Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Tragis! Anak 9 Tahun di Johor Tikam Adiknya karena Terpengaruh Game Roblox

roblox
Roblox.com

Mama, pernah nggak sih, lihat anak asyik banget main game online di gadget sampai lupa waktu? Atau marah-marah saat permainannya terganggu? Hati-hati, Ma, di balik grafis yang warna-warni dan serunya bermain bersama teman virtual, ternyata ada risiko besar yang mengintai.

Cerita miris datang dari Johor, Malaysia, di mana seorang anak laki-laki berusia 9 tahun diduga tega menyerang adik kandungnya sendiri lantaran kesal saat bermain game online Roblox.

Kisah ini jadi pengingat keras buat kita para orangtua, bahwa kecanduan game online bisa berujung pada aksi tragis yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain

Melansir dari berbagai sumber, berikut Popmama.com rangkumkan informasi selengkapnya.

1. Kesal saat bermain berujung halusinasi di dunia nyata

kakak tikam adiknya
Freepik

Kepala Polisi Johor dalam keterangan dari media setempat membenarkan adanya peristiwa penikaman yang dilakukan anak laki-laki berusia 9 tahun di Kampung Parit Nipah, Batu Pahat, Johor, kepada adiknya yang berusia 6 tahun.

Kejadian itu terjadi pada 27 Oktober 2025 lalu, di mana sang kakak tega menikam adiknya dengan menggunaakan benda tajam.

Pihak kepolisian menemukan fakta bahwa pelaku telah bermain Roblox secara berlebihan lewat ponselnya. Pelaku mengaku sempat marah karena permainan Roblox yang ia mainkan terganggu dan membuat ia kehilangan semua poin yang telah dikumpulkan.

Dari kekesalan pada game online, berujung membuatnya mulai mengalami halusinasi, yang membuatnya merasa seolah-olah mendapat perintah untuk melukai anggota keluarganya.

Halusinasi inilah yang kemudian mendorongnya untuk mengambil pisau dan menyerang adiknya sendiri hingga mengegerkan masyarakat setempat, hingga dunia.

Peristiwa ini menunjukkan betapa dalamnya dampak psikologis yang bisa ditimbulkan dari konten digital bila dikonsumsi tanpa batas, serta tanpa adanya pengawasan dan pemberian pemahaman yang tepat.

2. Respon cepat pemerintah dan pertimbangkan untuk blokir Roblox

pemblokiran digital
Freepik/onlyyouqj

Merespon kasus mengerikan ini, pemerintah Malaysia melalui Menteri Nancy Shukri menyatakan sedang mempertimbangkan langkah tegas, termasuk kemungkinan memblokir Roblox di negara mereka.

Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap pengaruh negatif konten digital pada anak, yang dinilai kini semakin marak dalam menggunakan gadget dan bermain game online.

Pemerintah menyatakan akan memantau dan mengevaluasi regulasi serupa yang telah diterapkan sebelumnya oleh pemerintahan Australia.

Tujuannya tentu untuk menyesuaikan dengan konteks lokal dan norma budaya Malaysia, agar langkah yang diambil tepat sasaran sesuai dengan masyarakat setempat.

3. Respon Roblox menanggapi kasus tersebut

roblox
Web.archive.org

Di sisi lain, platform Roblox menyatakan komitmennya untuk memperkuat sistem keamanan dengan kombinasi teknologi AI dan pengawasan manusia.

Sebagai salah satu platform digital yang banyak digunakan anak-anak, pihaknya juga menyatakan siap menjalankan kerja sama dengan pemerintah Malaysia.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Hannah Yeoh, yang juga seorang mama, menekankan tanggung jawab besar untuk melindungi pengguna usia muda.

Data yang ada menyatakan bahwa terdapat lebih dari satu juta pengguna di Malaysia, yang aktif menggunakan platform digital, sehingga ia menyerukan dunia digital yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga membangun karakter dan nilai yang benar bagi anak.

Dari kasus tragis di Johor ini bisa menjadi alarm keras bagi kita nih, Ma, Pa. Meski kerap menghibur anak, nyatanya dunia digital dan game online ibarat pisau bermata dua yang bisa membahayakan.

Di satu sisi bisa edukatif, di sisi lain bisa membawa dampak buruk jika tanpa pengawasan dan pemahaman yang tepat. Yuk, kita lebih proaktif dalam mengawasi durasi dan konten game yang dimainkan anak.

Selain itu, penting juga bagi kita para orangtua agar terus berkomunikasi untuk memberikan pemahaman tentang batasan antara dunia maya dan nyata, karena keamanan dan kesehatan mental buah hati ada di tangan kita.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina
Follow Us

Latest in Big Kid

See More

7 Rekomendasi Film Netflix Edukatif Anak, Orangtua Wajib Tahu

22 Jan 2026, 14:21 WIBBig Kid