krim sambil belajar perubahan wujud

Seorang anak menyendok es krim
Popmama.com/NasywaQurrotuAini/AI

Setelah adonan mengental, keluarkan ziplock kecil dan bersihkan bagian luarnya sebelum dibuka. Es krim homemade pun siap disantap.

Dari hasil akhir ini, anak bisa memahami bahwa cairan dapat berubah menjadi padat karena kehilangan kalor. Mama juga bisa mengenalkan istilah sederhana seperti “perubahan wujud” dan “titik beku” melalui percobaan sederhana.

Percobaan sederhana ini membuktikan bahwa belajar sains tidak harus selalu dilakukan di laboratorium. Dengan bahan dapur yang mudah ditemukan, anak bisa bereksplorasi, bertanya, dan menemukan jawaban lewat pengalaman langsung. Bonusnya, mereka juga bisa menikmati es krim buatan sendiri setelah selesai bereksperimen.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina

Related Articles

See More